Menu

Mode Gelap

Nasional · 2 Des 2025 04:03 WITA

Luhut Akui Setujui Izin Bandara Khusus IMIP: Fasilitas bagi Investor, Bukan untuk Penerbangan Internasional


 Luhut Akui Setujui Izin Bandara Khusus IMIP: Fasilitas bagi Investor, Bukan untuk Penerbangan Internasional Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan angkat bicara mengenai polemik izin Bandara Khusus PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Morowali, Sulawesi Tengah. Ia mengakui bahwa izin pembangunan bandara tersebut memang diberikan pada masa dirinya menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi di era Presiden Joko Widodo.

Dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/12/2025), Luhut menegaskan bahwa keputusan itu diambil melalui rapat lintas kementerian dan lembaga. Izin tersebut, kata dia, merupakan praktik yang lazim diberikan kepada investor besar di berbagai negara.

“Keputusan itu diambil dalam rapat yang saya pimpin bersama instansi terkait. Itu diberikan sebagai fasilitas bagi investor, sebagaimana lazim dilakukan di Vietnam dan Thailand,” ujar Luhut.

Investasi USD 20 Miliar dan 100 Ribu Tenaga Kerja

READ  Presiden Prabowo Subianto Sampaikan Salam Hormat untuk Presiden UEA MBZ Saat Resmikan RS Kardiologi Emirates-Indonesia

Luhut menyebut investasi PT IMIP di Morowali telah mencapai USD 20 miliar dan menyerap 100 ribu tenaga kerja, sehingga pemberian fasilitas tertentu dapat dibenarkan selama tidak melanggar ketentuan nasional.

“Jika mereka berinvestasi USD 20 miliar, wajar mereka meminta fasilitas tertentu selama tidak melanggar aturan,” ucapnya.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah memberikan izin penerbangan internasional untuk bandara tersebut.

“Bandara khusus hanya untuk melayani penerbangan domestik dan tidak memerlukan Bea Cukai maupun Imigrasi. Tidak pernah kami mengizinkan bandara di Morowali atau Weda Bay menjadi bandara internasional,” tegasnya.

Koordinasi dengan China dan Pengawasan Operasional

Luhut juga menyatakan bahwa sejak awal ia meminta pemerintah China memastikan seluruh kegiatan investasi di Morowali harus melibatkan transfer teknologi dan tetap berada dalam koridor hukum Indonesia.

READ  WNA China Ditangkap Bawa Serbuk Nikel di Bandara Khusus PT IWIP

Ia mengaku berkoordinasi langsung dengan Wang Yi, yang ditunjuk Presiden Xi Jinping sebagai mitra utama Indonesia dalam proyek strategis.

“Saya pastikan seluruh operasi mematuhi standar dan tidak ada negara dalam negara yang melanggar hukum kita,” katanya.

Kemenhub Cabut Status Internasional Bandara IMIP

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan secara resmi mencabut status internasional Bandara Khusus PT IMIP. Pencabutan ini dilakukan melalui Keputusan Menteri Perhubungan (KM) Nomor 55 Tahun 2025, yang ditandatangani Menhub Dudy Purwagandhi pada 13 Oktober 2025.

Kepmenhub tersebut sekaligus membatalkan KM 38 Tahun 2025, yang sempat membuka peluang bagi Bandara IMIP untuk melayani penerbangan internasional langsung dalam kondisi tertentu.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Ernita Titis Dewi, menegaskan bahwa meski izinnya pernah diberikan, bandara itu tidak pernah sekalipun melayani penerbangan internasional.

READ  Kementerian Agama Jajaki Kerja Sama dengan Kemnaker untuk Tingkatkan Daya Saing Santri di Dunia Industri

“Meskipun pernah dibuka, belum pernah melayani penerbangan internasional,” ujarnya.

Hanya Satu Bandara Khusus yang Tetap Berstatus Internasional

Dalam KM 38 Tahun 2025, tiga bandara khusus sempat ditetapkan dapat melayani penerbangan internasional:

Bandara Sultan Syarief Haroen Setia Negara (Riau)

Bandara Weda Bay (Maluku Utara)

Bandara IMIP Morowali (Sulawesi Tengah)

Namun pembaruan melalui KM 55/2025 mencabut izin untuk Bandara IMIP dan Bandara Weda Bay, sehingga hanya Bandara Sultan Syarief Haroen Setia Negara di Riau yang dipertahankan status internasionalnya.

Keputusan ini menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk memperketat pengawasan bandara khusus dan memastikan operasionalnya tetap sesuai dengan regulasi nasional.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Puspenma Siapkan 1.900 Beasiswa 2026, Dorong Dosen PTK Tempuh Studi Doktor dan Perkuat Riset

28 Februari 2026 - 21:43 WITA

Satgas PRR Targetkan Seluruh Pengungsi Pascabencana Sumatera Direlokasi Sebelum Idulfitri 2026

28 Februari 2026 - 21:28 WITA

AS dan Israel Serang Iran, Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog

28 Februari 2026 - 21:02 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kepala BGN: 93 Persen Anggaran Rp268 Triliun Dialokasikan untuk Program Makan Bergizi

28 Februari 2026 - 20:29 WITA

Bupati Tolikara Serahkan DPA 2026, Tandai Dimulainya Pelaksanaan APBD Rp1,64 Triliun

28 Februari 2026 - 15:22 WITA

Trending di Nasional