Menu

Mode Gelap

News · 22 Jul 2026 10:36 WITA

Babak Baru Ekonomi Tolikara Dimulai, Bupati Willem Wandik Resmi Buka Muskab I KADIN dan Dorong Investasi hingga UMKM Go Internasional


 Babak Baru Ekonomi Tolikara Dimulai, Bupati Willem Wandik Resmi Buka Muskab I KADIN dan Dorong Investasi hingga UMKM Go Internasional Perbesar

SOAlINDONESIA—TOLIKARA—Babak baru pembangunan ekonomi di Kabupaten Tolikara resmi dimulai. Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos., secara resmi membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) I Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Tolikara di Aula GIDI Karubaga, Selasa (21/7/2026).

Muskab perdana organisasi dunia usaha tersebut menjadi tonggak sejarah sekaligus momentum strategis dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, investor, dan UMKM guna mewujudkan perekonomian Tolikara yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.

Pembukaan Muskab berlangsung khidmat dengan ditandai pemukulan tifa oleh Bupati Willem Wandik yang kemudian dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta sebagai simbol dimulainya rangkaian persidangan organisasi.

Mengusung tema “Mendorong Investasi, Mendorong UMKM dan Membangun Ekonomi Tolikara yang Maju, Mandiri dan Berdaya Saing,” forum secara musyawarah mufakat menetapkan Efraim J. Abu Bakar Wandik, ST sebagai Ketua KADIN Kabupaten Tolikara.

Suasana Muskab semakin semarak dengan hadirnya pameran produk unggulan UMKM Orang Asli Tolikara yang menampilkan beragam komoditas khas daerah, mulai dari kopi Tolikara, es krim buah merah, roti, noken, hasil pertanian, hingga berbagai produk olahan lokal yang menjadi kebanggaan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua I KADIN Provinsi Papua Pegunungan Bayam Keroman, ST mewakili Ketua KADIN Provinsi Papua Pegunungan Andro Pahabol, ST, bersama jajaran pengurus KADIN Provinsi, unsur Forkopimda, TNI-Polri, organisasi kepemudaan (OKP), pelaku usaha, wirausaha muda Orang Asli Papua (OAP), serta para tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Willem Wandik menegaskan bahwa KADIN harus hadir sebagai organisasi yang mampu membina, memediasi, sekaligus memfasilitasi seluruh pelaku usaha, terutama sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

READ  Menag Nasaruddin Umar Kunjungi Ponpes Al Ikhlas Pasarwajo, Hidupkan Kembali Jejak Sejarah Islam di Buton

Menurutnya, KADIN memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah melalui peningkatan investasi serta pengembangan berbagai potensi lokal yang dimiliki Tolikara.

“Berbagai potensi ekonomi yang dimiliki Kabupaten Tolikara harus terus dikembangkan agar mampu bersaing dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Melalui sinergi antara pemerintah, KADIN, dan pelaku usaha, kita berharap semakin banyak investasi yang masuk sehingga mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat,” ujar Willem Wandik.

Komitmen tersebut tidak hanya disampaikan melalui pidato. Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelaku UMKM Orang Asli Tolikara, Bupati Willem Wandik membeli langsung berbagai produk yang dipamerkan selama kegiatan berlangsung.

Ia menilai komoditas unggulan seperti kopi Tolikara, buah merah, serta hasil pertanian lainnya memiliki nilai ekonomi tinggi apabila dikelola secara profesional, didukung pembinaan yang berkelanjutan, dan dipasarkan secara lebih luas.

Bupati berharap kepengurusan baru KADIN mampu memperkuat organisasi, meningkatkan kualitas pendampingan kepada para pelaku usaha, sekaligus memperluas promosi produk-produk unggulan Tolikara hingga mampu bersaing di tingkat regional, nasional, bahkan internasional.

Sementara itu, Wakil Ketua I KADIN Provinsi Papua Pegunungan Bayam Keroman menjelaskan bahwa dirinya mendapat mandat langsung dari Ketua KADIN Provinsi Papua Pegunungan, Andro Pahabol, untuk memastikan seluruh tahapan Muskab I berjalan sesuai mekanisme organisasi.

Menurutnya, Muskab pertama di Kabupaten Tolikara merupakan sejarah baru bagi dunia usaha di wilayah pegunungan Papua.

“Kami diutus langsung oleh Ketua KADIN Provinsi Papua Pegunungan, Bung Andro Pahabol, untuk melakukan tahapan konsultasi Muskab I KADIN Kabupaten Tolikara. Setelah mengikuti seluruh proses yang dibuka langsung oleh Bupati Tolikara, kami merekomendasikan sejumlah langkah strategis sebagai pedoman dalam membangkitkan ekonomi perdagangan dan UMKM Orang Asli Papua, khususnya Orang Asli Tolikara,” jelas Bayam.

