Menu

Mode Gelap

Nasional · 13 Mar 2026 12:01 WITA

Tanpa Sekat dengan Rakyat, Willem Wandik Pimpin Langsung Penyaluran Bantuan Longsor di Tolikara


 Tanpa Sekat dengan Rakyat, Willem Wandik Pimpin Langsung Penyaluran Bantuan Longsor di Tolikara Perbesar

Soalindonesia—Tolikara —Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat saat menghadapi bencana kembali terlihat nyata di Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan. Bupati Tolikara Willem Wandik menunjukkan komitmennya dengan turun langsung menemui warga terdampak tanah longsor sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia.

Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Willem Wandik di Posko Induk Tanggap Darurat Distrik Karubaga, Kamis (12/3/2026). Posko tersebut menjadi pusat koordinasi penanganan darurat bagi warga yang terdampak bencana di sejumlah distrik di wilayah Tolikara.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Willem Wandik didampingi Kepala BPBD Tolikara Feri Kogoya, Kepala Dinas Sosial Andrus Kogoya, Kepala Distrik Karubaga Emas Bogum, unsur TNI dari Kodim 1716/Tolikara, serta para kepala suku setempat.

Kehadiran unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga tokoh adat memperlihatkan sinergi kuat dalam penanganan bencana yang terjadi di wilayah pegunungan tersebut.

READ  KPK Ungkap OTT di Banten Libatkan Oknum Jaksa, Lima Orang Diamankan

Namun yang paling menjadi sorotan masyarakat adalah sosok Willem Wandik sendiri. Di tengah berbagai kondisi daerah yang tidak mudah, ia dikenal sebagai kepala daerah yang selalu hadir langsung di tengah masyarakat tanpa sekat.

Bagi masyarakat Tolikara, pemandangan seorang bupati yang turun langsung ke lokasi bencana bukanlah hal baru. Willem Wandik dikenal sebagai pemimpin yang paling jarang meninggalkan daerahnya. Ia memilih lebih banyak berada di Tolikara untuk memastikan setiap persoalan masyarakat dapat ditangani secara cepat dan tepat.

Kehadirannya di posko tanggap darurat menjadi simbol bahwa pemerintah daerah tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi hadir langsung di lapangan untuk merasakan apa yang dirasakan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Willem Wandik menyampaikan apresiasi kepada BNPB pusat atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat Tolikara.

READ  PDIP Tegaskan Sikap Tegas terhadap Dugaan Korupsi Proyek Whoosh, Megawati Sudah Ingatkan Sejak 2015

“Bantuan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Kami sangat berterima kasih atas perhatian dari BNPB kepada masyarakat Tolikara,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya, terutama peralatan kerja yang dapat digunakan untuk membersihkan lokasi terdampak longsor, kebakaran, maupun genangan air.

Selain itu, bantuan berupa selang air diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah terdampak.

Wandik menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tolikara akan terus berada bersama masyarakat dalam menghadapi berbagai situasi darurat.

“Pemerintah daerah akan terus hadir dan mendampingi masyarakat. Penanganan bencana harus dilakukan secara cepat, tanggap, dan humanis,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Tolikara Feri Kogoya menjelaskan bahwa bantuan logistik yang didistribusikan berasal dari Deputi Penanganan Darurat BNPB RI.

Bantuan tersebut meliputi berbagai kebutuhan dasar masyarakat, seperti sembako, selimut, matras, dan terpal. Selain itu juga disalurkan berbagai peralatan kerja dan kebersihan seperti gerobak, linggis, cangkul, sekop, sapu lidi, wiper bergagang, serta sikat bergagang.

READ  Ratusan Rumah Terendam Banjir Luapan Sungai Muara Ciwidey di Kampung Ciseah Mekar

Menurut Feri, bantuan tersebut tidak hanya bertujuan untuk meringankan beban warga yang terdampak bencana, tetapi juga mempercepat proses pemulihan lingkungan pascabencana.

“Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk segera bangkit dan membersihkan lingkungan yang terdampak. Kami berterima kasih kepada BNPB RI atas perhatian besar yang diberikan kepada masyarakat Tolikara berdasarkan prinsip kemanusiaan,” tutupnya.

Bagi masyarakat Tolikara, kehadiran pemerintah yang cepat dan langsung di lapangan menjadi bukti bahwa kepemimpinan daerah berjalan dengan pendekatan yang dekat dengan rakyat. Dalam berbagai kondisi, termasuk saat bencana, sosok Willem Wandik terus memperlihatkan gaya kepemimpinan yang hadir, mendengar, dan bekerja bersama masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

Baca Lainnya

Danrem 172/PWY Tinjau Langsung Situasi Keamanan di Tolikara, Pemerintah Daerah dan Aparat Sepakat Tempuh Pendekatan Humanis

12 Maret 2026 - 15:29 WITA

Ruang Operasi Modern dan Ambulans Baru di RSUD Karubaga Bawa Harapan Baru bagi Masyarakat Tolikara

12 Maret 2026 - 14:16 WITA

RSUD Karubaga Kini Miliki Ruang Operasi Modern dan Ambulans Emergency, Layanan Kesehatan Tolikara Makin Siap Tangani Kasus Darurat

12 Maret 2026 - 14:15 WITA

Perkuat Infrastruktur Kesehatan Daerah, Bupati Tolikara Resmikan Ruang Operasi Modern di RSUD Karubaga

12 Maret 2026 - 14:12 WITA

Willem Wandik di Mata Tokoh Nasional: Pemimpin Kharismatik yang Bekerja dengan Hati

11 Maret 2026 - 00:49 WITA

Ramadan Penuh Berkah, Kemenag dan MUI Resmikan Sinergi Penguatan Kehidupan Beragama

10 Maret 2026 - 22:41 WITA

Trending di Nasional