Menu

Mode Gelap

Nasional · 6 Des 2025 18:51 WITA

Menteri Lingkungan Hidup Hentikan Operasional Tambang, Sawit, dan PLTA di Hulu DAS Batang Toru


 Menteri Lingkungan Hidup Hentikan Operasional Tambang, Sawit, dan PLTA di Hulu DAS Batang Toru Perbesar

Soalindonesia–JAKARTA Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, memerintahkan penghentian sementara operasional tambang, perkebunan sawit, dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru dan Garoga. Keputusan ini menyusul bencana banjir bandang dan longsor yang melanda beberapa wilayah Sumatera.

Hanif menegaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk memverifikasi penyebab bencana, menilai kontribusi aktivitas usaha terhadap meningkatnya risiko banjir dan longsor, serta memastikan kepatuhan perusahaan terhadap standar perlindungan lingkungan.

“Mulai 6 Desember 2025, seluruh perusahaan di hulu DAS Batang Toru wajib menghentikan operasional dan menjalani audit lingkungan,” tegas Hanif, Sabtu (6/12/2025).

READ  Menag Tegaskan Penentuan Dirjen Pesantren Ada di Tangan Presiden Prabowo, Kemenag Hanya Ajukan Nama

Perusahaan yang Dihentikan Operasionalnya

Beberapa perusahaan yang terdampak perintah penghentian operasional antara lain:

PT Agincourt Resources (pertambangan)

PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III, perkebunan sawit)

PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE, PLTA Batang Toru)

Ketiga perusahaan dijadwalkan menjalani pemeriksaan resmi pada 8 Desember 2025 di Jakarta untuk audit lingkungan dan penilaian tekanan ekologis di hulu DAS, yang memiliki fungsi vital bagi masyarakat sekitar.

Dampak Aktivitas Pembukaan Lahan

Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup KLH/BPLH, Rizal Irawan, menjelaskan hasil pantauan udara menunjukkan pembukaan lahan masif di kawasan hulu DAS, termasuk untuk PLTA, hutan tanaman industri, pertambangan, dan kebun sawit. Aktivitas ini memicu erosi besar dan turunnya material kayu, memperparah risiko longsor dan banjir.

READ  Presiden Prabowo Panggil Kapolri, Panglima TNI, dan Menteri di Hambalang Bahas Situasi Demo

“Dari overview helikopter, terlihat jelas aktivitas pembukaan lahan yang meningkatkan tekanan ekologis. Pengawasan akan diperluas ke Batang Toru, Garoga, dan DAS lain di Sumatera Utara,” ujar Rizal.

Penegakan Hukum Lingkungan Diperkuat

Hanif menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap seluruh kegiatan usaha di kawasan tersebut, terutama dengan curah hujan ekstrem yang kini mencapai lebih dari 300 mm per hari.

“Pemulihan lingkungan harus dilihat sebagai satu kesatuan lanskap. Kami akan menghitung kerusakan, menilai aspek hukum, dan tidak menutup kemungkinan proses pidana jika ditemukan pelanggaran yang memperparah bencana,” tegasnya.

READ  Setelah 25 Tahun Vakum, Wakil Panglima TNI Kembali Dijabat Letjen Tandyo Budi Revita

KLH/BPLH juga memperketat verifikasi persetujuan lingkungan dan kesesuaian tata ruang untuk seluruh kegiatan di lereng curam, hulu DAS, dan alur sungai. Penegakan hukum akan ditempuh apabila ditemukan pelanggaran yang menambah risiko bencana.

“Kami tidak akan ragu menindak tegas setiap pelanggaran. Penegakan hukum lingkungan adalah instrumen utama untuk melindungi masyarakat dari bencana yang bisa dicegah,” kata Hanif.

Tim KLH/BPLH akan terus melakukan verifikasi lapangan terhadap perusahaan lain yang diduga memberi kontribusi signifikan terhadap tekanan lingkungan di Sumatera, untuk memastikan keselamatan masyarakat dan keberlanjutan ekosistem DAS.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Menag Nasaruddin Umar di Haul Pendiri Tremas: Teladani Ulama, Hidupkan Doa untuk yang Telah Wafat

17 April 2026 - 14:07 WITA

Bupati Tolikara Willem Wandik Teken Hibah untuk BP Calon Wilayah Kembu, Perkuat Pelayanan Rohani

17 April 2026 - 00:41 WITA

Halal Bihalal MUI: Menag Nasaruddin Umar Serukan Persatuan Ulama dan Negara Demi Indonesia Damai

15 April 2026 - 22:27 WITA

Tausiah Menag RI Prof. H. Nasaruddin Umar di Halal Bi Halal DWP Kemenag Sarat Makna: Belajar dari Keteguhan dan Ujian Iman

15 April 2026 - 13:20 WITA

Menteri ESDM Dampingi Presiden Prabowo ke Moskow, Perkuat Diplomasi Energi Indonesia–Rusia

13 April 2026 - 14:25 WITA

Mendagri Tito Karnavian Usulkan Perpanjangan Dana Otsus Aceh hingga Pasca-2027

13 April 2026 - 14:03 WITA

Trending di Nasional