Menu

Mode Gelap

Nasional · 23 Agu 2025 07:46 WITA

Jokowi Angkat Suara soal Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK


 Jokowi Angkat Suara soal Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK Perbesar

SOALINDONESIA – JAKARTA – Presiden Joko Widodo memberikan apresiasi tinggi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berhasil menangkap Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer alias Noel, dalam operasi tangkap tangan (OTT). Ia juga mengimbau seluruh pihak untuk menghormati proses hukum yang tengah berjalan.

Pada Jumat (22/8/2025), Jokowi ditemui di kediamannya di Solo dan menyampaikan:

“Saya sangat mengapresiasi kinerja baik dari KPK.” 

Lebih lanjut, Presiden menegaskan:

“Kita semua harus menghormati proses hukum yang ada.” 

Saat disinggung mengenai kedekatan politikannya dengan Noel—yang dulu sempat aktif sebagai relawan Jokowi Mania—Presiden menjawab santai:

“(Noel dulu relawan Jokowi Mania?) Benar, ya ikuti proses hukum yang ada.” 

Kenapa Ini Penting?

READ  Menag Salurkan Bantuan Rp596 Juta Untuk Madrasah, Guru, Dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua

Jokowi yang sebelumnya dekat dengan Noel sebagai relawan menunjukkan ketegasan bahwa tidak ada intervensi politik dalam penegakan hukum. Pernyataan ini memperkuat citra bahwa semua warga negara harus diperlakukan sama di hadapan hukum, tanpa terkecuali.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Menag Nasaruddin Umar di Haul Pendiri Tremas: Teladani Ulama, Hidupkan Doa untuk yang Telah Wafat

17 April 2026 - 14:07 WITA

Bupati Tolikara Willem Wandik Teken Hibah untuk BP Calon Wilayah Kembu, Perkuat Pelayanan Rohani

17 April 2026 - 00:41 WITA

Halal Bihalal MUI: Menag Nasaruddin Umar Serukan Persatuan Ulama dan Negara Demi Indonesia Damai

15 April 2026 - 22:27 WITA

Tausiah Menag RI Prof. H. Nasaruddin Umar di Halal Bi Halal DWP Kemenag Sarat Makna: Belajar dari Keteguhan dan Ujian Iman

15 April 2026 - 13:20 WITA

Willy Aditya Guyon Soal “Merger” NasDem–Gerindra di Rapat DPR

13 April 2026 - 14:47 WITA

Wacana Pengambilalihan PNM dan Whoosh oleh Kemenkeu Dikritik Ekonom

13 April 2026 - 14:37 WITA

Trending di News