READ  Komnas HAM Periksa 18 Saksi, Penyelidikan Kasus Munir Kembali Dibuka

Ia mengapresiasi potensi ekonomi yang dipamerkan para pelaku UMKM dan menilai Tolikara memiliki kekuatan besar untuk berkembang menjadi pusat ekonomi berbasis komoditas lokal.

Menurut Bayam, perhatian Bupati Willem Wandik yang membeli langsung produk-produk UMKM menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap pengusaha lokal.

“Khusus kopi Tolikara, Bapak Bupati berharap ke depan pemasarannya tidak hanya di tingkat nasional, tetapi mampu menembus pasar internasional,” katanya.

Bayam menambahkan, KADIN akan berperan sebagai jembatan antara pemerintah, dunia usaha, dan UMKM melalui pembinaan, pendampingan usaha, akses pembiayaan, hingga perluasan jaringan pemasaran.

Ia juga mengajak seluruh pengusaha di Kabupaten Tolikara untuk bergabung sebagai anggota KADIN agar organisasi tersebut benar-benar menjadi rumah besar bagi dunia usaha.

Dalam kesempatan yang sama, Bayam menegaskan bahwa kepengurusan KADIN yang memiliki legitimasi di Provinsi Papua Pegunungan hanya satu, yakni kepengurusan hasil Musyawarah Provinsi (Musprov) yang dipimpin oleh Andro Pahabol, ST.

Menurutnya, setelah pelaksanaan Muskab di Tolikara, KADIN Provinsi Papua Pegunungan akan melanjutkan konsolidasi organisasi di seluruh kabupaten sebelum pelantikan kepengurusan provinsi maupun kabupaten sesuai arahan DPP KADIN Indonesia.

Ketua Steering Committee Muskab I KADIN Kabupaten Tolikara, Levis Bintang Kogoya, ST, menyebut pelaksanaan Muskab sebagai tonggak sejarah perjalanan KADIN di Tolikara.

READ  Saat Prabowo Berlutut Serahkan Bintang Jasa untuk Nyak Sandang, Penyumbang Pembelian Pesawat Pertama RI

Ia berharap organisasi tersebut mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengembangkan dunia usaha, memperkuat UMKM, meningkatkan daya saing produk lokal, serta mendorong kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Ketua KADIN Kabupaten Tolikara terpilih, Efraim J. Abu Bakar Wandik, ST, menyatakan komitmennya menjadikan KADIN sebagai pusat pergerakan ekonomi masyarakat dengan mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang dimiliki Tolikara.

“Tentunya harapan saya sebagai Ketua KADIN Tolikara adalah menjadikan KADIN sebagai pusat sentral perputaran ekonomi, membantu UMKM melalui potensi sumber daya alam yang ada, serta membangun kolaborasi dengan perkembangan ekonomi global,” ujarnya.

Ia menegaskan kepengurusan yang dipimpinnya akan berfokus pada pembukaan lapangan kerja baru, penguatan UMKM, pengurangan angka kemiskinan, pemberdayaan generasi muda, serta peningkatan investasi yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kita ingin membuka lapangan kerja, mengurangi kemiskinan, membantu anak-anak muda terus berkreativitas, menjunjung tinggi nilai kebersamaan, dan mengurangi pengangguran. Saya percaya melalui kolaborasi yang baik kita dapat menuju kesejahteraan masyarakat Tolikara yang lebih baik,” tuturnya.

Terbentuknya kepengurusan definitif KADIN Kabupaten Tolikara menandai dimulainya babak baru pembangunan ekonomi daerah. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, KADIN diharapkan menjadi motor penggerak investasi, penguatan UMKM, pengembangan produk unggulan lokal, serta perluasan akses pasar hingga tingkat nasional dan internasional.

Muskab I KADIN Tolikara bukan sekadar agenda organisasi, melainkan fondasi awal lahirnya ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, menuju Tolikara yang semakin maju, mandiri, tangguh, serta memiliki daya saing di kancah nasional maupun global.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

Kejati Jatim Tetapkan Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Jadi Tersangka Korupsi Pakan Hewan, Negara Rugi Rp10,2 Miliar

22 Juli 2026 - 12:00 WITA

DPR dan Pemerintah Sahkan UU Pusat Finansial Internasional Indonesia, Bidik Investasi Global dan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

22 Juli 2026 - 11:42 WITA

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik Sudaryati Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Juli 2026 - 11:29 WITA

Audiensi dengan Bupati, Puteri Ekraf Sulselbar 2026 Mantapkan Langkah Kembangkan Potensi Ekonomi Kreatif Luwu Timur

20 Juli 2026 - 22:28 WITA

Patroli Gabungan Polda Sulsel Amankan 11 Remaja, Sita Busur Panah dan Miras di Makassar

20 Juli 2026 - 20:08 WITA

Bupati Willem Wandik dan GIDI Wilayah Toli Perkuat Sinergi, Persiapan Pelaku GIDI Dimatangkan dari Aula hingga Bukit Doa

19 Juli 2026 - 16:26 WITA

Trending di News