Menu

Mode Gelap

News · 13 Sep 2025 02:58 WITA

BMKG: Sebagian Wilayah RI Masih Alami Pancaroba, Musim Hujan 2025-2026 Diprediksi Lebih Awal


 BMKG: Sebagian Wilayah RI Masih Alami Pancaroba, Musim Hujan 2025-2026 Diprediksi Lebih Awal Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa sebagian wilayah Indonesia pada September 2025 masih berada dalam periode pancaroba, yakni peralihan dari musim kemarau ke musim hujan.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menyampaikan hal itu dalam konferensi pers mengenai prakiraan musim hujan 2025-2026 di Kantor BMKG, Jakarta Pusat, Jumat (12/9).

“Saat ini, di bulan September 2025, sebagian wilayah Indonesia masih dalam periode peralihan musim. Peralihan musim dari musim kemarau ke musim hujan,” ujarnya.

Awal Musim Hujan Bervariasi

BMKG mencatat bahwa awal musim hujan di Indonesia tidak terjadi serentak, melainkan bervariasi antara September hingga November 2025. Beberapa wilayah di Sumatra dan Kalimantan bahkan sudah memasuki musim hujan sejak Agustus lalu.

READ  Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Keerom, Papua: Belum Ada Laporan Kerusakan

“Secara bertahap, musim hujan akan meluas ke wilayah selatan dan timur Indonesia,” jelas DwikoritaAw

Musim Hujan Diprediksi Datang Lebih Awal

Untuk periode 2025-2026, BMKG memprediksi musim hujan datang lebih awal di sebagian besar wilayah Indonesia. Meski begitu, sifat hujan pada periode ini diperkirakan berada pada kategori normal.

“Artinya, kondisi hujan tidak terlalu basah maupun terlalu kering, sesuai dengan rata-rata curah hujan bulanan selama 30 tahun terakhir,” papar Dwikorita.

Imbauan BMKG

BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang biasa muncul di masa pancaroba, seperti hujan lebat disertai angin kencang dan petir.

READ  Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Kasus Korupsi Laptop Chromebook Rp1,98 Triliun

Selain itu, masyarakat diimbau mempersiapkan langkah antisipasi potensi bencana hidrometeorologi menjelang puncak musim hujan.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Willy Aditya Guyon Soal “Merger” NasDem–Gerindra di Rapat DPR

13 April 2026 - 14:47 WITA

Wacana Pengambilalihan PNM dan Whoosh oleh Kemenkeu Dikritik Ekonom

13 April 2026 - 14:37 WITA

Rupiah Melemah ke Rp17.135 per Dolar AS, Imbas Ketegangan Iran–AS Meningkat

13 April 2026 - 14:20 WITA

Jokowi Bantah Isu Caplok Partai NasDem: “Tidak Ada Sama Sekali”

13 April 2026 - 14:13 WITA

Ceramah JK di UGM Berujung Laporan Polisi, Ini Isi dan Penjelasannya

13 April 2026 - 14:08 WITA

Kaesang Pangarep: PSI Kebut Mesin Politik, Target Siap “Perang” di Pemilu 2029

12 April 2026 - 19:24 WITA

Trending di News