Menu

Mode Gelap

Nasional · 22 Sep 2025 23:57 WITA

Jokowi Resmi Jadi Anggota Dewan Penasihat Global Bloomberg New Economy


 Jokowi Resmi Jadi Anggota Dewan Penasihat Global Bloomberg New Economy Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi, resmi ditunjuk sebagai anggota Dewan Penasihat Global Bloomberg New Economy, sebuah forum strategis yang menghimpun tokoh-tokoh berpengaruh dari berbagai belahan dunia untuk merespons tantangan global yang semakin kompleks.

Pengumuman ini disampaikan langsung melalui laman resmi Bloomberg New Economy. Dalam pernyataannya, Bloomberg menegaskan pentingnya peran dewan penasihat ini sebagai penunjuk arah bagi forum dan inisiatif Bloomberg dalam menyusun solusi terhadap isu-isu besar dunia.

“Kelompok penasihat ini membawa pengalaman di level tertinggi bisnis, pemerintahan, dan organisasi multilateral. Masukan mereka sangat penting dalam membimbing upaya kami,” tulis Bloomberg dalam pengumuman resminya.

Tokoh Dunia dalam Satu Forum

Dewan Penasihat Global ini dibentuk pada April 2025, dan beranggotakan para pemimpin dari sektor bisnis, pemerintahan, hingga organisasi multilateral. Selain Jokowi, beberapa nama besar yang juga ditunjuk antara lain:

READ  Kemenham Luncurkan Aplikasi PRISMA, Dorong Kepatuhan HAM di Dunia Usaha

Gita Gopinath, Wakil Direktur Pelaksana Pertama IMF

Dawn Fitzpatrick, CEO Soros Fund Management

Josephine Wapakabulo, Pendiri TIG Africa

Gan Kim Yong, Wakil Perdana Menteri Singapura

Namun, Jokowi menjadi satu-satunya mantan kepala negara yang masuk dalam jajaran penasihat global ini.

Profil Jokowi di Mata Bloomberg

Bloomberg menggambarkan Jokowi sebagai sosok yang unik dalam lanskap politik Indonesia. Dalam profil resminya, ia disebut sebagai politisi, insinyur, dan pengusaha yang memimpin Indonesia selama dua periode sejak 2014 hingga 2024.

“Joko Widodo, dikenal luas sebagai Jokowi, adalah politisi, insinyur, dan pengusaha Indonesia yang menjabat sebagai presiden ketujuh Indonesia pada 2014–2024. Ia adalah presiden pertama yang tidak lahir dari kalangan elite politik atau militer di Indonesia,” tulis Bloomberg, lengkap dengan potret resmi Jokowi semasa menjabat.

READ  5.573 Honorer Dompu Lolos PPPK Paruh Waktu, Antrean SKCK di Polres Membludak

Meski tidak dijelaskan secara rinci alasan pemilihannya, penunjukan Jokowi diduga kuat didasari oleh pengalamannya dalam mengelola ekonomi negara berkembang, mendorong infrastruktur, dan mengambil kebijakan strategis di tengah tantangan global seperti pandemi, geopolitik, dan transformasi digital.

Bloomberg New Economy: Misi Global

Bloomberg New Economy merupakan platform global yang didirikan pada 2018 oleh Michael Bloomberg, dengan misi menjembatani pergeseran kekuatan ekonomi dunia — dari Barat ke Timur dan dari negara maju ke negara berkembang.

Forum ini secara rutin menggelar konferensi di berbagai kota dunia seperti Singapura, Beijing, Marrakesh, hingga São Paulo, menghadirkan kepala negara, CEO perusahaan multinasional, investor besar, dan inovator untuk membahas solusi atas berbagai tantangan besar dunia.

READ  Prabowo Subianto Terima Michael Bloomberg di Istana, Bahas Kerja Sama SDM, Kesehatan, dan Konservasi Laut

Isu yang diangkat meliputi:

Persaingan geopolitik AS–China

Krisis dan risiko rantai pasok global

Perubahan iklim dan keberlanjutan

Mobilisasi modal untuk pembangunan global

Transformasi ekonomi pasca-pandemi

Komitmen Terhadap Isu Global

Penunjukan Jokowi ke dalam dewan ini menandai kepercayaan internasional terhadap kontribusi pemimpin dari negara berkembang dalam percaturan global. Sebagai penasihat, Jokowi diharapkan dapat memberikan perspektif dari Global South dan menyuarakan kepentingan negara-negara berkembang dalam agenda ekonomi dunia.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

Baca Lainnya

Menag Nasaruddin Umar di Haul Pendiri Tremas: Teladani Ulama, Hidupkan Doa untuk yang Telah Wafat

17 April 2026 - 14:07 WITA

Bupati Tolikara Willem Wandik Teken Hibah untuk BP Calon Wilayah Kembu, Perkuat Pelayanan Rohani

17 April 2026 - 00:41 WITA

Halal Bihalal MUI: Menag Nasaruddin Umar Serukan Persatuan Ulama dan Negara Demi Indonesia Damai

15 April 2026 - 22:27 WITA

Tausiah Menag RI Prof. H. Nasaruddin Umar di Halal Bi Halal DWP Kemenag Sarat Makna: Belajar dari Keteguhan dan Ujian Iman

15 April 2026 - 13:20 WITA

Menteri ESDM Dampingi Presiden Prabowo ke Moskow, Perkuat Diplomasi Energi Indonesia–Rusia

13 April 2026 - 14:25 WITA

Mendagri Tito Karnavian Usulkan Perpanjangan Dana Otsus Aceh hingga Pasca-2027

13 April 2026 - 14:03 WITA

Trending di Nasional