Menu

Mode Gelap

Nasional · 21 Okt 2025 22:51 WITA

AHY Resmikan Infrastructure Project Facility Office, Dorong Akselerasi Investasi dan Pembangunan Nasional


 AHY Resmikan Infrastructure Project Facility Office, Dorong Akselerasi Investasi dan Pembangunan Nasional Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meresmikan Infrastructure Project Facility Office (IPFO) atau Kantor Fasilitasi Proyek Infrastruktur (KPFI) di Kantor Kemenko IPK, Jakarta, Selasa (21/10/2025).

Dalam sambutannya, AHY menyebut pembentukan IPFO merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat tata kelola pembangunan infrastruktur nasional sekaligus mempertemukan kepentingan pemerintah, swasta, dan investor dalam satu ekosistem kolaboratif.

“Kita tidak sekadar meresmikan sebuah kantor baru, tetapi kita sedang memformalkan cara kerja baru antara pemerintah, investor, dan mitra pembangunan,” ujar AHY dalam pidatonya.

Berawal dari Gagasan di Forum Internasional

AHY mengungkapkan, ide pembentukan IPFO lahir dari gelaran International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 yang berlangsung pada Juni lalu. Dalam forum tersebut, Indonesia meluncurkan Project Catalog 2025 yang menampilkan 46 proyek infrastruktur strategis di berbagai sektor, mulai dari transportasi, energi, air, pengelolaan limbah, perumahan, hingga smart city.

READ  Catat dan Simak, Momen Menarik Presiden Prabowo di Sidang Umum ke-80 PBB

Menurut AHY, katalog proyek tersebut menjadi momentum penting yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam ekosistem infrastruktur global, termasuk sektor publik dan swasta, bank pembangunan, serta lembaga multilateral.

“Ada satu pesan yang sangat jelas: kita harus menciptakan mekanisme fasilitasi yang menjembatani kebijakan dengan praktik, regulasi dengan realisasi, serta ambisi dengan tindakan nyata. Pesan itu menjadi mandat kami, dan hari ini hal itu menjadi kenyataan,” tuturnya.

Platform Koordinasi Terpadu di Bawah Kemenko IPK

IPFO akan berfungsi sebagai platform koordinasi terpadu yang membantu investor, pemilik proyek, dan pemerintah daerah dalam menavigasi prosedur, menyelaraskan prioritas, serta mempercepat pelaksanaan proyek infrastruktur.

READ  Wamenag Romo Syafi’i Serahkan Santunan Asuransi kepada Keluarga Petugas Haji yang Wafat

Dengan beroperasinya IPFO, Kemenko IPK berharap berbagai hambatan birokrasi yang selama ini menghambat laju proyek strategis dapat diurai melalui mekanisme fasilitasi lintas sektor dan digitalisasi proses kerja.

Dorong Partisipasi Modal Swasta

Mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto, AHY menekankan pentingnya peran modal swasta dalam mempercepat pembangunan infrastruktur nasional.

“Seperti yang telah ditekankan oleh Presiden Prabowo Subianto, modal swasta harus memainkan peran yang lebih besar bahkan jauh lebih besar. Oleh karena itu, tugas pemerintah bukan hanya mengundang investasi, tetapi juga memperolehnya melalui kepastian, kejelasan, konsistensi, dan kredibilitas,” tegasnya.

READ  Menag Nasaruddin Umar: MQK Jadi Langkah Awal Menuju Kebangkitan Peradaban Islam dari Pesantren

Menurut AHY, kehadiran IPFO akan menjadi jembatan antara dunia usaha dan pemerintah, sehingga proyek-proyek strategis bisa dieksekusi lebih cepat dengan tetap mengedepankan prinsip good governance.

Topang Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

AHY menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur akan menjadi motor utama dalam upaya pemerintah mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang ditetapkan Presiden Prabowo.

“Infrastruktur akan menjadi penggerak utama dari ambisi-ambisi tersebut, bukan hanya dengan membangun jalan, pelabuhan, dan jembatan, tetapi juga dengan memastikan akses, peluang, dan keadilan bagi semua,” ujar AHY.

Dengan semangat kolaborasi lintas sektor yang diusung IPFO, pemerintah optimistis bahwa sinergi antara regulator, pelaku usaha, dan investor akan mempercepat tercapainya visi Indonesia Maju dan berdaya saing global.

Artikel ini telah dibaca 18 kali

Baca Lainnya

Di Tengah Perbedaan, Willem Wandik dan Elisabeth Flassy Hadir Membawa Kebahagiaan Idul Adha bagi Umat Muslim Tolikara

30 Mei 2026 - 15:23 WITA

Elisabeth Y. Flassy Wandik Menembus Pelosok Douw, Membawa Harapan bagi Generasi Emas Papua Pegunungan,”

30 Mei 2026 - 13:03 WITA

Dari Padangloang ke Baitullah, Hj Hasna Apae Menutup Perjalanan Hidupnya dengan Gelar Haji,TA Menag RI Sampaikan Belasungkawa

29 Mei 2026 - 20:41 WITA

Bupati Tolikara Salurkan Bantuan Hewan Qurban di Masjid Raya Tolikara dan Kota Jayapura

27 Mei 2026 - 12:11 WITA

WW Foundation Salurkan 2 Ekor Sapi Qurban di Hari Raya Idul Adha 1447 H

26 Mei 2026 - 21:44 WITA

Willem Wandik: Momentum Hari Kebangkitan Nasional Jadi Energi Baru Pembangunan Papua Pegunungan

20 Mei 2026 - 12:52 WITA

Trending di Nasional