Menu

Mode Gelap

Nasional · 12 Sep 2025 00:16 WITA

Bentuk Kepedulian Negara, Mendagri Serahkan Rumah Subsidi Gratis untuk Keluarga Korban Unjuk Rasa Makassar


 Bentuk Kepedulian Negara, Mendagri Serahkan Rumah Subsidi Gratis untuk Keluarga Korban Unjuk Rasa Makassar Perbesar

SOALINDONESIA–GOWA Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyerahkan bantuan rumah subsidi gratis kepada keluarga korban meninggal dalam peristiwa unjuk rasa pada 29 Agustus 2025 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Serah terima rumah berlangsung di Perumahan Grand Sulawesi Bontomarannu U94, Kampung Lette, Romang Lompoa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (11/9/2025).

Kehadiran Negara untuk Korban

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan, langkah ini merupakan bentuk nyata kepedulian negara terhadap korban dan keluarga yang ditinggalkan.

“Untuk korban-korban, baik yang wafat maupun yang luka, memang kewajiban kita semua, negara, untuk memberikan bantuan dan perhatian,” ujar Tito.

READ  Peringatan Maulid Nabi di Kemenag, Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Perbanyak Selawat

Ia mengungkapkan, peristiwa unjuk rasa di sejumlah daerah, termasuk Makassar, mengakibatkan kerusakan fasilitas publik dan menelan korban jiwa. Berdasarkan catatan pemerintah, terdapat 10 orang meninggal dunia, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pengemudi ojek daring.

Atas arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah segera melakukan langkah pemulihan, mulai dari dialog untuk meredam situasi, rekonstruksi sarana dan prasarana, hingga pemberian perhatian langsung kepada korban.

Empat Keluarga Terima Rumah Subsidi

Pada kesempatan ini, pemerintah menyerahkan rumah subsidi kepada empat keluarga korban, yakni keluarga almarhum Saiful Akbar, Rusdamdiansyah, Muhammad Akbar Basri, dan Sarinawati.

READ  Tuntut Sudewo Mundur, Massa Demo Kepung Kantor Bupati

Sebelumnya, bantuan serupa juga telah diberikan kepada keluarga almarhum Affan Kurniawan, pengemudi ojek daring yang menjadi korban di Jakarta.

“Memang kita tidak bisa menggantikan sesuatu atau nyawa yang sudah hilang. Tapi ini adalah bentuk kepedulian negara kepada korban dan keluarganya,” tutur Tito.

Ia berharap, peristiwa serupa tidak terulang di masa mendatang. “Harapan kita dengan adanya acara ini adalah bentuk tanggung jawab negara, solidaritas, dan juga pengingat bagi semua pihak agar menjaga situasi tetap kondusif,” imbuhnya.

Komitmen Hunian Layak

Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung penyerahan rumah subsidi ini. Ia menegaskan, kementeriannya berkomitmen menghadirkan hunian layak bagi masyarakat, termasuk korban unjuk rasa.

READ  Indonesia dan Arab Saudi Tandatangani MoU Kerja Sama Haji 2026, Kuota Haji Indonesia 221.000 Jemaah

“Bapak Presiden menyampaikan ucapan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Semoga diberikan ketabahan,” kata Maruarar.

Acara penyerahan bantuan berlangsung khidmat, disaksikan jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta keluarga penerima manfaat.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Menaker Yassierli Tekankan Pentingnya K3 untuk Lingkungan Kerja Aman dan Produktif

9 Januari 2026 - 23:24 WITA

Menkum Supratman Minta Publik Cermati KUHP dan KUHAP Baru Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

9 Januari 2026 - 23:15 WITA

Kemensos Mulai Seleksi Siswa Baru Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027, Pembangunan Gedung Permanen Dimulai

9 Januari 2026 - 23:07 WITA

Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Peran Kemenag Jaga Persatuan Bangsa di Rakerwil Sultra 2026

9 Januari 2026 - 23:00 WITA

Tak Hanya Gus Yaqut, Mantan Stafsus Menteri Agama Ikut Ditahan KPK

9 Januari 2026 - 17:26 WITA

KPK Tetapkan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

9 Januari 2026 - 17:17 WITA

Trending di Nasional