Menu

Mode Gelap

Nasional · 13 Sep 2025 13:54 WITA

Menteri LH Ajak Siswa Sekolah Rakyat Peduli Lingkungan Usai Banjir Besar di Bali


 Menteri LH Ajak Siswa Sekolah Rakyat Peduli Lingkungan Usai Banjir Besar di Bali Perbesar

SOALINDONESIA–DENPASAR Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan yang berlokasi di Sentra Mahatmiya, Desa Banjaranyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali, Sabtu (13/9/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Hanif berpesan agar para siswa turut peduli terhadap lingkungan demi mencegah bencana serupa di masa depan.

Di hadapan para siswa, Hanif menyinggung bencana banjir besar yang melanda Bali pada 10 September 2025. Menurutnya, salah satu faktor penyebab bencana adalah kerusakan lingkungan akibat perilaku manusia, termasuk kebiasaan membuang sampah sembarangan.

READ  Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Saksikan Peluncuran Perdana Kapal Selam Otonomous Torpedo (KSOT) Buatan PT PAL di Surabaya

“Kalau minum cukup menggunakan wadah khusus (tumbler) dan tidak pakai plastik. Tempat makan bawa sendiri, tidak dari plastik,” ujar Hanif.

Pentingnya Pemilahan Sampah Sejak Dini

Hanif menekankan pentingnya kebiasaan memilah sampah mulai dari usia sekolah. Ia mendorong siswa Sekolah Rakyat agar menjadi teladan bagi masyarakat dalam pengelolaan sampah.

“Wajib dipilah. Adik-adik harus menjadi pimpinan dalam pengelolaan sampah. Saya yakin, setelah adik tamat dari sini, akan menjadi pilar negara dalam pengelolaan sampah,” tegas Hanif.

Menurutnya, banyak metode pengelolaan sampah yang bisa diterapkan, mulai dari teknologi teba modern, penggunaan komposter, hingga pembuatan biopori untuk mengurangi volume sampah sekaligus menjaga kualitas tanah.

READ  Dilantik Jadi Wakil Panglima TNI, Jenderal Tandyo Dapat Instruksi Khusus dari Prabowo

Literasi Perubahan Iklim

Tak hanya soal sampah, Hanif juga mengingatkan pentingnya meningkatkan literasi tentang perubahan iklim global. Ia menilai, dampak krisis iklim sudah nyata dirasakan di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

“Selain itu, siswa diharapkan mulai membaca bacaan soal perubahan iklim global yang saat ini sudah terjadi di seluruh dunia, termasuk Indonesia,” tandasnya.

Kunjungan ini diharapkan dapat membangun kesadaran generasi muda, khususnya pelajar Sekolah Rakyat, untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan serta mencegah terulangnya bencana serupa.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Menaker Yassierli Tekankan Pentingnya K3 untuk Lingkungan Kerja Aman dan Produktif

9 Januari 2026 - 23:24 WITA

Menkum Supratman Minta Publik Cermati KUHP dan KUHAP Baru Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

9 Januari 2026 - 23:15 WITA

Kemensos Mulai Seleksi Siswa Baru Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027, Pembangunan Gedung Permanen Dimulai

9 Januari 2026 - 23:07 WITA

Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Peran Kemenag Jaga Persatuan Bangsa di Rakerwil Sultra 2026

9 Januari 2026 - 23:00 WITA

Tak Hanya Gus Yaqut, Mantan Stafsus Menteri Agama Ikut Ditahan KPK

9 Januari 2026 - 17:26 WITA

KPK Tetapkan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

9 Januari 2026 - 17:17 WITA

Trending di Nasional