Menu

Mode Gelap

Nasional · 23 Nov 2025 14:02 WITA

Presiden Prabowo Terima Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad di Hambalang, Bahas Perkembangan Persoalan Hukum Nasional


 Presiden Prabowo Terima Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad di Hambalang, Bahas Perkembangan Persoalan Hukum Nasional Perbesar

SOALINDONESIA–BOGOR Presiden Prabowo Subianto menerima Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (22/11/2025). Pertemuan tersebut membahas perkembangan berbagai persoalan hukum yang tengah menjadi perhatian nasional.

Menurut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dalam unggahan resmi pada akun Instagram Sekretariat Kabinet, Dasco datang membawa sejumlah surat dan laporan tertulis dari berbagai daerah sebagai bahan pembahasan bersama Presiden.

“Presiden Prabowo kemudian berdiskusi mengenai perkembangan berbagai persoalan hukum yang tengah terjadi di tanah air,” kata Teddy saat dikonfirmasi, melansir Antara, Sabtu (22/11/2025).

Pertemuan ini menjadi yang ketiga dalam sepekan antara Prabowo dan Dasco, menandakan intensitas komunikasi dan koordinasi yang tinggi antara eksekutif dan legislatif.

Rangkaian Pertemuan Sepanjang Pekan

Pertemuan sebelumnya berlangsung Kamis, 20 November 2025, di Istana Merdeka, Jakarta. Saat itu, keduanya membahas isu-isu yang sedang menjadi sorotan publik, termasuk:

READ  Presiden Prabowo Tiba di Bali, Tinjau Lokasi Terdampak Banjir Besar

Kesejahteraan pengemudi ojek daring, terutama terkait keadilan dan perlindungan sosial.

Penyelenggaraan ibadah haji 2026, termasuk koordinasi teknis dan peningkatan layanan kepada jemaah.

Dalam pertemuan tersebut, Dasco juga menyampaikan aspirasi dari para kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI).

Menurut Teddy, para kepala desa berharap sejumlah program prioritas pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih, dapat semakin memprioritaskan kepentingan masyarakat desa, memperkuat ekonomi lokal, dan menciptakan pemerataan manfaat program.

Sementara pertemuan pertama pekan itu berlangsung pada Senin, 17 November 2025, juga di Istana Merdeka. Agenda yang dibahas mencakup:

1. Bidang Olahraga

Rencana pembangunan kompleks fasilitas latihan pusat atlet berskala nasional.

Pengiriman atlet dari sejumlah cabang olahraga unggulan untuk pelatihan intensif di luar negeri.

READ  Bupati Kolaka Timur Jadi Tersangka Suap Pembangunan RSUD

2. Bidang Ekonomi

Target pertumbuhan ekonomi minimal 8 persen,

Percepatan program hilirisasi yang melibatkan sektor hulu, hilir, dan pemerintah daerah.

3. Bidang Politik dan Keamana

Stabilitas politik nasional dan kondisi keamanan terbaru,

Upaya menjaga rasa aman di tengah dinamika sosial dan geopolitik.

Serangkaian pembahasan ini menunjukkan luasnya spektrum isu yang dikordinasikan antara Presiden dan pimpinan legislatif, mulai dari sektor kesejahteraan, ekonomi, hingga keamanan nasional.

Alasan Presiden Prabowo Tidak Hadir di KTT G20 Afrika Selatan

Di tengah padatnya agenda tersebut, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya juga menjelaskan alasan Presiden Prabowo tidak menghadiri KTT G20 di Johannesburg, Afrika Selatan, pada 22–23 November 2025.

Menurut Teddy, jadwal KTT G20 berbenturan dengan sejumlah agenda penting Presiden di dalam negeri.

READ  Keluarga Driver Ojol Affan Kurniawan Terima Santunan Rp70 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan, Prabowo Sambangi Rumah Duka

“Jadwal KTT G20 bertepatan dengan beberapa agenda Presiden di Tanah Air,” ujar Teddy, Jumat (21/11/2025).

Sebagai pengganti, Prabowo menugaskan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk menghadiri forum tersebut dan menyampaikan pidato mewakili Indonesia.

Teddy menambahkan bahwa pemerintah telah mengutus Wakil Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, Lodewijk Freidrich Paulus, sebagai utusan khusus untuk bertemu Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa dan menyampaikan surat permohonan ketidakhadiran Presiden Prabowo.

“Pemerintah sudah mengirim utusan khusus untuk menyerahkan surat tersebut,” ujar Teddy.

Pertemuan beruntun antara Presiden Prabowo dan Wakil Ketua DPR Dasco Ahmad menegaskan komitmen pemerintah menjaga komunikasi dan koordinasi intensif dalam merespons berbagai persoalan nasional.

Dengan banyaknya agenda strategis yang dibahas, sinergi antara eksekutif dan legislatif diharapkan semakin memperkuat stabilitas, tata kelola hukum, dan efektivitas program-program unggulan pemerintah.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Menaker Yassierli Tekankan Pentingnya K3 untuk Lingkungan Kerja Aman dan Produktif

9 Januari 2026 - 23:24 WITA

Menkum Supratman Minta Publik Cermati KUHP dan KUHAP Baru Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

9 Januari 2026 - 23:15 WITA

Kemensos Mulai Seleksi Siswa Baru Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027, Pembangunan Gedung Permanen Dimulai

9 Januari 2026 - 23:07 WITA

Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Peran Kemenag Jaga Persatuan Bangsa di Rakerwil Sultra 2026

9 Januari 2026 - 23:00 WITA

Tak Hanya Gus Yaqut, Mantan Stafsus Menteri Agama Ikut Ditahan KPK

9 Januari 2026 - 17:26 WITA

KPK Tetapkan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

9 Januari 2026 - 17:17 WITA

Trending di Nasional