Menu

Mode Gelap

News · 6 Jul 2026 07:52 WITA

Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga, Warga dan Nelayan Dilarang Beraktivitas dalam Radius 3 Kilometer


 Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga, Warga dan Nelayan Dilarang Beraktivitas dalam Radius 3 Kilometer Perbesar

Soalindonesia–SERANG – Gunung Anak Krakatau (GAK) hingga kini masih berstatus Level III (Siaga) dan berpotensi mengalami erupsi. Masyarakat maupun kapal, terutama nelayan, diminta tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif gunung api yang berada di perairan Selat Sunda tersebut.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Deny Mardiono, mengatakan aktivitas vulkanik masih terus terpantau melalui alat perekam seismik di Pos Pengamatan GAK, Pasauran, Kabupaten Serang, Banten.

“Potensi erupsi masih ada. Pelaporan akan tetap kita teruskan ke masyarakat, baik itu melalui grup maupun portal vulkanologi ataupun Badan Geologi,” kata Deny, Minggu (5/7/2026).

READ  Demo Buruh di DPR Berakhir, Massa Lanjutkan Aksi di Daerah

Berdasarkan hasil pemantauan, aktivitas gempa tremor masih terekam. Selain itu, kepulan asap putih juga masih terlihat keluar dari puncak Gunung Anak Krakatau dengan ketinggian sekitar 5 hingga 10 meter. Arah sebaran asap bergantung pada kondisi angin di sekitar kawasan gunung.

Meski aktivitas vulkanik masih berlangsung, PVMBG memastikan kawasan wisata di sepanjang Pantai Anyer, Cinangka, hingga Carita tetap berada dalam kondisi aman. Hal itu karena jarak kawasan wisata tersebut dengan Gunung Anak Krakatau mencapai sekitar 42 kilometer atau jauh di luar zona larangan beraktivitas.

READ  Kapolri Murka Kasus Brimob Aniaya Pelajar di Tual, Perintahkan Usut Tuntas

“Untuk Pantai Anyer, Cinangka, Carita dan sekitarnya itu kurang lebih jauhnya 42 kilometer. Jadi, material vulkaniknya tidak akan sampai ke Anyer dan Carita, hanya berada di tubuh Gunung Anak Krakatau,” ujar Deny.

PVMBG juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, termasuk video maupun unggahan di media sosial yang mengklaim memperlihatkan letusan dahsyat Gunung Anak Krakatau. Warga diminta mengikuti perkembangan aktivitas gunung api hanya melalui informasi resmi yang disampaikan pemerintah dan PVMBG.

Sementara itu, Wakil Bupati Serang, Najib Hamas, memastikan aktivitas pariwisata di kawasan Anyer, Cinangka, hingga Carita masih berjalan normal dan aman untuk dikunjungi wisatawan.

READ  Gunung Ibu di Halmahera Barat Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 900 Meter di Atas Puncak

“Walaupun statusnya Siaga Level III, jangan khawatir. Bagi para wisatawan silakan berlibur ke kawasan Pantai Anyer dan Cinangka. Saya pastikan kondusif dan semoga ke depan tidak ada erupsi lagi,” kata Najib.

Pemerintah daerah menegaskan akan terus berkoordinasi dengan PVMBG dan instansi terkait untuk memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Apabila terjadi peningkatan aktivitas vulkanik yang berpotensi membahayakan masyarakat, informasi dan peringatan akan segera disampaikan melalui saluran resmi pemerintah.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Inspiratif! Puteri Ekraf Sulselbar 2026 Aura Malaeka Gaungkan Misi UMKM Luwu Timur Mendunia di RRI Pro 1 Makassar

6 Juli 2026 - 23:18 WITA

PDIP Respons Santai Misi PSI Jadikan Jawa Tengah “Kandang Gajah”, Said Abdullah: Siapa yang Bikin Hoaks?

6 Juli 2026 - 15:06 WITA

Ketua Komisi VIII DPR: Usulan RUU Terkait LGBT Harus Dikaji Mendalam dan Berdasarkan Naskah Akademik

6 Juli 2026 - 14:49 WITA

KPK Verifikasi Laporan Penolakan Gratifikasi Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni

6 Juli 2026 - 14:37 WITA

Mahasiswi Telkom University yang Hilang Sejak 30 Juni Belum Ditemukan, Polisi Terus Lakukan Pencarian

6 Juli 2026 - 14:06 WITA

Sumur Minyak Tradisional di Aceh Timur Meledak, Lima Mobil Damkar Dikerahkan

6 Juli 2026 - 07:35 WITA

Trending di News