Menu

Mode Gelap

Nasional · 15 Sep 2025 00:47 WITA

Menag Nasaruddin Umar Resmikan Auditorium dan Hybrid Library di PPWS Ngabar Ponorogo, Titip Pesan Reflektif untuk Santri


 Menag Nasaruddin Umar Resmikan Auditorium dan Hybrid Library di PPWS Ngabar Ponorogo, Titip Pesan Reflektif untuk Santri Perbesar

SOALINDONESIA–PONOROGO Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar meresmikan Auditorium baru dan Ngabar Hybrid Library di Pondok Pesantren Walisongo (PPWS) Ngabar, Ponorogo, Minggu (14/9/2025). Dalam kesempatan tersebut, Menag menitipkan pesan reflektif kepada para santri terkait makna belajar dan kebijaksanaan.

“Orang yang masih suka menyalahkan orang lain adalah tanda masih harus belajar. Orang yang mulai menyalahkan dirinya sendiri berarti sedang belajar. Orang yang tidak lagi menyalahkan siapa pun telah selesai belajar.

Sedangkan orang arif tidak pernah mencari kambing hitam, melainkan menyelesaikan persoalan tanpa menepuk dada,” tulis Menag dalam pesannya.

READ  Presiden Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat 10 di Margaguna Jakarta Selatan

Pesantren Tempat Tazkiyah Jiwa

Di hadapan para santri dan pengasuh PPWS Ngabar, Nasaruddin menegaskan bahwa pesantren tidak hanya melahirkan santri berilmu, tetapi juga manusia berakhlak mulia.

“Pesantren adalah tempat menimba ilmu dari Allah. Di sini tidak hanya ilmu ditransfer, tapi juga ada tazkiyah (penyucian jiwa) yang melahirkan generasi jujur, ikhlas, dan siap mengabdi,” ujarnya.

Dukungan Pemerintah untuk Pesantren

Auditorium yang baru diresmikan merupakan hasil renovasi bangunan lama yang sebelumnya pernah mendapat bantuan Rp400 juta dari Kementerian Agama. Kehadiran auditorium dan perpustakaan digital ini diharapkan menjadi pusat akademik sekaligus literasi santri.

READ  MK Wajibkan Polisi yang Isi Jabatan Sipil Mundur, Menhut Raja Juli Antoni: Kehadiran Polri di Kemenhut Sangat Membantu

Pimpinan PPWS Ngabar, KH. Heru Saiful Anwar, menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah. “Lebih dari 200 tenaga pendidik kami mendapatkan kesejahteraan melalui sertifikasi guru dan dosen dari Kementerian Agama. Ini bukti nyata dukungan negara kepada pesantren,” ungkapnya.

KH. Heru menambahkan bahwa PPWS Ngabar telah melahirkan lebih dari 10.800 alumni yang kini berkiprah sebagai pendiri pesantren, politisi, maupun tokoh masyarakat.

“Pondok ini bukan hanya mendidik santri untuk ilmu dunia, tapi juga membuka pintu akhirat dengan falsafah hidup pondok: hidup sekali, hiduplah yang berarti,” ujarnya.

READ  Minta Maaf, Menag Jelaskan Upaya Pemerintah Sejahterakan Guru

Dihadiri Tokoh Daerah dan Nasional

Peresmian auditorium dan hybrid library turut dihadiri Rektor UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Bupati Ponorogo, Direktur Pendidikan Tinggi Islam, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur, Kepala Kankemenag se-Karisidenan Madiun, Ketua MUI Ponorogo, serta sejumlah rektor perguruan tinggi.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Puspenma Siapkan 1.900 Beasiswa 2026, Dorong Dosen PTK Tempuh Studi Doktor dan Perkuat Riset

28 Februari 2026 - 21:43 WITA

Satgas PRR Targetkan Seluruh Pengungsi Pascabencana Sumatera Direlokasi Sebelum Idulfitri 2026

28 Februari 2026 - 21:28 WITA

AS dan Israel Serang Iran, Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog

28 Februari 2026 - 21:02 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kepala BGN: 93 Persen Anggaran Rp268 Triliun Dialokasikan untuk Program Makan Bergizi

28 Februari 2026 - 20:29 WITA

Bupati Tolikara Serahkan DPA 2026, Tandai Dimulainya Pelaksanaan APBD Rp1,64 Triliun

28 Februari 2026 - 15:22 WITA

Trending di Nasional