Menu

Mode Gelap

Nasional · 21 Okt 2025 19:33 WITA

Menag Nasaruddin Umar Siapkan Lembaga Pengelola Dana Umat (LPDU) untuk Perkuat Ekonomi Keagamaan Lintas Agama


 Menag Nasaruddin Umar Siapkan Lembaga Pengelola Dana Umat (LPDU) untuk Perkuat Ekonomi Keagamaan Lintas Agama Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengumumkan tengah menyiapkan pembentukan Lembaga Pengelola Dana Umat (LPDU), sebuah wadah baru untuk menghimpun dan mengelola potensi dana keagamaan lintas agama secara profesional, transparan, dan berkeadilan.

Menag menjelaskan bahwa LPDU merupakan gagasan besar Presiden Prabowo Subianto yang kini sedang dieksekusi secara konkret oleh Kementerian Agama (Kemenag). Lembaga ini akan berfungsi sebagai sarana pemberdayaan ekonomi umat dari berbagai agama di Indonesia.

“LPDU tidak hanya untuk umat Islam. Rekan-rekan dari umat Katolik, Protestan, Hindu, dan Buddha juga akan memiliki mekanisme serupa, sesuai ajaran dan tradisi masing-masing,” ujar Nasaruddin Umar dalam sesi konferensi pers di Kantor Pusat Kemenag RI, Jakarta, Selasa (21/10/2025).

READ  Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan 6 Smelter Sitaan Kasus Korupsi Timah ke PT Timah Tbk: Nilai Aset Capai Rp 7 Triliun

“Semua agama punya sistem dan potensi dana keagamaan sendiri yang bisa dioptimalkan.”

Dana Keagamaan Akan Dikelola Secara Transparan

Menurut Menag, selama ini potensi ekonomi keagamaan di Indonesia belum dimanfaatkan secara optimal, meski nilainya sangat besar. Banyak dana umat, baik dalam bentuk zakat, infak, kolekte, persembahan, maupun dana sosial keagamaan lainnya, belum memiliki sistem pengelolaan terpadu.

“Selama ini sering kali dana umat disalurkan berdasarkan like and dislike atau siapa yang pandai membuat proposal. Melalui LPDU, semuanya akan diatur dengan prosedur yang jelas dan berbasis sistem digital,” jelas Nasaruddin.

Ia menegaskan bahwa LPDU akan menerapkan sistem digital terintegrasi agar seluruh proses pengumpulan, pengelolaan, hingga penyaluran dana dapat dipantau secara transparan dan akuntabel oleh publik.

READ  Audit Ketat Usai Longsor, Operasional Tambang Freeport Indonesia Belum Diizinkan Jalan

Kolaborasi dengan BPS Bangun Sistem Digital Ekonomi Keagamaan

Untuk mewujudkan sistem pengelolaan yang transparan, Kemenag saat ini bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam membangun basis data ekonomi keagamaan nasional.

Kerja sama ini bertujuan untuk menciptakan platform digital yang mampu merekam seluruh aktivitas ekonomi umat, mulai dari sumber dana, pemanfaatan, hingga dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Kami ingin LPDU menjadi bagian dari sistem besar yang menghubungkan potensi ekonomi umat dengan data nasional. Dengan begitu, dampaknya bisa terukur dan terarah,” kata Nasaruddin.

READ  Kemenag Resmi Tutup Penyelenggaraan Haji 2025, Indeks Kepuasan Jemaah Capai Skor 88,46

Dorong Kemandirian Ekonomi Umat Lintas Agama

Lebih lanjut, Menag menekankan bahwa LPDU akan menjadi model baru penguatan ekonomi keagamaan lintas agama di Indonesia. Lembaga ini diharapkan mampu mengatasi keterbatasan akses permodalan yang selama ini menjadi kendala bagi banyak komunitas keagamaan dalam menjalankan kegiatan sosial dan produktif.

“Salah satu kelemahan umat selama ini adalah permodalan. LPDU diharapkan bisa menjawab persoalan itu dan menjadi model baru penguatan ekonomi keagamaan lintas agama,” tegasnya.

Dengan adanya LPDU, pemerintah ingin memastikan bahwa potensi besar dana keagamaan dapat berkontribusi nyata terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat, menciptakan keadilan sosial, serta memperkuat kerukunan antarumat beragama melalui solidaritas ekonomi.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

Baca Lainnya

Menaker Yassierli Tekankan Pentingnya K3 untuk Lingkungan Kerja Aman dan Produktif

9 Januari 2026 - 23:24 WITA

Menkum Supratman Minta Publik Cermati KUHP dan KUHAP Baru Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

9 Januari 2026 - 23:15 WITA

Kemensos Mulai Seleksi Siswa Baru Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027, Pembangunan Gedung Permanen Dimulai

9 Januari 2026 - 23:07 WITA

Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Peran Kemenag Jaga Persatuan Bangsa di Rakerwil Sultra 2026

9 Januari 2026 - 23:00 WITA

Tak Hanya Gus Yaqut, Mantan Stafsus Menteri Agama Ikut Ditahan KPK

9 Januari 2026 - 17:26 WITA

KPK Tetapkan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

9 Januari 2026 - 17:17 WITA

Trending di Nasional