SOALINDONESIA—SIGI – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Awaluddin, melaksanakan kunjungan kerja daerah pemilihan (Kundapil) di Desa Pakuli, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Sabtu (13/6/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mengevaluasi efektivitas berbagai program pembangunan yang telah berjalan di wilayah tersebut.
Kehadiran Dr. Awaluddin disambut hangat oleh pemerintah desa, tokoh masyarakat, kelompok tani, pelaku UMKM, serta ratusan warga yang antusias mengikuti dialog terbuka. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi sehari-hari, mulai dari sektor pertanian, ekonomi, hingga pelayanan dasar.
Dalam sambutannya, Dr. Awaluddin menegaskan bahwa kegiatan kundapil merupakan bagian dari tanggung jawab wakil rakyat untuk memastikan setiap suara masyarakat dapat didengar dan diperjuangkan melalui jalur kebijakan.
“Tujuan utama kami hadir di sini adalah untuk memastikan bahwa suara rakyat didengar. Kami ingin mengetahui secara langsung hambatan apa saja yang dihadapi masyarakat agar dapat segera dievaluasi dan ditindaklanjuti oleh pemerintah,” ujar Dr. Awaluddin.
Dialog yang berlangsung secara terbuka tersebut mengungkap berbagai persoalan yang masih menjadi perhatian warga Desa Pakuli. Kelompok tani menyampaikan kebutuhan akan peningkatan sarana produksi pertanian, dukungan alat dan mesin pertanian, serta perbaikan sistem irigasi guna menunjang produktivitas sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.
Sementara itu, para pelaku UMKM mengharapkan adanya program pendampingan usaha, akses permodalan yang lebih mudah, serta dukungan pemasaran agar produk lokal mampu bersaing dan menjangkau pasar yang lebih luas. Aspirasi lainnya datang dari kalangan pemuda yang menginginkan pelatihan keterampilan dan program vokasi untuk membuka peluang kerja yang lebih besar.
Selain sektor ekonomi, masyarakat juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan lingkungan yang mengalami kerusakan dan dinilai menghambat mobilitas warga maupun distribusi hasil pertanian. Di bidang sosial dasar, warga berharap adanya peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pemerataan fasilitas pendidikan yang lebih memadai.
Berdasarkan hasil dialog dan peninjauan lapangan, Dr. Awaluddin mengidentifikasi tiga sektor utama yang perlu mendapat perhatian dan penanganan prioritas, yakni infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat, serta peningkatan layanan sosial dasar.
Pada sektor infrastruktur, perbaikan jalan lingkungan menjadi kebutuhan mendesak guna memperlancar aktivitas ekonomi dan akses masyarakat. Di bidang ekonomi, penguatan kapasitas UMKM melalui pendampingan usaha, akses pasar, serta pelatihan kerja bagi generasi muda dinilai penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sementara pada sektor sosial dasar, peningkatan kualitas layanan kesehatan dan fasilitas pendidikan menjadi harapan besar warga Desa Pakuli.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Dr. Awaluddin berkomitmen untuk membawa seluruh hasil temuan kundapil ke forum DPRD Provinsi Sulawesi Tengah agar dapat diperjuangkan dalam bentuk kebijakan maupun dukungan anggaran yang konkret.
“Semua aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami catat dan perjuangkan sesuai kewenangan yang ada. Kami ingin pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke tingkat desa,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah desa, serta masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan tepat sasaran.
Melalui kegiatan kundapil ini, diharapkan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Desa Pakuli dapat segera mendapat perhatian dan solusi nyata, sehingga pembangunan yang dilakukan mampu meningkatkan kesejahteraan serta kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.











