Menu

Mode Gelap

Nasional · 6 Sep 2025 23:58 WITA

DPR Respon “17+8 Tuntutan Rakyat”, Dasco Umumkan 5 Langkah Konkret


 DPR Respon “17+8 Tuntutan Rakyat”, Dasco Umumkan 5 Langkah Konkret Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan bahwa DPR telah merespons tuntutan publik yang dikenal dengan istilah “17+8 Tuntutan Rakyat” dengan mengambil sejumlah langkah konkret.

Menurut Dasco, keputusan tersebut diharapkan dapat memperbaiki citra lembaga legislatif sekaligus mengembalikan kepercayaan publik.

“Keputusan ini diambil DPR RI untuk merespons aspirasi masyarakat, memperbaiki diri menjadi lembaga yang inklusif, dan mengembalikan kepercayaan publik,” ujar Dasco dalam keterangannya, Sabtu (6/9).

5 Langkah DPR Menanggapi Tuntutan Publik

1. Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR

DPR menyepakati penghentian tunjangan perumahan bagi anggota DPR, berlaku sejak 31 Agustus 2025. Kebijakan ini diambil setelah kritik masyarakat terkait fasilitas berlebihan yang dinilai membebani anggaran negara.

READ  Wamenag Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatra Utara

2. Moratorium Kunjungan Kerja ke Luar Negeri

Sejak 1 September 2025, DPR memberlakukan moratorium perjalanan dinas ke luar negeri, kecuali menghadiri undangan resmi kenegaraan. Langkah ini ditujukan untuk menekan pengeluaran dan meningkatkan efisiensi anggaran.

3. Pemangkasan Tunjangan dan Fasilitas Anggota DPR

DPR akan memangkas sejumlah fasilitas, termasuk biaya listrik, jasa telepon, biaya komunikasi intensif, hingga tunjangan transportasi. Dasco menyebut kebijakan ini sebagai bentuk keseriusan DPR merespons suara publik.

4. Penonaktifan Anggota DPR oleh Partai Politik

DPR mendukung langkah partai politik yang menonaktifkan anggota dewan terlibat kontroversi. Mereka yang dinonaktifkan tidak akan lagi menerima hak-hak keuangan. DPR juga meminta Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) berkoordinasi dengan lembaga etik partai untuk memperkuat penegakan integritas.

READ  Menke­s Budi Gunadi: Peserta BPJS Kesehatan Sebaiknya Difokuskan untuk Masyarakat Menengah ke Bawah

5. Komitmen Transparansi dan Partisipasi Publik

DPR berkomitmen memperkuat keterbukaan dalam proses legislasi serta membuka ruang lebih luas bagi partisipasi publik. Aspirasi masyarakat disebut akan dijadikan dasar penting dalam setiap pengambilan keputusan.

Dasco menegaskan bahwa langkah-langkah tersebut merupakan awal dari reformasi internal DPR dalam merespons desakan publik.

“Semoga langkah ini bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap DPR sekaligus menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih bersih dan efisien,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

Baca Lainnya

Puspenma Siapkan 1.900 Beasiswa 2026, Dorong Dosen PTK Tempuh Studi Doktor dan Perkuat Riset

28 Februari 2026 - 21:43 WITA

Satgas PRR Targetkan Seluruh Pengungsi Pascabencana Sumatera Direlokasi Sebelum Idulfitri 2026

28 Februari 2026 - 21:28 WITA

AS dan Israel Serang Iran, Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog

28 Februari 2026 - 21:02 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kepala BGN: 93 Persen Anggaran Rp268 Triliun Dialokasikan untuk Program Makan Bergizi

28 Februari 2026 - 20:29 WITA

Bupati Tolikara Serahkan DPA 2026, Tandai Dimulainya Pelaksanaan APBD Rp1,64 Triliun

28 Februari 2026 - 15:22 WITA

Trending di Nasional