Menu

Mode Gelap

Nasional · 27 Nov 2025 04:10 WITA

IHSG Tembus 8.602, Menkeu Purbaya Tunjuk Diri Sendiri Saat Ditanya Faktor Pengerek: “To the Moon!”


 IHSG Tembus 8.602, Menkeu Purbaya Tunjuk Diri Sendiri Saat Ditanya Faktor Pengerek: “To the Moon!” Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali memecahkan rekor pada perdagangan Rabu (26/11), ditutup menguat 0,94% ke level 8.602,13. Momen bersejarah ini disambut dengan cara unik oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang memperlihatkan gestur jenaka hingga “narsis” saat ditanyai awak media.

Ketika ditanya apa faktor yang mendorong IHSG melesat ke level tertinggi sepanjang masa, Purbaya langsung mengacungkan jempol ke atas sambil mengayunkan tangannya berulang kali.

“To the moon, to the moon,” ucap Purbaya diiringi gelak tawa, di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta.

Gestur uniknya tak selesai di situ. Saat wartawan menanyakan penyebab penguatan IHSG, Purbaya berulang kali menunjuk dirinya sendiri, membuat suasana semakin riuh.

READ  Bahlil Lahadalia Tegaskan Kandungan Etanol dalam BBM Bukan Masalah, Minta SPBU Swasta Tak Paksakan Kehendak

“Investor Mungkin Bilang: Wah, Si Purbaya Jago Nih”

Meski berseloroh, Purbaya menjelaskan bahwa lonjakan IHSG mencerminkan ekspektasi positif investor terhadap prospek ekonomi dan kejelasan program pembangunan pemerintah.

“Ketika investor merasa mekanisme yang baik dan program pembangunan ke depan lebih jelas, mereka berekspektasi pertumbuhan ekonomi bisa lebih cepat benar-benar terjadi,” ujarnya.

Menurutnya, pasar modal selalu bergerak berdasarkan pandangan ke depan (forward looking).

Ia kembali bercanda:

“Jadi kalau bagus seperti sekarang, mungkin ekonomi belum secepat itu ya. Tapi investor bisa hitung, ‘waah si Purbaya jago nih’ — enggak boleh ngomong gitu ya,” katanya sambil tertawa.

READ  Presiden Prabowo Perintahkan Pembentukan Tim Kajian Penanganan Banjir Jabodetabek

Namun ia menegaskan bahwa penguatan pasar memang mencerminkan optimisme.

“Kalau gak ada optimisme di perekonomian, ya gak akan naik ke 8.600. Wooah mantap,” tambahnya.

IHSG Cetak Rekor Baru, Didukung Harapan Penurunan Suku Bunga The Fed

Secara terpisah, analis PT MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menyampaikan bahwa sentimen global, terutama dari Amerika Serikat, masih menjadi pendorong utama pasar hari ini.

“Probabilitas pemangkasan suku bunga the Fed naik menjadi 80%, dan pergerakan IHSG didorong penguatan emiten-emiten konglomerasi,” ujarnya.

Indeks saham acuan lain juga ikut menguat:

READ  KRL Commuter Line Kembali Normal Hari Ini Setelah Demo Ricuh DPR

LQ45 naik 0,89% ke 864,76

Sebagian besar indeks sektoral menghijau seiring keyakinan investor pada prospek ekonomi Indonesia

Optimisme Masih Terjaga Meski Ada ‘Saham Gorengan’

Purbaya mengakui masih ada beberapa saham yang tergolong “gorengan”, namun menekankan bahwa penguatan IHSG justru didorong oleh mayoritas saham berkualitas yang mencatatkan kinerja positif.

“Ada beberapa yang gorengan, tapi yang lain naik juga. Jadi kalau gak ada optimisme, itu gak akan naik ke 8.600,” tegasnya.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Puspenma Siapkan 1.900 Beasiswa 2026, Dorong Dosen PTK Tempuh Studi Doktor dan Perkuat Riset

28 Februari 2026 - 21:43 WITA

Satgas PRR Targetkan Seluruh Pengungsi Pascabencana Sumatera Direlokasi Sebelum Idulfitri 2026

28 Februari 2026 - 21:28 WITA

AS dan Israel Serang Iran, Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog

28 Februari 2026 - 21:02 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kepala BGN: 93 Persen Anggaran Rp268 Triliun Dialokasikan untuk Program Makan Bergizi

28 Februari 2026 - 20:29 WITA

Bupati Tolikara Serahkan DPA 2026, Tandai Dimulainya Pelaksanaan APBD Rp1,64 Triliun

28 Februari 2026 - 15:22 WITA

Trending di Nasional