Menu

Mode Gelap

Nasional · 9 Okt 2025 20:17 WITA

Kontroversi Atlet Israel Ikuti Kejuaraan Senam di Indonesia, Menko Kumham: Menunggu Arahan Presiden


 Kontroversi Atlet Israel Ikuti Kejuaraan Senam di Indonesia, Menko Kumham: Menunggu Arahan Presiden Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Keikutsertaan seorang atlet Israel dalam kejuaraan senam yang akan diadakan di Indonesia pada akhir Oktober 2025 menuai kontroversi. Pasalnya, hingga kini, sejumlah pihak, termasuk Komisi I DPR RI dan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menolak kehadiran atlet tersebut di tanah air.

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, menyampaikan bahwa Kementerian Imigrasi masih menunggu arahan dari Presiden Joko Widodo dan Menlu Retno Marsudi mengenai keputusan soal larangan atlet Israel berlomba di Indonesia.

“Jadi kami menunggu arahan dari Pak Presiden mengenai hal ini, dan Pak Menlu,” kata Yusril Ihza Mahendra di kantor Kemenko Kumham Imipas, Jakarta, pada Kamis (9/10/2025).

READ  Kejagung Pastikan Kedatangan Penyidik ke Ditjen Planologi Kehutanan Bukan Penggeledahan

Implikasi Politik yang Perlu Dipertimbangkan

Menurut Yusril, pelarangan keikutsertaan atlet dari negara tertentu dalam event internasional di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari pertimbangan implikasi politik. Sebab, seorang atlet bertanding atas nama negara yang diwakilinya, yang bisa memengaruhi hubungan diplomatik antara Indonesia dan negara tersebut.

“Kalau kegiatan event olahraga dan lain-lain, itu ada implikasi politiknya. Dan biasanya tergantung sikap kita juga,” ungkap Yusril.

Ia menambahkan, Indonesia pernah mengalami hal serupa dalam acara olahraga besar seperti Asian Games, di mana Indonesia sempat menolak kehadiran tim dari Israel. Hal serupa juga terjadi dalam beberapa event olahraga lainnya, termasuk sepak bola.

“Misalnya dulu kita pernah mengadakan Asian Games. Dan menolak juga kehadiran tim Israel ke sini. Atau juga yang lain-lain, misalnya sepak bola. Beda halnya orang pribadi yang datang ke sini,” jelasnya.

READ  TNI AU Tempatkan Pesawat Angkut Berat Airbus A400M di Skuadron Udara 31 Halim Perdanakusuma

Menunggu Arahan Presiden dan Koordinasi dengan Menteri Imigrasi

Yusril memastikan bahwa Kementerian Imigrasi akan mematuhi keputusan yang akan diambil oleh Presiden Joko Widodo terkait hal ini. Namun, hingga kini, pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari Presiden terkait status atlet Israel tersebut.

“Ya, tentu kalau sudah menjadi arahan presiden, kita akan laksanakan. Jadi, kita perlu patuh kepada presiden. Dan kalau sudah ada arahan beliau, kami akan laksanakan di lapangan,” tegas Yusril.

Meskipun demikian, ia mengungkapkan bahwa ia belum menerima arahan resmi dari Presiden Joko Widodo terkait hal ini. Untuk itu, ia berencana untuk berkoordinasi dengan Menteri Imigrasi terlebih dahulu untuk mengetahui perkembangan lebih lanjut.

READ  Ahmad Sahroni Tak Akan Laporkan Warga yang Kembalikan Barang Jarahan

“Nanti saya tanya Menteri Imigrasi dulu. Mungkin langsung ke Menteri Imigrasi. Karena masalah teknis imigrasi itu ada pada Menteri Imigrasi dulu. Tapi ke saya belum itu, mungkin langsung ke Menteri Imigrasi,” tambahnya.

Keputusan Akan Ditentukan Berdasarkan Arahan Presiden

Saat ini, perhatian tertuju pada keputusan yang akan diambil oleh Presiden Joko Widodo terkait keikutsertaan atlet Israel di Indonesia. Jika ada arahan untuk melarang, maka Kementerian Imigrasi akan segera melakukan tindakan yang diperlukan sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Pengamat Nilai Pengangkatan Anak Menteri Haji Sarat Etika

9 Juni 2026 - 10:11 WITA

Dr. Bunyamin Yapid Kunjungi Studio Dakwah Mesir, Bawa Inspirasi Penguatan Edukasi Keagamaan di Indonesia

7 Juni 2026 - 20:20 WITA

Dua Anak Menteri Haji dan Umrah Jadi TA, Dapat Fasilitas Istimewa Hingga Haji Non Antrian

7 Juni 2026 - 15:00 WITA

Anak Menteri Haji Jadi Tenaga Ahli, Transparansi Kementrian haji Dipertanyakan

6 Juni 2026 - 22:55 WITA

Tiga Peserta Audisi DA8 Asal Sidrap Lolos ke Jakarta, Bupati Beri Restu dan Dukungan Penuh

5 Juni 2026 - 14:40 WITA

PT Annur Maarif Raih Predikat Hijau (Excellent) dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi pada Musim Umrah 1447 H

3 Juni 2026 - 13:32 WITA

Trending di Nasional