Menu

Mode Gelap

Nasional · 15 Sep 2025 16:31 WITA

DPR Setujui Anggaran Kemendagri 2026 Sebesar Rp 7,8 Triliun


 DPR Setujui Anggaran Kemendagri 2026 Sebesar Rp 7,8 Triliun Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Komisi II DPR RI menggelar rapat bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk membahas alokasi anggaran tahun 2026. Dalam rapat tersebut disepakati bahwa pagu anggaran Kemendagri tahun depan ditetapkan sebesar Rp 7,8 triliun.

“Untuk Kemendagri tahun 2026 berdasarkan surat bersama Menkeu, Menteri PPN/Bappenas, tanggal 24 Juli 2025 ditetapkan pagu anggaran Kemendagri sebesar Rp 7,8 triliun,” kata Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat rapat di ruang Komisi II DPR, Senayan, Jakarta, Senin (15/9).

Alokasi Anggaran 2026

Tito menjelaskan, pagu tersebut naik Rp 4,55 triliun dibandingkan pagu indikatif 2026 yang sebelumnya hanya Rp 3,24 triliun. Kenaikan ini, menurutnya, akan digunakan untuk mendukung sejumlah kebutuhan penting.

READ  Lima Anggota DPR Dinonaktifkan Usai Joget di Sidang Tahunan MPR, Tetap Terima Gaji

Anggaran tersebut dialokasikan untuk:

Operasional kantor Kemendagri.

Pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Program prioritas Presiden tahun 2026.

Program prioritas nasional tahun anggaran 2026.

Belanja wajib dan belanja yang tidak dapat ditunda.

Dari total usulan tersebut, sekitar Rp 1,8 triliun diperuntukkan bagi belanja operasional. Rinciannya, Rp 1,09 triliun untuk belanja pegawai dan Rp 764 miliar untuk belanja operasional serta pemeliharaan perkantoran.

Komisi II Akan Lakukan Pengawasan

Komisi II DPR RI menyatakan dukungannya terhadap alokasi anggaran ini, namun menekankan pentingnya transparansi penggunaan dana. DPR juga akan melakukan pengawasan agar anggaran sebesar Rp 7,8 triliun tersebut benar-benar digunakan sesuai dengan prioritas yang telah ditetapkan.

READ  Bulog Dapat Alokasi Rp 5 Triliun untuk Bangun 100 Gudang Baru, Fokus Penampungan Padi & Jagung

Dengan penetapan ini, Kemendagri diharapkan dapat semakin optimal dalam menjalankan fungsi pembinaan, pengawasan, serta koordinasi dengan pemerintah daerah, terutama dalam rangka mendukung program prioritas nasional tahun 2026.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Puspenma Siapkan 1.900 Beasiswa 2026, Dorong Dosen PTK Tempuh Studi Doktor dan Perkuat Riset

28 Februari 2026 - 21:43 WITA

Satgas PRR Targetkan Seluruh Pengungsi Pascabencana Sumatera Direlokasi Sebelum Idulfitri 2026

28 Februari 2026 - 21:28 WITA

AS dan Israel Serang Iran, Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog

28 Februari 2026 - 21:02 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kepala BGN: 93 Persen Anggaran Rp268 Triliun Dialokasikan untuk Program Makan Bergizi

28 Februari 2026 - 20:29 WITA

Bupati Tolikara Serahkan DPA 2026, Tandai Dimulainya Pelaksanaan APBD Rp1,64 Triliun

28 Februari 2026 - 15:22 WITA

Trending di Nasional