Menu

Mode Gelap

Nasional · 13 Agu 2025 21:52 WITA

Kopdes Merah Putih Wajib Setor 20% Laba ke Desa, Masuk APBD untuk Pembangunan


 Kopdes Merah Putih Wajib Setor 20% Laba ke Desa, Masuk APBD untuk Pembangunan Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih akan memberikan imbal jasa kepada pemerintah desa minimal sebesar 20% dari keuntungan bersih yang dihasilkan.

Dana tersebut akan dimasukkan ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dan dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur, peningkatan sumber daya manusia, serta program lain demi kemajuan desa.

Hal ini disampaikan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto dalam konferensi pers di Kantor Kemendes PDT, Rabu (13/8/2025).

Ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Desa Nomor 10 Tahun 2025 yang telah disepakati bersama lintas kementerian.

READ  Presiden Prabowo Perintahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Polisi yang Terluka Saat Demo Ricuh

“Karena proses pendirian dan pengawasan Kopdes sangat melibatkan desa, maka desa berhak mendapatkan imbal jasa minimal 20% dari keuntungan bersih,” kata Yandri.

Ia menegaskan, skema ini dirancang agar manfaat kehadiran koperasi benar-benar dirasakan masyarakat desa secara kolektif, bukan hanya individu. Imbal jasa akan disetorkan setiap tahun melalui rapat anggota.

Jika Kopdes mengalami kesulitan keuangan atau gagal bayar, dana desa dapat digunakan sebagai dukungan pengembalian pinjaman.

Klinik dan Apotek Desa Beroperasi Akhir Agustus

Selain aturan pembagian laba, pemerintah juga mempercepat operasional Klinik Desa dan Apotek Desa di bawah pengelolaan Kopdes Merah Putih. Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan, layanan kesehatan ini ditargetkan berjalan masif pada akhir Agustus 2025.

READ  Kemendikdasmen Dapat Anggaran Rp 55,4 Triliun, Masih Kekurangan Rp 52,5 Triliun

Untuk mempercepat prosesnya, Kementerian Kesehatan akan memberikan relaksasi regulasi terkait pendirian dan pengelolaan apotek serta klinik desa. “Kita telah sepakat membuat relaksasi aturan dan teknis operasional agar pelayanan kesehatan di desa berjalan optimal,” ujar Ferry.

Dengan kombinasi pembagian laba untuk pembangunan dan percepatan layanan kesehatan, pemerintah berharap Kopdes Merah Putih dapat menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus peningkatan kualitas hidup masyarakat desa.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

Menag Nasaruddin Umar di Haul Pendiri Tremas: Teladani Ulama, Hidupkan Doa untuk yang Telah Wafat

17 April 2026 - 14:07 WITA

Bupati Tolikara Willem Wandik Teken Hibah untuk BP Calon Wilayah Kembu, Perkuat Pelayanan Rohani

17 April 2026 - 00:41 WITA

Halal Bihalal MUI: Menag Nasaruddin Umar Serukan Persatuan Ulama dan Negara Demi Indonesia Damai

15 April 2026 - 22:27 WITA

Tausiah Menag RI Prof. H. Nasaruddin Umar di Halal Bi Halal DWP Kemenag Sarat Makna: Belajar dari Keteguhan dan Ujian Iman

15 April 2026 - 13:20 WITA

Menteri ESDM Dampingi Presiden Prabowo ke Moskow, Perkuat Diplomasi Energi Indonesia–Rusia

13 April 2026 - 14:25 WITA

Mendagri Tito Karnavian Usulkan Perpanjangan Dana Otsus Aceh hingga Pasca-2027

13 April 2026 - 14:03 WITA

Trending di Nasional