Menu

Mode Gelap

Nasional · 13 Apr 2026 14:03 WITA

Mendagri Tito Karnavian Usulkan Perpanjangan Dana Otsus Aceh hingga Pasca-2027


 Mendagri Tito Karnavian Usulkan Perpanjangan Dana Otsus Aceh hingga Pasca-2027 Perbesar

Soalindonesia–JAKARTA Tito Karnavian mengusulkan perpanjangan dana otonomi khusus (otsus) untuk Aceh seiring meningkatnya kebutuhan pemulihan pascabencana di wilayah tersebut. Usulan itu disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI, Senin (13/4/2026).

Menurut Tito, dana otsus Aceh yang saat ini dijadwalkan berakhir pada 2027 dinilai perlu diperpanjang, mengingat kondisi sosial-ekonomi daerah yang masih tertinggal dibandingkan rata-rata nasional.

“Permintaan perpanjangan ini juga datang dari pemerintah daerah Aceh. Tingkat kemiskinan masih di atas rata-rata nasional dan Sumatera, pengangguran juga tinggi. Meski IPM membaik, tapi masih di bawah nasional,” ujarnya.

READ  Satgas PRR Dorong Pembentukan Satgas Daerah untuk Percepat Pemulihan Pascabencana di Sumatera

Ia menjelaskan, pemerintah daerah Aceh bahkan mengusulkan agar skema dana otsus dapat diperpanjang hingga 2040 dengan besaran mendekati skema yang diterapkan di Papua, yakni sekitar 2,25 persen. Jika tidak memungkinkan, daerah tersebut berharap minimal kembali ke angka 2 persen.

Bencana Berulang Hambat Pemulihan

Tito menegaskan, urgensi perpanjangan dana otsus semakin kuat karena bencana alam yang terus berulang di berbagai wilayah Aceh, sehingga menghambat proses pemulihan infrastruktur dan kehidupan masyarakat.

Ia mencontohkan banjir yang kembali melanda wilayah Pidie Jaya meski sebelumnya telah dilakukan pembersihan. Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah daerah lain seperti Aceh Tengah yang mengalami longsor akibat hujan lebat.

READ  Komisi III DPR Setujui 9 Hakim Agung dan 1 Hakim Ad Hoc

“Yang sudah dibersihkan banjir lagi, jalan yang sudah dibuka putus lagi. Ini situasi di lapangan yang tidak mudah,” jelas Tito.

Pemulihan Diperkirakan Tiga Tahun

Ia memperkirakan, proses pemulihan pascabencana di Aceh membutuhkan waktu minimal tiga tahun. Hal ini disebabkan luasnya kerusakan infrastruktur, mulai dari jalan, jembatan, hingga fasilitas pendidikan.

“Fasilitas pendidikan yang terdampak jumlahnya lebih dari 4.000. Belum lagi puluhan ribu rumah warga dan normalisasi puluhan sungai yang harus dilakukan,” ungkapnya.

Dalam proses pemulihan tersebut, berbagai pihak terlibat aktif, termasuk TNI, Polri, Kementerian Pekerjaan Umum, serta BNPB.

READ  Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Cabut Izin 2.039 Kios Pupuk Subsidi karena Langgar Harga Jual

Tito menilai, perpanjangan dana otsus dapat menjadi salah satu solusi strategis untuk mempercepat pemulihan sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan di Aceh.

“Kalau kemampuan fiskal negara memungkinkan, kami menyarankan agar dana otsus ini diperpanjang dan besarannya bisa dikembalikan ke 2 persen,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Di Tengah Perbedaan, Willem Wandik dan Elisabeth Flassy Hadir Membawa Kebahagiaan Idul Adha bagi Umat Muslim Tolikara

30 Mei 2026 - 15:23 WITA

Elisabeth Y. Flassy Wandik Menembus Pelosok Douw, Membawa Harapan bagi Generasi Emas Papua Pegunungan,”

30 Mei 2026 - 13:03 WITA

Dari Padangloang ke Baitullah, Hj Hasna Apae Menutup Perjalanan Hidupnya dengan Gelar Haji,TA Menag RI Sampaikan Belasungkawa

29 Mei 2026 - 20:41 WITA

Bupati Tolikara Salurkan Bantuan Hewan Qurban di Masjid Raya Tolikara dan Kota Jayapura

27 Mei 2026 - 12:11 WITA

WW Foundation Salurkan 2 Ekor Sapi Qurban di Hari Raya Idul Adha 1447 H

26 Mei 2026 - 21:44 WITA

Willem Wandik: Momentum Hari Kebangkitan Nasional Jadi Energi Baru Pembangunan Papua Pegunungan

20 Mei 2026 - 12:52 WITA

Trending di Nasional