Menu

Mode Gelap

Nasional · 20 Agu 2025 21:06 WITA

Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Bekasi Malam Ini, Getaran Terasa di Jabodetabek


 Screenshot Perbesar

Screenshot

SOALINDONESIA – JAKARTA – Gempa bumi dengan magnitudo 4,9 mengguncang wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa malam (20/8/2025) pukul 19.54 WIB. Informasi ini disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui akun resminya.

Pusat gempa berada di koordinat 6,48 Lintang Selatan dan 107,24 Bujur Timur, tepatnya 14 kilometer tenggara Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dengan kedalaman 10 kilometer.

Tidak Berpotensi Tsunami

BMKG menegaskan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Namun, masyarakat diminta tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan adanya gempa susulan.

READ  Immanuel Ebenezer Tampil dengan Peci Hitam Saat Diperiksa KPK, Ngaku Lebih Keren

“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG dalam keterangannya.

Getaran Dirasakan Sejumlah Wilayah

Getaran gempa dilaporkan terasa di sebagian wilayah Jabodetabek, termasuk Jakarta, Depok, dan Bogor. Sejumlah warga sempat melaporkan merasakan guncangan ringan hingga sedang di dalam rumah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait kerusakan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

Baca Lainnya

Menag Nasaruddin Umar di Haul Pendiri Tremas: Teladani Ulama, Hidupkan Doa untuk yang Telah Wafat

17 April 2026 - 14:07 WITA

Bupati Tolikara Willem Wandik Teken Hibah untuk BP Calon Wilayah Kembu, Perkuat Pelayanan Rohani

17 April 2026 - 00:41 WITA

Halal Bihalal MUI: Menag Nasaruddin Umar Serukan Persatuan Ulama dan Negara Demi Indonesia Damai

15 April 2026 - 22:27 WITA

Tausiah Menag RI Prof. H. Nasaruddin Umar di Halal Bi Halal DWP Kemenag Sarat Makna: Belajar dari Keteguhan dan Ujian Iman

15 April 2026 - 13:20 WITA

Willy Aditya Guyon Soal “Merger” NasDem–Gerindra di Rapat DPR

13 April 2026 - 14:47 WITA

Wacana Pengambilalihan PNM dan Whoosh oleh Kemenkeu Dikritik Ekonom

13 April 2026 - 14:37 WITA

Trending di News