SOALINDO—ACEH – Kementerian Agama (Kemenag) RI kembali menegaskan komitmennya dalam kerja-kerja kemanusiaan. Satu kontainer berisi makanan siap saji dari Kemenag RI telah tiba di Aceh dan siap didistribusikan kepada masyarakat terdampak bencana.
Bantuan ini merupakan bagian dari program Kemenag Peduli, sebuah gerakan sosial yang dikembangkan pada era kepemimpinan Menteri Agama saat ini sebagai wujud kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.
Selain bantuan logistik berupa makanan siap saji yang memiliki daya tahan lama dan tidak mudah basi, Kemenag RI juga menyalurkan uang kas sebesar Rp37 miliar untuk mendukung penanganan dampak bencana. Bantuan lainnya berupa hunian sementara (huntara) disiapkan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
Tenaga Ahli Menteri Agama RI, Dr. H. Bunyamin M. Yapid, turun langsung ke lapangan untuk mengawal proses pendistribusian bantuan tersebut. Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para korban.

“Semoga program Kemenag Peduli ini benar-benar memberi manfaat bagi saudara-saudari kita yang terdampak bencana. Kemenag berupaya hadir tidak hanya secara simbolik, tetapi juga melalui aksi nyata di lapangan,” ujar Dr. Bunyamin.
Sebelumnya, Kementerian Agama RI juga telah menyalurkan bantuan kemanusiaan dengan total nilai mencapai Rp140 miliar ke berbagai wilayah terdampak bencana di Indonesia. Bantuan tersebut meliputi logistik, dukungan sosial keagamaan, serta upaya pemulihan pascabencana.
Melalui Kemenag Peduli, Kemenag menegaskan perannya sebagai institusi yang tidak hanya mengurusi aspek keagamaan, tetapi juga aktif dalam misi kemanusiaan. Program ini menjadi ikhtiar berkelanjutan agar Kemenag senantiasa hadir di tengah masyarakat, terutama saat mereka berada dalam kondisi paling sulit.
Bantuan dari Kemenag RI tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pemerintah daerah Aceh. Diharapkan, dukungan ini dapat meringankan beban korban bencana serta membantu mempercepat proses pemulihan kehidupan warga terdampak.











