Menu

Mode Gelap

Nasional · 11 Sep 2025 18:37 WITA

AHY Dukung Tim Investigasi Demo Ricuh, Yusril Nilai Tak Mendesak


 AHY Dukung Tim Investigasi Demo Ricuh, Yusril Nilai Tak Mendesak Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendukung penuh rencana Presiden Prabowo Subianto membentuk tim investigasi independen pascademonstrasi berujung ricuh.

Menurutnya, langkah itu sangat penting untuk menjernihkan informasi yang simpang siur di tengah masyarakat.

“Saya rasa memang harus kita bisa identifikasi dengan utuh sehingga mencegah terjadinya misinformasi, disinformasi,” kata AHY di Istana Negara, Jakarta, Kamis (11/9).

AHY menilai, tim investigasi independen diperlukan agar publik tidak lagi dibuat bingung oleh kabar yang beredar tanpa dasar. Ia mengingatkan, misinformasi, fitnah, hingga teori konspirasi bisa memicu perpecahan.

READ  Mensos Saifullah Yusuf Tanggapi Polemik Usulan Soeharto Jadi Pahlawan Nasional: “Itu Keputusan Tim, Bukan Pribadi”

“Kalau kita ingin mengetahui sebuah insiden, sebuah tragedi, maka perlu diketahui secara utuh sehingga menghindari fitnah, hoaks, dan lain sebagainya. Termasuk juga menghindari teori konspirasi,” tegasnya.

Yusril: TPGF Perlu Waktu Panjang

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menilai pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) masih membutuhkan waktu panjang. Ia menyebut langkah hukum terkait kericuhan sudah berjalan sebagaimana mestinya.

“Sekarang juga fakta-faktanya sudah jelas, langkah hukum sudah diambil dan proses sudah berjalan. Jadi saya kira daripada menunggu lama pembentukan TPGF, lebih baik menggunakan aparat penegak hukum yang ada sekarang, lebih cepat bekerjanya,” kata Yusril.

READ  Rekrutmen ASN 2026 Lebih Selektif, Sri Mulyani Terapkan Kebijakan Zero hingga Minus Growth

Yusril menegaskan polisi telah menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam aksi ricuh, termasuk melakukan penahanan dan pemeriksaan. Ia bahkan mengecek langsung penanganan kasus di Polda Metro Jaya dan Polda Makassar.

Otto: Keputusan di Tangan Presiden

Wakil Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan menilai keputusan pembentukan tim investigasi independen sepenuhnya ada pada Presiden. Menurutnya, kepolisian sejauh ini sudah bekerja dengan baik.

“Ya itu keputusan Pak Presiden ya, apakah perlu dibentuk tim investigasi atau tidak. Walaupun sekarang ini kami belum melihat urgensinya, karena Kepolisian telah bekerja dengan baik. Semua tahanan diperlakukan dengan baik,” ujar Otto.

READ  Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Tanggapi Kritik Soal Gaya Komunikasi: “Saya Selalu Berdasarkan Survei, Bukan Asumsi”
Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Menag Nasaruddin Umar di Haul Pendiri Tremas: Teladani Ulama, Hidupkan Doa untuk yang Telah Wafat

17 April 2026 - 14:07 WITA

Bupati Tolikara Willem Wandik Teken Hibah untuk BP Calon Wilayah Kembu, Perkuat Pelayanan Rohani

17 April 2026 - 00:41 WITA

Halal Bihalal MUI: Menag Nasaruddin Umar Serukan Persatuan Ulama dan Negara Demi Indonesia Damai

15 April 2026 - 22:27 WITA

Tausiah Menag RI Prof. H. Nasaruddin Umar di Halal Bi Halal DWP Kemenag Sarat Makna: Belajar dari Keteguhan dan Ujian Iman

15 April 2026 - 13:20 WITA

Menteri ESDM Dampingi Presiden Prabowo ke Moskow, Perkuat Diplomasi Energi Indonesia–Rusia

13 April 2026 - 14:25 WITA

Mendagri Tito Karnavian Usulkan Perpanjangan Dana Otsus Aceh hingga Pasca-2027

13 April 2026 - 14:03 WITA

Trending di Nasional