Menu

Mode Gelap

News · 14 Sep 2025 19:58 WITA

Korban Banjir Bandang Nagekeo Bertambah Jadi Enam, Ermelinda Co’o Meninggal di RSUD Aeremo


 Korban Banjir Bandang Nagekeo Bertambah Jadi Enam, Ermelinda Co’o Meninggal di RSUD Aeremo Perbesar

SOALINDONESIA–NAGEKEO–NTT Jumlah korban tewas akibat banjir bandang di Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali bertambah. Terbaru, seorang korban bernama Ermelinda Co’o (36) mengembuskan napas terakhir di ICU RSUD Aeremo, Mbay, Minggu (14/9/2025) sore.

Ermelinda meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama enam hari. Ia merupakan warga Kampung Sawu, Desa Sawu, salah satu lokasi terparah yang diterjang banjir bandang pada 8 September lalu.

“Meninggal dunia di RSUD Aeremo pukul 15.00 Wita,” ungkap Kapolsek Mauponggo, Ipda Dewa Putu Suariawan.

Luka Serius Akibat Tertimbun Lumpur

READ  Istri Ungkap Kondisi Terkini Nadiem Makarim Pasca Operasi: "Kami Bersyukur Mas Nadiem Mendapat Atensi Medis yang Baik"

Menurut Dewa, Ermelinda mengalami luka robek pada kaki kanan, luka lecet di kedua kakinya, serta benturan di bagian dada. Ia sempat tertimbun lumpur dan kayu di dalam rumahnya ketika banjir melanda.

Direktur RSUD Aeremo, Chandrawati Saragih, membenarkan kabar duka tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban didiagnosa mengalami gagal ginjal akut dan sepsis akibat tertanam lumpur, sehingga membutuhkan perawatan intensif

“Korban ini tertanam di lumpur. Didiagnosa gagal ginjal akut dan sepsis sehingga pasien butuh perawatan intensif,” jelas Chandrawati.

Tiga Korban Masih Hilang

READ  Menteri Agama RI Kunjungi Akademi Internasional Al-Azhar, Apresiasi Peran Azhar dalam Kualifikasi Imam Dunia

Dengan meninggalnya Ermelinda, jumlah korban jiwa akibat banjir bandang Mauponggo bertambah menjadi enam orang. Hingga kini, petugas gabungan masih berupaya mencari tiga korban lain yang dilaporkan hilang.

Sebelumnya, puluhan rumah di Desa Sawu dan sekitarnya hancur diterjang banjir bandang. Warga terdampak kini masih mengandalkan bantuan dapur umum dan posko pengungsian yang didirikan pemerintah daerah serta berbagai pihak.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Willy Aditya Guyon Soal “Merger” NasDem–Gerindra di Rapat DPR

13 April 2026 - 14:47 WITA

Wacana Pengambilalihan PNM dan Whoosh oleh Kemenkeu Dikritik Ekonom

13 April 2026 - 14:37 WITA

Rupiah Melemah ke Rp17.135 per Dolar AS, Imbas Ketegangan Iran–AS Meningkat

13 April 2026 - 14:20 WITA

Jokowi Bantah Isu Caplok Partai NasDem: “Tidak Ada Sama Sekali”

13 April 2026 - 14:13 WITA

Ceramah JK di UGM Berujung Laporan Polisi, Ini Isi dan Penjelasannya

13 April 2026 - 14:08 WITA

Kaesang Pangarep: PSI Kebut Mesin Politik, Target Siap “Perang” di Pemilu 2029

12 April 2026 - 19:24 WITA

Trending di News