Menu

Mode Gelap

Nasional · 20 Agu 2025 21:41 WITA

KCIC Pastikan Whoosh Aman Pasca Gempa, 5 Perjalanan Sempat Tertunda


 KCIC Pastikan Whoosh Aman Pasca Gempa, 5 Perjalanan Sempat Tertunda Perbesar

SOALINDONESIA – JAKARTA – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan operasional kereta cepat Whoosh tetap aman setelah gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,9 mengguncang wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (20/8/2025) pukul 19.55 WIB.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan perjalanan Whoosh menjadi prioritas utama perusahaan.

“Notifikasi gempa juga muncul pada sistem deteksi yang terpasang di sepanjang jalur Whoosh. Menindaklanjuti hal tersebut, perjalanan sempat tertahan sesaat untuk memastikan keselamatan melalui pemeriksaan petugas power supply, jalur, dan keamanan,” kata Eva dalam keterangannya.

Pemeriksaan Jalur dan Penundaan Sementara

READ  Ketua Pansus Pemakzulan Bupati Pati Ngaku Diintai Orang Tak Dikenal

Sebagai langkah antisipasi, KCIC melakukan pemeriksaan lapangan dan memanfaatkan sensor serta CCTV untuk memantau potensi gangguan. Hasil pengecekan memastikan tidak ada kerusakan pada prasarana maupun potensi dampak yang membahayakan perjalanan.

Tercatat ada 5 perjalanan Whoosh yang mengalami penundaan sementara, baik di stasiun maupun di antara stasiun, sampai jalur dinyatakan aman.

“Seluruh petugas di stasiun dan kereta memberikan informasi secara berkala kepada penumpang. Situasi tetap kondusif, dan kami berterima kasih atas pengertian seluruh penumpang,” tambah Eva.

Prioritaskan Keselamatan Penumpang

KCIC menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, serta menegaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya agar perjalanan kembali lancar dengan tetap mengedepankan prinsip keselamatan dan keamanan.

READ  NasDem Rotasi Kader: Rusdi Masse Duduk di Kursi Komisi III, Sahroni Pindah ke Komisi I

Gempa dengan magnitudo 4,9 yang terjadi di Bekasi ini sempat dirasakan di sejumlah wilayah sekitar, termasuk Jakarta, Depok, Bogor, hingga Karawang. Hingga kini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan tidak ada potensi tsunami akibat gempa tersebut.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

Baca Lainnya

Puspenma Siapkan 1.900 Beasiswa 2026, Dorong Dosen PTK Tempuh Studi Doktor dan Perkuat Riset

28 Februari 2026 - 21:43 WITA

Satgas PRR Targetkan Seluruh Pengungsi Pascabencana Sumatera Direlokasi Sebelum Idulfitri 2026

28 Februari 2026 - 21:28 WITA

Kapolri Rotasi Sejumlah Pejabat, Kakortastipidkor hingga Kapolres Berganti

28 Februari 2026 - 21:16 WITA

AS dan Israel Serang Iran, Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog

28 Februari 2026 - 21:02 WITA

Dirtipidnarkoba Bareskrim: Eks Kapolres Bima Kota Diduga Terima “Uang Keamanan” dari Bandar Narkoba

28 Februari 2026 - 20:57 WITA

Seskab Tegaskan Anggaran Pendidikan 2026 Rp769,1 Triliun Disepakati Pemerintah dan DPR, MBG Tak Kurangi Program Sekolah

28 Februari 2026 - 20:49 WITA

Trending di News