Menu

Mode Gelap

Nasional · 3 Okt 2025 19:48 WITA

Kemenhaj Gandeng KPK, Perkuat Integritas Penyelenggaraan Haji


 Screenshot Perbesar

Screenshot

SOALINDONESIA – JAKARTA Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI) menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memperkuat integritas penyelenggaraan ibadah haji. Langkah ini dilakukan agar kementerian baru tersebut hadir dengan wajah transparansi dan akuntabilitas sejak awal berdiri.

Dalam pertemuan dengan pimpinan KPK di Jakarta, Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, menyerahkan daftar calon SDM yang akan bergabung ke Kemenhaj. Mereka berasal dari ASN Kementerian Agama serta Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan.

“Kami ingin memastikan SDM yang masuk benar-benar bersih dan berkomitmen penuh pada integritas,” kata Gus Irfan.

Selain soal SDM, Kemenhaj juga menawarkan kerja sama jangka panjang dengan KPK. Fokusnya pada pencegahan korupsi, mulai dari pengelolaan kuota jemaah, belanja layanan, hingga tata kelola anggaran.

READ  Pemerintah Siapkan Rp 2.567,9 Triliun untuk Program Prioritas di APBN 2026, Fokus Penguatan Ekonomi dan Layanan Publik

KPK menyambut positif langkah tersebut. Sekretaris Jenderal KPK, Cahya Hardianto Harefa, menyebut pihaknya siap memberikan kajian serta pembekalan pencegahan korupsi bagi jajaran Kemenhaj.

“Harapannya, setiap proses layanan dan penyelenggaraan haji bisa berjalan transparan serta bebas dari praktik korupsi,” ujarnya.

Kolaborasi ini diharapkan mampu membawa transformasi besar dalam tata kelola haji. Pemerintah menekankan, layanan jemaah harus tidak hanya profesional dan akuntabel, tetapi juga menjunjung tinggi integritas di setiap tahapannya.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Menag Nasaruddin Umar di Haul Pendiri Tremas: Teladani Ulama, Hidupkan Doa untuk yang Telah Wafat

17 April 2026 - 14:07 WITA

Bupati Tolikara Willem Wandik Teken Hibah untuk BP Calon Wilayah Kembu, Perkuat Pelayanan Rohani

17 April 2026 - 00:41 WITA

Halal Bihalal MUI: Menag Nasaruddin Umar Serukan Persatuan Ulama dan Negara Demi Indonesia Damai

15 April 2026 - 22:27 WITA

Tausiah Menag RI Prof. H. Nasaruddin Umar di Halal Bi Halal DWP Kemenag Sarat Makna: Belajar dari Keteguhan dan Ujian Iman

15 April 2026 - 13:20 WITA

Willy Aditya Guyon Soal “Merger” NasDem–Gerindra di Rapat DPR

13 April 2026 - 14:47 WITA

Wacana Pengambilalihan PNM dan Whoosh oleh Kemenkeu Dikritik Ekonom

13 April 2026 - 14:37 WITA

Trending di News