Menu

Mode Gelap

Bisnis · 21 Des 2025 00:05 WITA

Asia Pasifik Dominasi Industri Furnitur Dunia, IFEX 2026 Jadi Panggung Strategis Produk Indonesia ke Pasar Global


 Asia Pasifik Dominasi Industri Furnitur Dunia, IFEX 2026 Jadi Panggung Strategis Produk Indonesia ke Pasar Global Perbesar

Soalindonesia – jakarta, Industri furnitur global tengah mengalami pergeseran besar. Kawasan Asia-Pasifik kini resmi menjadi pemain utama dengan menguasai sekitar 42 persen pendapatan furnitur dunia pada tahun 2024. Berdasarkan laporan Mordor Intelligence, dominasi ini dipicu oleh masifnya urbanisasi, tingginya angka kepemilikan rumah, serta kuatnya sektor manufaktur ekspor di kawasan tersebut.

Indonesia, sebagai salah satu kekuatan utama di Asia Tenggara, berada di posisi yang sangat kompetitif. Ketersediaan tenaga kerja, akses dekat ke bahan baku alami, serta efisiensi rantai pasok menjadikan Indonesia magnet baru bagi pasar furnitur global yang mencari kualitas dengan harga kompetitif.

Panggung Global: IFEX 2026 Pindah ke ICE BSD

Menanggapi potensi besar tersebut, gelaran furnitur dan kerajinan terbesar di tanah air, Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2026, siap kembali hadir. Namun, ada yang berbeda pada penyelenggaraan tahun depan. IFEX 2026 resmi berpindah lokasi ke Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang.

READ  Menteri LH Ajak Siswa Sekolah Rakyat Peduli Lingkungan Usai Banjir Besar di Bali

Perpindahan ini bukan tanpa alasan. Kapasitas venue yang lebih luas di ICE BSD dimaksudkan untuk mengakomodasi antusiasme pelaku industri yang terus meningkat. Selama ini, keterbatasan lahan membuat banyak produsen belum mendapatkan kesempatan untuk unjuk gigi.

“Kami melihat peningkatan minat dari para pengrajin yang ingin ikut serta di IFEX tiap tahunnya. Dengan kapasitas ICE BSD yang luas, kami ingin membuka ruang bagi pelaku industri kreatif Indonesia agar bisa menampilkan produk unggulannya di depan buyer mancanegara,” ujar Daswar Marpaung, Presiden Direktur Dyandra Promosindo.

READ  Paparan Radioaktif Cesium-137 di Cikande: Pemerintah Perketat Akses & Angkut Material Berbahaya

IFEX 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 5–8 Maret 2026 ini akan mengusung tema “Globally Crafted”. Tema ini mencerminkan semangat kolaborasi antara pengrajin lokal dan desainer modern untuk menciptakan produk yang estetik, fungsional, namun tetap berkelanjutan.

Ketua Umum Himpunan Industri Mebel Kerajinan Indonesia (HIMKI), Abdul Sobur, menegaskan bahwa produk Indonesia memiliki keunggulan narasi yang tidak dimiliki negara lain.

“Industri mebel kita memiliki karakter kuat yang menggabungkan budaya dan nilai berkelanjutan. Di IFEX 2026, kami ingin menunjukkan bahwa furnitur Indonesia bukan sekadar produk, melainkan karya budaya dengan nilai global,” tutur Abdul Sobur.

Setiap produk yang tampil di IFEX melalui proses kurasi ketat untuk memastikan:

  • Orisinalitas: Desain inovatif dengan standar produksi tinggi.

  • Keberlanjutan: Penggunaan material alami seperti kayu, bambu, dan rotan (baik material baru maupun daur ulang).

  • Narasi Produk: Setiap karya didukung dokumentasi proses pembuatan yang menunjukkan sisi craftsmanship.

READ  “Kami Pernah Satu Piring,” RMS Yakin Syahar Mampu Nahkodai NasDem Sulsel

Peluang Ekspor dan Pertumbuhan Ekonomi

Diselenggarakan oleh HIMKI dan Dyandra Promosindo, IFEX 2026 diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi nasional melalui transaksi ekspor. Pameran ini akan mempertemukan produsen nasional secara langsung dengan ribuan buyer internasional dari berbagai belahan dunia.

Bagi para pelaku industri dan buyer yang ingin terlibat dalam ajang bergengsi ini, registrasi telah dibuka sejak September 2025 melalui situs resmi di https://ifexindonesia.com/.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Menag Nasaruddin Umar di Haul Pendiri Tremas: Teladani Ulama, Hidupkan Doa untuk yang Telah Wafat

17 April 2026 - 14:07 WITA

Bupati Tolikara Willem Wandik Teken Hibah untuk BP Calon Wilayah Kembu, Perkuat Pelayanan Rohani

17 April 2026 - 00:41 WITA

Halal Bihalal MUI: Menag Nasaruddin Umar Serukan Persatuan Ulama dan Negara Demi Indonesia Damai

15 April 2026 - 22:27 WITA

Tausiah Menag RI Prof. H. Nasaruddin Umar di Halal Bi Halal DWP Kemenag Sarat Makna: Belajar dari Keteguhan dan Ujian Iman

15 April 2026 - 13:20 WITA

Menteri ESDM Dampingi Presiden Prabowo ke Moskow, Perkuat Diplomasi Energi Indonesia–Rusia

13 April 2026 - 14:25 WITA

Mendagri Tito Karnavian Usulkan Perpanjangan Dana Otsus Aceh hingga Pasca-2027

13 April 2026 - 14:03 WITA

Trending di Nasional