Menu

Mode Gelap

Nasional · 12 Apr 2026 19:41 WITA

BGN Jelaskan Penggunaan Jasa EO Rp113 Miliar, Disebut Langkah Strategis di Fase Awal


 BGN Jelaskan Penggunaan Jasa EO Rp113 Miliar, Disebut Langkah Strategis di Fase Awal Perbesar

Soalindonesia–JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memberikan penjelasan terkait penggunaan jasa event organizer (EO) dengan anggaran sekitar Rp113 miliar yang belakangan menjadi sorotan publik.

Menurut Dadan, penggunaan jasa EO merupakan bagian dari kebutuhan strategis BGN sebagai lembaga baru yang masih berada dalam tahap awal pembangunan sistem, struktur organisasi, serta tata kelola operasional.

“Sebagai lembaga baru, BGN belum memiliki sumber daya internal yang sepenuhnya siap untuk menangani seluruh kebutuhan kegiatan berskala besar secara mandiri,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (12/4/2026).

Butuh Dukungan Profesional

Dadan menjelaskan, berbagai kegiatan BGN seperti kampanye publik, sosialisasi nasional, hingga pelaksanaan program berskala besar membutuhkan dukungan profesional yang berpengalaman. Dalam hal ini, EO dinilai memiliki keahlian yang belum sepenuhnya dimiliki internal lembaga.

READ  Menag RI Prof Nasaruddin Umar Ajak Ulama Dunia Doakan Korban Banjir di Sumatera

“Penggunaan jasa EO merupakan langkah strategis untuk memastikan kegiatan berjalan profesional, terstandar, dan tepat waktu,” jelasnya.

Ia menambahkan, EO memiliki kemampuan dalam manajemen acara, mulai dari perencanaan, koordinasi vendor, pengelolaan teknis lapangan, hingga mitigasi risiko operasional.

Dukung Akuntabilitas dan Pengawasan

Selain aspek teknis, keterlibatan pihak ketiga juga disebut mendukung tata kelola administrasi dan keuangan yang lebih tertib. Dengan sistem yang terpusat, proses pengadaan, pembayaran vendor, hingga pelaporan kegiatan dapat terdokumentasi secara sistematis.

“Hal ini memudahkan proses audit, pengawasan, dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara,” kata Dadan.

READ  Haji Lebih Nyaman dan Terarah, KBIHU Annur Grup Tawarkan Pendampingan Intensif hingga Tanah Suci

Bukan Sekadar Seremonial

Ia menegaskan, kegiatan yang melibatkan EO bukan sekadar acara seremonial, melainkan bagian dari strategi komunikasi publik terkait isu gizi nasional. Termasuk di dalamnya kegiatan seperti bimbingan teknis (bimtek) bagi penjamah makanan guna meningkatkan standar keamanan pangan.

“EO berperan memastikan pesan pemerintah dapat dikemas secara efektif, menarik, dan berdampak luas,” ujarnya.

Solusi Sementara di Fase Awal

Dari sisi efisiensi, Dadan menilai penggunaan EO lebih rasional dibandingkan membangun tim internal secara cepat, yang membutuhkan waktu, biaya pelatihan, serta proses rekrutmen yang tidak instan.

READ  Melly Goeslaw Tekankan Kolaborasi Lintas Kementerian untuk Pastikan Pelestarian Budaya Relevan bagi Generasi Muda

“EO hadir sebagai solusi bridging agar program tetap dapat dieksekusi tanpa mengorbankan kualitas dan waktu,” jelasnya.

Meski demikian, ia menegaskan BGN tetap berkomitmen menjalankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap penggunaan anggaran. Seluruh pengeluaran dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan dan terbuka untuk diawasi oleh lembaga pengawas internal maupun eksternal.

“Setiap penggunaan anggaran, termasuk jasa EO, dilakukan melalui mekanisme yang sesuai aturan dan dapat diawasi,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Di Tengah Perbedaan, Willem Wandik dan Elisabeth Flassy Hadir Membawa Kebahagiaan Idul Adha bagi Umat Muslim Tolikara

30 Mei 2026 - 15:23 WITA

Elisabeth Y. Flassy Wandik Menembus Pelosok Douw, Membawa Harapan bagi Generasi Emas Papua Pegunungan,”

30 Mei 2026 - 13:03 WITA

Dari Padangloang ke Baitullah, Hj Hasna Apae Menutup Perjalanan Hidupnya dengan Gelar Haji,TA Menag RI Sampaikan Belasungkawa

29 Mei 2026 - 20:41 WITA

Bupati Tolikara Salurkan Bantuan Hewan Qurban di Masjid Raya Tolikara dan Kota Jayapura

27 Mei 2026 - 12:11 WITA

WW Foundation Salurkan 2 Ekor Sapi Qurban di Hari Raya Idul Adha 1447 H

26 Mei 2026 - 21:44 WITA

Willem Wandik: Momentum Hari Kebangkitan Nasional Jadi Energi Baru Pembangunan Papua Pegunungan

20 Mei 2026 - 12:52 WITA

Trending di Nasional