Menu

Mode Gelap

Nasional · 22 Des 2025 17:23 WITA

Kementerian PU Lakukan Pengecekan Menyeluruh Jembatan Kembar Margayasa Pasca Banjir Bandang


 Kementerian PU Lakukan Pengecekan Menyeluruh Jembatan Kembar Margayasa Pasca Banjir Bandang Perbesar

Soalindonesia–Padang–Panjang Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan pengecekan menyeluruh terhadap Jembatan Kembar Margayasa KM 67+000 yang berada di Silaiang Bawah, perbatasan Kota Padang Panjang dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, menyusul bencana banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah tersebut.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa pemulihan konektivitas jalan nasional menjadi prioritas utama dalam penanganan pascabencana. Jalur Padang–Bukittinggi dinilai sebagai urat nadi pergerakan masyarakat dan distribusi logistik di Sumatera Barat, sehingga penanganannya dilakukan secara hati-hati dengan mengedepankan aspek keselamatan.

“Jalur Padang–Bukittinggi adalah urat nadi pergerakan orang dan barang di Sumatera Barat. Karena itu, setiap langkah penanganan kami lakukan dengan memastikan aspek keselamatan terpenuhi sebelum fungsi layanan dikembalikan secara penuh,” ujar Dody, Senin (22/12/2025).

READ  Meat Shortages Mean It’s Time to Try Plant-Based Protein

Pengecekan dilakukan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat bersama tim ahli dari PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), Institut Teknologi Bandung (ITB), serta Direktorat Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga. Inspeksi mencakup seluruh komponen jembatan, mulai dari pondasi, pilar, abutmen, gelagar, hingga lantai jembatan, termasuk stabilitas tanah di sekitar struktur.

Berdasarkan hasil evaluasi awal, tidak ditemukan penurunan kondisi struktur jembatan. Namun demikian, teridentifikasi adanya gerusan arus banjir pada bagian oprit dan pilar jembatan yang memerlukan penanganan lanjutan. Untuk itu, Kementerian PU melakukan penguatan tebing Sungai Batang Anai di sekitar jembatan melalui pembersihan sedimen serta pemasangan geobag sebagai langkah darurat.

READ  Usai Purna Tugas, Budi Arie Pilih Pulang ke Rumah dan Enggan Tanggapi Kasus Judi Online

Sementara waktu, operasional Jembatan Kembar Margayasa diberlakukan secara terbatas. Sisi A dibuka untuk lalu lintas kendaraan, sedangkan sisi B ditutup guna mendukung proses inspeksi dan pengamanan struktur. Akses jalan di kawasan tersebut kini telah kembali bersih dan dapat dilalui setelah sebelumnya tertutup material banjir bandang.

Untuk mempercepat pemulihan konektivitas di kawasan Lembah Anai, kendaraan roda dua dan roda empat jenis minibus diizinkan melintas pada pukul 17.00 WIB hingga 08.00 WIB, dengan pengaturan lalu lintas dan pengawasan ketat oleh petugas di lapangan.

Kementerian PU memastikan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna mempercepat penanganan pascabencana.

READ  BNPB Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir 1 Minggu di Bali, 9 Orang Tewas dan 6 Hilang

Hasil inspeksi menyeluruh ini akan menjadi dasar penentuan langkah selanjutnya, baik berupa penguatan tambahan maupun perbaikan permanen, agar Jembatan Kembar Margayasa dapat kembali berfungsi optimal sebagai penghubung utama Padang–Bukittinggi.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Puspenma Siapkan 1.900 Beasiswa 2026, Dorong Dosen PTK Tempuh Studi Doktor dan Perkuat Riset

28 Februari 2026 - 21:43 WITA

Satgas PRR Targetkan Seluruh Pengungsi Pascabencana Sumatera Direlokasi Sebelum Idulfitri 2026

28 Februari 2026 - 21:28 WITA

AS dan Israel Serang Iran, Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog

28 Februari 2026 - 21:02 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kepala BGN: 93 Persen Anggaran Rp268 Triliun Dialokasikan untuk Program Makan Bergizi

28 Februari 2026 - 20:29 WITA

Bupati Tolikara Serahkan DPA 2026, Tandai Dimulainya Pelaksanaan APBD Rp1,64 Triliun

28 Februari 2026 - 15:22 WITA

Trending di Nasional