Menu

Mode Gelap

Nasional · 16 Okt 2025 16:15 WITA

Airlangga Hartarto: Target Pertumbuhan Ekonomi 6–7 Persen, Danantara Diharapkan Jadi Motor Investasi Nasional


 Airlangga Hartarto: Target Pertumbuhan Ekonomi 6–7 Persen, Danantara Diharapkan Jadi Motor Investasi Nasional Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan optimisme bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat meningkat sesuai target pemerintah dalam beberapa tahun mendatang. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 2026 mencapai 5,4 persen, dan terus naik hingga 6–7 persen dalam jangka menengah.

Airlangga menyebut, salah satu kunci pencapaian target ambisius tersebut adalah percepatan ekspansi Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, lembaga pengelola dana investasi negara yang dibentuk untuk memperkuat pembiayaan pembangunan nasional.

“Dan kita berharap pada tahun tersebut Danantara sudah tidak di landasan, sudah mulai terbang. Nah ini menjadi kunci,” ujar Airlangga dalam acara 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta Selatan, Kamis (16/10).

Danantara Didorong Jadi Penggerak Investasi Nasional

Airlangga menilai Danantara memiliki posisi strategis dalam memperkuat pembiayaan proyek-proyek produktif dan mendorong investasi swasta di berbagai sektor prioritas, mulai dari infrastruktur, energi terbarukan, pangan, hingga industri strategis.

READ  Mendikdasmen Targetkan 806 Ribu Guru Ikuti PPG Hingga 2026, Fokus Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Ia berharap lembaga tersebut dapat beroperasi lebih agresif dalam mengakselerasi investasi dan menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi.

“Pemerintah ingin agar Danantara menjadi pendorong utama investasi nasional, bukan hanya menempatkan dana, tetapi membangun ekosistem investasi yang kuat dan kredibel,” jelas Airlangga.

Target Investasi USD 5 Miliar pada 2025

Sementara itu, Managing Director Danantara, Arief Budiman, menegaskan bahwa pihaknya menargetkan penanaman modal senilai USD 5 miliar atau sekitar Rp 82,85 triliun (dengan kurs Rp 16.571) untuk direalisasikan dalam sisa waktu tahun 2025.

“Untuk tahun 2025 diharapkan kita bisa melakukan investasi sekitar USD 5 miliar dalam 6–9 bulan yang tersisa,” kata Arief Budiman dalam acara Sumitronomics di Hotel JS Luwansa, Jakarta, dikutip Jumat (16/10).

READ  Presiden Prabowo Subianto Pastikan Tak Ada Masalah dalam Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh: “Saya yang Tanggung Jawab!”

Arief menjelaskan bahwa investasi memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Berdasarkan data Kemenko Perekonomian, pada tahun 2024, kontribusi investasi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai sekitar 29 persen.

Fokus pada Sektor Strategis dan Likuiditas Pasar

Menurut Arief, Danantara saat ini tengah memfokuskan diri pada instrumen investasi yang bersifat likuid dan berisiko rendah di tahap awal, seperti Surat Berharga Negara (SBN). Namun ke depan, portofolio akan diperluas ke pasar saham (public equity) dan investasi langsung di sektor riil.

“Kita ingin di public market equity juga, tapi itu perlu likuiditas lebih besar. Sekarang likuiditas kita masih Rp 1 miliar per hari, kita target bisa naik jadi Rp 5 sampai Rp 8 miliar per hari,” jelas Arief.

READ  Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Tambahan Kuartal IV 2025, Target 30 Juta Keluarga

Pertumbuhan Ekonomi Nasional Masih Positif

Pemerintah optimistis bahwa dengan kombinasi kebijakan fiskal yang ekspansif, investasi yang meningkat, serta stabilitas politik yang terjaga, perekonomian Indonesia akan tumbuh lebih cepat dalam beberapa tahun ke depan.

Airlangga menambahkan, strategi kolaboratif antara pemerintah, BUMN, dan sektor swasta akan memperkuat fundamental ekonomi dan membuka lebih banyak lapangan kerja.

“Pertumbuhan 6 hingga 7 persen bukan tidak mungkin, asalkan semua pihak bekerja sama mempercepat investasi dan menjaga stabilitas makroekonomi,” pungkas Airlangga.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

Puspenma Siapkan 1.900 Beasiswa 2026, Dorong Dosen PTK Tempuh Studi Doktor dan Perkuat Riset

28 Februari 2026 - 21:43 WITA

Satgas PRR Targetkan Seluruh Pengungsi Pascabencana Sumatera Direlokasi Sebelum Idulfitri 2026

28 Februari 2026 - 21:28 WITA

AS dan Israel Serang Iran, Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog

28 Februari 2026 - 21:02 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kepala BGN: 93 Persen Anggaran Rp268 Triliun Dialokasikan untuk Program Makan Bergizi

28 Februari 2026 - 20:29 WITA

Bupati Tolikara Serahkan DPA 2026, Tandai Dimulainya Pelaksanaan APBD Rp1,64 Triliun

28 Februari 2026 - 15:22 WITA

Trending di Nasional