Menu

Mode Gelap

Nasional · 16 Mei 2026 00:27 WITA

Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Segan Laporkan Pegawai Kemensos yang Korupsi ke KPK dan Kejagung


 Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Segan Laporkan Pegawai Kemensos yang Korupsi ke KPK dan Kejagung Perbesar

Soalindonesia–PATI — Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengingatkan seluruh jajarannya agar bekerja secara profesional dan tidak melakukan praktik korupsi dalam menjalankan program-program kementerian.

Ia menegaskan tidak akan ragu melaporkan langsung kepada aparat penegak hukum apabila ditemukan indikasi penyalahgunaan anggaran atau tindak rasuah di lingkungan Kementerian Sosial.

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Ipul saat berdialog dengan orang tua dan siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 12 Pati di Sentra Margo Laras, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Jumat (15/5/2026).

“Kalau di jajaran Kementerian Sosial ada yang korupsi, saya dan Pak Wamen menjadi pihak pertama yang melaporkan,” kata Gus Ipul.

Ia menambahkan, setiap informasi terkait dugaan korupsi akan langsung ditindaklanjuti melalui pembentukan tim internal untuk melakukan penyelidikan.

READ  Seskab Teddy Indra Wijaya: Pemerintahan Prabowo Pastikan Setiap Kebijakan Berdasarkan Data Akurat

“Kalau ada informasi-informasi korupsi, saya langsung membentuk tim, saya minta selidiki ke dalam, kalau terbukti saya akan melaporkan ke Kejaksaan Agung maupun ke KPK atau ke aparat penegak hukum,” sambungnya.

Gus Ipul menilai praktik korupsi saat ini semakin sulit dilakukan karena sistem pengawasan yang semakin ketat. Meski demikian, ia mengingatkan seluruh pegawai agar tidak mencoba menyalahgunakan kewenangan.

“Setiap rupiah yang dikeluarkan oleh negara harus bisa dipertanggungjawabkan. Tidak mudah hari ini untuk korupsi. Kalau masih ada yang nekat, insya Allah tinggal tunggu waktu akan ketahuan,” tegasnya.

Selain kepada pegawai kementerian, Gus Ipul juga mengingatkan para pilar sosial dan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) agar bekerja sesuai aturan dan tidak melakukan penyimpangan.

READ  Mensos Gus Ipul Siapkan Skema Hilirisasi bagi Lulusan Sekolah Rakyat: Bisa Langsung Kerja atau Kuliah

“Kepada para pendamping semua, saya minta bekerja dengan baik, ikuti seluruh aturan. Jangan ada yang main-main, sudah tidak waktunya lagi otak-atik APBD, otak-atik APBN. Tidak waktunya lagi korupsi, tidak waktunya lagi memotong-motong yang bukan haknya,” ujarnya.

Menurut Gus Ipul, para pendamping PKH kini telah mendapat kepercayaan besar dari negara setelah diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Karena itu, ia meminta status tersebut dijaga dengan baik dan tidak dicoreng tindakan yang melanggar aturan.

“Itu suatu kehormatan yang luar biasa. Jangan dinodai dengan kegiatan-kegiatan, dengan tindakan-tindakan yang tidak semestinya, akan rugi sendiri,” katanya.

READ  Presiden Prabowo Saksikan Pemusnahan 214,84 Ton Narkoba Senilai Rp 29,37 Triliun di Mabes Polri

Ia juga menegaskan bahwa pendamping PKH yang terbukti melakukan pelanggaran akan dikenai sanksi tegas hingga pemberhentian kerja.

“Saya tidak ingin ada pendamping-pendamping PKH di Pati ini yang diberhentikan. Saya justru ingin mendengar kabar bahwa pendamping-pendamping PKH dari Pati berprestasi,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Gus Ipul turut mengajak seluruh pihak mendukung program-program Presiden yang menyentuh langsung masyarakat agar berdampak nyata terhadap penurunan angka kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos Supomo, Kepala Sentra Margo Laras Pati, serta Kepala SRMP 12 Pati Wulan Fitriyani.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Pengamat Nilai Pengangkatan Anak Menteri Haji Sarat Etika

9 Juni 2026 - 10:11 WITA

Dr. Bunyamin Yapid Kunjungi Studio Dakwah Mesir, Bawa Inspirasi Penguatan Edukasi Keagamaan di Indonesia

7 Juni 2026 - 20:20 WITA

Dua Anak Menteri Haji dan Umrah Jadi TA, Dapat Fasilitas Istimewa Hingga Haji Non Antrian

7 Juni 2026 - 15:00 WITA

Anak Menteri Haji Jadi Tenaga Ahli, Transparansi Kementrian haji Dipertanyakan

6 Juni 2026 - 22:55 WITA

Tiga Peserta Audisi DA8 Asal Sidrap Lolos ke Jakarta, Bupati Beri Restu dan Dukungan Penuh

5 Juni 2026 - 14:40 WITA

PT Annur Maarif Raih Predikat Hijau (Excellent) dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi pada Musim Umrah 1447 H

3 Juni 2026 - 13:32 WITA

Trending di Nasional