Menu

Mode Gelap

Nasional · 12 Agu 2025 15:57 WITA

Mengenal Fuad Hasan Masyhur, Bos Travel Maktour yang Terbelit Kasus Korupsi Kuota Haji


 Mengenal Fuad Hasan Masyhur, Bos Travel Maktour yang Terbelit Kasus Korupsi Kuota Haji Perbesar

SOALINDONESIA – JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeluarkan surat pencegahan ke luar negeri terhadap tiga pihak berpengaruh terkait penyidikan dugaan korupsi kuota haji Kementerian Agama 2024. Tiga orang yang dicegah termasuk mantan Menteri Agama, mantan Staf Khusus Menag, serta pendiri biro perjalanan haji-umrah terkenal, Maktour.

Menurut informasi resmi dari juru bicara KPK, Budi Prasetyo, pencegahan tersebut sudah dikeluarkan per 11 Agustus 2025 dan berlaku selama enam bulan ke depan.

“Surat pencegahan sudah dikeluarkan. Ini untuk memastikan ketiganya tetap berada di Indonesia demi kelancaran proses penyidikan,” jelas Budi, Selasa (12/8/2025).

READ  Kemenkeu Ungkap Penyebab Anggaran Daerah Menumpuk di Bank: Rp233 Triliun Mengendap per Agustus 2025

Profil Fuad Hasan Masyhur 

  • Latar Belakang
    Fuad Hasan Masyhur merupakan pendiri PT Maktour, biro perjalanan haji dan umrah yang berdiri sejak 1980-an. Lahir pada 29 Juni 1959, ia termotivasi mendirikan Maktour setelah mendapatkan pengalaman haji yang tidak memuaskan. Dengan semangat pelayanan yang lebih baik, Fuad membangun Maktour untuk memberikan pengalaman ibadah yang bermakna bagi jamaah seseorang.
  • Riwayat Izin Operasional
    Maktour sempat dicabut izinnya oleh Kementerian Agama pada tahun 2008. Pencabutan tersebut dilakukan oleh Menag saat itu, karena biro melakukan pelanggaran administratif, termasuk penggunaan paspor hijau yang tidak sesuai ketentuan—dan Fuad pernah menggugat keputusan tersebut.
  • Keterlibatan Penyidikan Lain
    Fuad juga sempat dipanggil sebagai saksi oleh KPK dalam penyidikan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang yang melibatkan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Dalam kasus itu, SYL diketahui melakukan ibadah umrah menggunakan jasa Maktour. Fuad pernah mangkir dari panggilan dan menyatakan tidak pernah menerima surat resmi, hanya pemberitahuan via WhatsApp, sehingga meragukan keabsahannya.
READ  Kompol Cosmas Dipecat Tidak Hormat Usai Kasus Tewasnya Ojol Affan, Klaim Hanya Ikuti Perintah Pimpinan
Artikel ini telah dibaca 36 kali

Baca Lainnya

Jamaah Haji Khusus PT Annur Maarif Dijadwalkan Tiba di Makassar Besok, Tim Penyambutan Mulai Bersiap

16 Juni 2026 - 20:54 WITA

Jalan Rusak, UMKM dan Pertanian Jadi Keluhan Utama, Dr. Awaluddin Siap Kawal Aspirasi Warga Pakuli

14 Juni 2026 - 19:46 WITA

Harga Sawit Naik di Berbagai Daerah, Sulawesi Selatan Justru Stagnan, Petani Desak Pembentukan Satgas Harga Sawit

13 Juni 2026 - 19:18 WITA

Pelayanan Jadi Kunci, PT Annur Maarif Catat Peningkatan Signifikan Pendaftar Haji Khusus

11 Juni 2026 - 15:59 WITA

Ketua Koperasi KIM Soroti Kenaikan Potongan Timbangan Sawit oleh PT Teguh Wira Pratama

9 Juni 2026 - 23:23 WITA

Pengamat Nilai Pengangkatan Anak Menteri Haji Sarat Etika

9 Juni 2026 - 10:11 WITA

Trending di Nasional