Menu

Mode Gelap

News · 13 Okt 2025 17:42 WITA

Istri Nadiem Makarim Sedih dan Kecewa atas Putusan Praperadilan: “Kami Akan Terus Cari Keadilan”


 Istri Nadiem Makarim Sedih dan Kecewa atas Putusan Praperadilan: “Kami Akan Terus Cari Keadilan” Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Franka Franklin, istri dari mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim, menyatakan kesedihan dan kekecewaan mendalam atas putusan hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang menolak gugatan praperadilan atas penetapan status tersangka terhadap suaminya.

“Tentunya kami sangat sedih dan kecewa dengan putusan hari ini,” ucap Franka kepada awak media usai sidang di PN Jaksel, Senin (13/10/2025).

Meski kecewa, Franka menyatakan tetap menghormati putusan yang telah dibacakan hakim I Ketut Darpawan. Ia menegaskan bahwa pihak keluarga dan tim hukum Nadiem akan terus menempuh jalur hukum yang berlaku untuk mencari keadilan.

READ  Demo di Surabaya Pecah, Api Berkobar di Grahadi "Bentrokan di Surabaya Pecah, Api Berkobar

“Namun kami sangat menghormati apa yang sudah diputuskan hakim tadi,” lanjut Franka.

“Tentunya saya, keluarga Nadiem, dan tim hukum hanya akan selalu melakukan dan mencari jalan melalui koridor hukum yang sudah diatur oleh Undang-Undang,” imbuhnya.

Tetap Terpisah, Tapi Dikuatkan Doa

Franka juga menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat luas yang hingga kini masih memberikan dukungan moral dan doa kepada Nadiem dan keluarga.

“Terima kasih sekali lagi untuk seluruh doa dari teman-teman semuanya, dari keluarga, kerabat kami, sehingga Mas Nadiem sampai di hari ini masih bisa bersama-sama, biarpun terpisah jauh dari kami,” tuturnya haru.

READ  Jasa Raharja Perkuat Dukungan Program Relaksasi Pajak Kendaraan Bermotor hingga Desember 2025

Status Tersangka Nadiem Makarim Dinyatakan Sah

Dalam putusan yang dibacakan hari ini, Hakim I Ketut Darpawan menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan oleh kuasa hukum Nadiem Makarim. Dalam pertimbangannya, hakim menyatakan bahwa penetapan tersangka oleh Kejaksaan Agung terhadap Nadiem telah sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

“Menolak permohonan praperadilan pemohon,” kata Ketut di ruang sidang PN Jakarta Selatan.

Hakim juga menegaskan bahwa alat bukti yang digunakan Kejaksaan Agung telah memenuhi syarat formil sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Sementara itu, penilaian atas kekuatan dan substansi alat bukti bukan merupakan bagian dari kewenangan sidang praperadilan.

“Maka tindakan termohon menetapkan pemohon sebagai tersangka adalah sah menurut hukum,” jelasnya.

READ  Presiden Prabowo di KTT APEC: Dunia Harus Bangkit di Atas Ketegangan dan Ketakutan

Selain itu, permohonan pihak Nadiem agar ditetapkan sebagai tahanan kota juga ditolak, dengan alasan bahwa hal tersebut bukan menjadi kewenangan hakim praperadilan.

Latar Belakang Kasus

Nadiem Makarim ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung dalam perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook senilai triliunan rupiah di Kemendikbudristek. Pengadaan tersebut merupakan bagian dari program digitalisasi sekolah yang dijalankan pada masa pandemi.

Sidang praperadilan diajukan sebagai upaya hukum untuk membatalkan status tersangka. Namun kini, setelah ditolaknya permohonan tersebut, proses hukum akan dilanjutkan ke tahap penyidikan dan persidangan pokok perkara.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Willy Aditya Guyon Soal “Merger” NasDem–Gerindra di Rapat DPR

13 April 2026 - 14:47 WITA

Wacana Pengambilalihan PNM dan Whoosh oleh Kemenkeu Dikritik Ekonom

13 April 2026 - 14:37 WITA

Rupiah Melemah ke Rp17.135 per Dolar AS, Imbas Ketegangan Iran–AS Meningkat

13 April 2026 - 14:20 WITA

Jokowi Bantah Isu Caplok Partai NasDem: “Tidak Ada Sama Sekali”

13 April 2026 - 14:13 WITA

Ceramah JK di UGM Berujung Laporan Polisi, Ini Isi dan Penjelasannya

13 April 2026 - 14:08 WITA

Kaesang Pangarep: PSI Kebut Mesin Politik, Target Siap “Perang” di Pemilu 2029

12 April 2026 - 19:24 WITA

Trending di News