Menu

Mode Gelap

News · 16 Mar 2026 22:21 WITA

Kisah Guru Mengaji di Amparita: Mengajar dengan Ikhlas, Kini Menunggu Kepedulian


 Kisah Guru Mengaji di Amparita: Mengajar dengan Ikhlas, Kini Menunggu Kepedulian Perbesar

SOALINDONESIA—SIDRAP — Kisah pilu datang dari Kelurahan Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap. Seorang guru mengaji bernama Fatimah (50) kini harus menjalani hidup dalam kondisi serba keterbatasan di rumah yang tidak layak huni.

Perempuan yang dikenal sebagai pengajar Al-Qur’an bagi anak-anak di lingkungannya itu kini tak lagi mampu melanjutkan aktivitas mengajarnya karena kondisi kesehatan yang terus menurun.

Fatimah diketahui hidup seorang diri tanpa keluarga yang mendampingi. Ia juga mengalami keterbatasan fisik sehingga harus menggunakan tongkat setiap kali berjalan.

Padahal selama bertahun-tahun, Fatimah dikenal sebagai sosok yang tulus mengabdikan diri untuk mendidik anak-anak membaca Al-Qur’an. Ia mengajar puluhan santri di TPA Nurul Imam yang berada di Kelurahan Amparita.

READ  Kemensos Salurkan Bansos untuk 200 Warga Sekitar Rumah Almarhum Affan Kurniawan

Namun, kondisi fisik yang semakin lemah serta keadaan rumah yang memprihatinkan membuat aktivitas mengajinya terhenti.

Salah seorang warga setempat, Yahya, menyampaikan keprihatinan masyarakat terhadap kondisi yang dialami Fatimah. Menurutnya, sosok Fatimah selama ini telah memberikan kontribusi besar dalam pendidikan keagamaan di lingkungan mereka.

“Kami sangat berharap ada perhatian dari pemerintah maupun pihak terkait agar Ibu Fatimah bisa mendapatkan pengobatan dan bantuan perbaikan rumah. Semoga beliau bisa kembali mengajar mengaji seperti dulu,” ujar Yahya, Senin (16/3/2026).

Warga setempat juga telah melaporkan kondisi tersebut kepada Dinas Sosial Kabupaten Sidrap dengan harapan pemerintah dapat segera turun tangan memberikan bantuan yang dibutuhkan.

READ  Wamen Sosial: Presiden Prabowo Targetkan Siswa Sekolah Rakyat Cerdas, Berkarakter, dan Terampil

Bagi masyarakat Amparita, Fatimah bukan sekadar guru mengaji, tetapi juga sosok yang selama ini menjadi penerang bagi generasi muda dalam mengenal dan mencintai Al-Qur’an. Mereka berharap kepedulian berbagai pihak dapat hadir untuk membantu sang guru agar kembali menjalani kehidupan yang lebih layak.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

Ramadan Jadi Momentum Penguatan Partai, Syaharuddin Alrif Turun Langsung Konsolidasi NasDem Takalar

15 Maret 2026 - 22:51 WITA

S3 Sidrap Gelar Amalia Ramadan, Ratusan Paket Buka Puasa Dibagikan ke Masyarakat

5 Maret 2026 - 23:15 WITA

Annur Maarif Gelar Amalia Ramadan Serentak, Ratusan Sak Beras Disalurkan untuk Warga

5 Maret 2026 - 20:42 WITA

Isu Alih Fungsi Bangunan di Romang Polong Terjawab, Pemkab Gowa Pastikan Legalitas dan Izin Telah Sesuai

4 Maret 2026 - 17:48 WITA

Kapolri Rotasi Sejumlah Pejabat, Kakortastipidkor hingga Kapolres Berganti

28 Februari 2026 - 21:16 WITA

Dirtipidnarkoba Bareskrim: Eks Kapolres Bima Kota Diduga Terima “Uang Keamanan” dari Bandar Narkoba

28 Februari 2026 - 20:57 WITA

Trending di Kriminal