Menu

Mode Gelap

Nasional · 6 Agu 2025 15:53 WITA

Presiden Prabowo Naik Kereta Cepat Whoosh ke Bandung, Hadiri Agenda KSTI 2025 di ITB


 Presiden Prabowo Naik Kereta Cepat Whoosh ke Bandung, Hadiri Agenda KSTI 2025 di ITB Perbesar

JAKARTA–SOALINDONESIA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertolak ke Bandung, Jawa Barat, menggunakan moda transportasi kereta cepat Whoosh, Rabu (6/8) malam. Keberangkatan Presiden dari Stasiun Halim ini menjadi sorotan, karena berbeda dari biasanya yang menggunakan pesawat atau helikopter dalam perjalanan dinas.

Dikutip dari keterangan Biro Sekretariat Presiden, Prabowo bertolak dari Stasiun Halim sekitar pukul 20.00 WIB dengan kereta cepat Whoosh nomor perjalanan G1057 menuju Stasiun Tegalluar, Kabupaten Bandung. Perjalanan ini ditempuh dalam waktu sekitar 45 menit.

Menariknya, Prabowo menaiki kereta cepat dengan prosedur seperti warga biasa. Setibanya di Stasiun Halim, ia langsung menuju lantai dua dan menempelkan tiket elektronik di portal masuk sebelum naik ke peron di lantai tiga. Turut mendampingi Presiden, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

READ  Menag Respons Isu Ompreng MBG Mengandung Minyak Babi: Kalau Benar, Akan Diperbaiki Sekarang Juga

Kereta cepat yang digunakan bukanlah kereta khusus, sehingga Prabowo berbagi perjalanan dengan penumpang umum lainnya. Langkah ini menjadi simbol komitmen Presiden terhadap efisiensi waktu serta dukungan terhadap penggunaan transportasi publik yang modern dan ramah lingkungan.

Ini merupakan pertama kalinya Prabowo menggunakan kereta cepat Whoosh dalam kapasitasnya sebagai Presiden RI. Sebelumnya, saat menjabat Menteri Pertahanan, Prabowo juga pernah menjajal Whoosh bersama Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Setibanya di Bandung, Prabowo dijadwalkan menghadiri sejumlah agenda penting. Salah satunya adalah membuka Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2025 yang digelar di Gedung Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), Institut Teknologi Bandung (ITB), Kamis (7/8/2025).

READ  Menteri Lingkungan Hidup Akui Kantor KLH di Bantaran Sungai Cipinang Langgar Aturan: “Kami Minta Maaf”

Dalam acara tersebut, Prabowo akan menjadi pembicara utama bersama peraih Nobel Fisika 2010, Konstantin Novoselov, yang dikenal atas penemuan material revolusioner graphene. KSTI 2025 menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, ilmuwan, dan pelaku industri nasional.

Langkah Prabowo menggunakan kereta cepat Whoosh dalam perjalanan dinas ini pun mendapat apresiasi dari publik sebagai bentuk teladan dalam memanfaatkan infrastruktur transportasi nasional.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Menag Nasaruddin Umar di Haul Pendiri Tremas: Teladani Ulama, Hidupkan Doa untuk yang Telah Wafat

17 April 2026 - 14:07 WITA

Bupati Tolikara Willem Wandik Teken Hibah untuk BP Calon Wilayah Kembu, Perkuat Pelayanan Rohani

17 April 2026 - 00:41 WITA

Halal Bihalal MUI: Menag Nasaruddin Umar Serukan Persatuan Ulama dan Negara Demi Indonesia Damai

15 April 2026 - 22:27 WITA

Tausiah Menag RI Prof. H. Nasaruddin Umar di Halal Bi Halal DWP Kemenag Sarat Makna: Belajar dari Keteguhan dan Ujian Iman

15 April 2026 - 13:20 WITA

Willy Aditya Guyon Soal “Merger” NasDem–Gerindra di Rapat DPR

13 April 2026 - 14:47 WITA

Wacana Pengambilalihan PNM dan Whoosh oleh Kemenkeu Dikritik Ekonom

13 April 2026 - 14:37 WITA

Trending di News