Menu

Mode Gelap

Nasional · 7 Mei 2026 09:55 WITA

Bekies Kogoya Dukung Langkah Tegas Gubernur Meki Nawipa Berantas Tambang Ilegal di Papua Tengah


 Screenshot Perbesar

Screenshot

SOALINDONESIA—PAPUATENGAH — Unsur Pimpinan DPRD Provinsi Papua Tengah, Bekies Kogoya, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dalam memberantas aktivitas pertambangan tanpa izin atau tambang ilegal yang dinilai merusak lingkungan dan merugikan masyarakat adat.

Dukungan tersebut disampaikan menyusul komitmen Gubernur Meki Nawipa untuk melakukan penertiban terhadap aktivitas tambang ilegal yang beroperasi tanpa memperhatikan aturan hukum maupun hak-hak masyarakat adat pemilik ulayat di Papua Tengah.

Bekies Kogoya menilai langkah yang diambil Pemerintah Provinsi Papua Tengah merupakan bentuk keberpihakan terhadap perlindungan lingkungan hidup serta penghormatan terhadap masyarakat adat yang selama ini menjadi pemilik sah tanah ulayat di wilayah Papua.

READ  Mensos Saifullah Yusuf Tanggapi Polemik Usulan Soeharto Jadi Pahlawan Nasional: “Itu Keputusan Tim, Bukan Pribadi”

“Langkah tegas yang disampaikan Bapak Gubernur Meki Nawipa patut didukung semua pihak. Tambang ilegal bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga sering mengabaikan hak masyarakat adat yang memiliki tanah ulayat,” ujar Bekies Kogoya dalam keterangannya, Rabu (6/5/2026).

Ia menegaskan bahwa seluruh aktivitas investasi maupun pengelolaan sumber daya alam di tanah Papua wajib menghormati aturan adat dan melibatkan masyarakat pemilik hak ulayat.

Menurutnya, keberadaan tambang ilegal selama ini telah memicu berbagai persoalan, mulai dari kerusakan ekosistem hingga potensi konflik sosial di tengah masyarakat.

READ  Zulkifli Hasan Raih Predikat Menko Berkinerja Terbaik Versi IPO, Publik Nilai Kebijakannya Langsung Sentuh Rakyat Kecil

“Tidak boleh ada aktivitas pertambangan yang berjalan tanpa izin resmi dan tanpa persetujuan masyarakat adat. Tanah Papua memiliki aturan adat yang harus dihormati oleh siapa pun,” tegasnya.

Bekies juga menekankan bahwa lembaga adat di setiap wilayah memiliki kewenangan dan posisi penting dalam menjaga hak-hak masyarakat adat atas tanah dan sumber daya alam.

Karena itu, dirinya mendukung penuh langkah pemerintah dalam melakukan penertiban terhadap seluruh aktivitas tambang ilegal yang merugikan masyarakat maupun lingkungan hidup.

“Kami mendukung penuh upaya pemerintah dalam menindak aktivitas tambang ilegal. Penegakan hukum harus berjalan seiring dengan perlindungan terhadap masyarakat adat dan kelestarian lingkungan,” tambahnya.

READ  Dilantik Jadi Wakil Panglima TNI, Jenderal Tandyo Dapat Instruksi Khusus dari Prabowo

Sebelumnya, Meki Nawipa menyampaikan komitmennya untuk memberantas tambang ilegal usai menjadi pembicara utama dalam Focus Group Discussion (FGD) mengenai strategi integrasi hulu-hilir cadangan emas di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Dalam forum tersebut, Gubernur Meki Nawipa menyoroti dampak kerusakan ekosistem akibat maraknya aktivitas tambang ilegal serta menegaskan pentingnya menjaga ketahanan lingkungan dan melindungi hak masyarakat adat dari kerugian ekonomi maupun sosial.

Artikel ini telah dibaca 111 kali

Baca Lainnya

Kementerian PU Siapkan Rp30,16 Triliun untuk Benahi 136 Perlintasan Sebidang hingga 2044

5 Juli 2026 - 22:13 WITA

Komdigi Targetkan Kecepatan Internet Nasional Tembus 100 Mbps dalam Dua Tahun

5 Juli 2026 - 22:05 WITA

Menteri LH Tinjau Kebakaran TPA Jatiwaringin, Minta Pemda Perkuat Mitigasi Musim Kemarau

5 Juli 2026 - 21:47 WITA

Ekonom: Keberhasilan Pusat Finansial Internasional Bergantung pada Kepastian Hukum, Bukan Sekadar Insentif Pajak

5 Juli 2026 - 21:32 WITA

PM Singapura Lawrence Wong Kunjungi Jakarta, Sejumlah Ruas Jalan Ditutup Sementara

5 Juli 2026 - 07:57 WITA

Menkeu Purbaya Optimistis Ekonomi Tumbuh 6 Persen, KPR 40 Tahun Tuai Pro-Kontra

5 Juli 2026 - 07:51 WITA

Trending di Nasional