Menu

Mode Gelap

News · 22 Sep 2025 23:27 WITA

Realisasi Program Makan Bergizi Gratis Capai Rp13 Triliun, Layani 22,7 Juta Penerima per September 2025


 Realisasi Program Makan Bergizi Gratis Capai Rp13 Triliun, Layani 22,7 Juta Penerima per September 2025 Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mencapai Rp13 triliun atau sekitar 18,3 persen dari pagu APBN Rp71 triliun hingga September 2025.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menyampaikan, jumlah penerima MBG per 8 September 2025 mencapai 22,7 juta orang yang dilayani melalui 7.644 Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG).

“Jumlah ini terus meningkat dan kita berharap dari hari ke hari akan ada peningkatan pelayanan kepada penerima makan bergizi gratis sehingga nantinya akan mencapai target menuju 82,9 juta penerima,” ujar Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Senin (22/9/2025).

READ  KPK Dalami Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024, Periksa Dua Saksi dari Pemerintah dan Swasta

Manfaat Ekonomi MBG

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menegaskan manfaat ekonomi dari program ini. Dalam Pidato Kenegaraan 15 Agustus 2025, ia menyebut MBG telah membuka 290 ribu lapangan kerja baru di dapur penyedia, serta melibatkan lebih dari 1 juta petani, nelayan, peternak, dan pelaku UMKM.

“MBG mendorong pertumbuhan ekonomi di desa-desa,” tegas Prabowo kala itu.

Sebaran Penerima MBG

Program MBG telah menjangkau seluruh Indonesia. Hingga September 2025, distribusinya tercatat sebagai berikut:

Sumatera: 4,86 juta orang

Jawa: 13,26 juta orang

Kalimantan: 1,03 juta orang

READ  Di Tengah Perbedaan, Willem Wandik dan Elisabeth Flassy Hadir Membawa Kebahagiaan Idul Adha bagi Umat Muslim Tolikara

Sulawesi: 1,70 juta orang

Maluku-Papua: 0,52 juta orang

Bali-Nusa Tenggara: 1,34 juta orang

Sekolah Rakyat Ikut Direalisasikan

Selain MBG, pemerintah juga mulai merealisasikan program Sekolah Rakyat. Hingga 8 September 2025, sudah terdapat 100 sekolah beroperasi dengan total 9.780 siswa.

Realisasi anggaran program ini mencapai Rp788,7 miliar atau 6,5 persen dari total pagu Rp12,2 triliun. Rinciannya:

Rp711,1 miliar untuk renovasi sentra pendidikan oleh Kementerian PUPR

Rp77,6 miliar untuk penyelenggaraan pendidikan oleh Kementerian Sosial

Sebaran 100 sekolah rakyat tersebut meliputi:

Sumatera: 22 sekolah

READ  Doa Persatuan Bangsa Mengiringi Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Istiqlal

Jawa: 48 sekolah

Kalimantan: 4 sekolah

Sulawesi: 15 sekolah

Maluku-Papua: 7 sekolah

Bali-Nusa Tenggara: 4 sekolah

Jumlah siswa diproyeksikan terus meningkat dari 9.780 siswa (396 kelas) di 2025, menjadi 15.895 siswa (641 kelas) pada tahun berikutnya.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Jamaah Haji Khusus PT Annur Maarif Dijadwalkan Tiba di Makassar Besok, Tim Penyambutan Mulai Bersiap

16 Juni 2026 - 20:54 WITA

Jalan Rusak, UMKM dan Pertanian Jadi Keluhan Utama, Dr. Awaluddin Siap Kawal Aspirasi Warga Pakuli

14 Juni 2026 - 19:46 WITA

Harga Sawit Naik di Berbagai Daerah, Sulawesi Selatan Justru Stagnan, Petani Desak Pembentukan Satgas Harga Sawit

13 Juni 2026 - 19:18 WITA

Pelayanan Jadi Kunci, PT Annur Maarif Catat Peningkatan Signifikan Pendaftar Haji Khusus

11 Juni 2026 - 15:59 WITA

Ketua Koperasi KIM Soroti Kenaikan Potongan Timbangan Sawit oleh PT Teguh Wira Pratama

9 Juni 2026 - 23:23 WITA

Pengamat Nilai Pengangkatan Anak Menteri Haji Sarat Etika

9 Juni 2026 - 10:11 WITA

Trending di Nasional