Menu

Mode Gelap

Nasional · 12 Sep 2025 22:56 WITA

Menag Nasaruddin Umar Ajak Penyuluh Lintas Agama Jadi Duta Perdamaian


 Menag Nasaruddin Umar Ajak Penyuluh Lintas Agama Jadi Duta Perdamaian Perbesar

SOALINDONESIA–LAMPUNG Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak para penyuluh lintas agama di seluruh Indonesia untuk menjadi duta perdamaian sekaligus motor penggerak kerukunan bangsa.

Pesan itu ia sampaikan saat menghadiri Perkemahan Penyuluh Lintas Agama di Wira Garden Betung Utara, Bandar Lampung, Jumat (12/9/2025).

“Saya ingin penyuluh agama di seluruh Indonesia menjadi duta perdamaian. Kalau penyuluh bisa rukun, masyarakat pasti akan rukun,” tegas Menag Nasaruddin.

Trilogi Kerukunan

Menag menekankan pentingnya menjaga trilogi kerukunan, yaitu kerukunan internal umat beragama, kerukunan antarumat beragama, serta kerukunan dengan pemerintah. Menurutnya, jika ketiganya berjalan harmonis, suasana kehidupan berbangsa akan lebih tenteram, aman, dan produktif.

READ  Istana Kembalikan Kartu Liputan Wartawan CNN Indonesia Usai Desakan Dewan Pers

Lebih jauh, ia juga mengingatkan bahwa kerukunan tidak hanya terbatas pada relasi antarumat beragama, tetapi juga mencakup hubungan antarsesama manusia, dengan lingkungan, dan dengan Tuhan.

“Kalau dimensi kerukunan ini terjaga, Indonesia akan menjadi bangsa yang beradab dan bermartabat,” ujarnya.

Jaga Integritas ASN Kemenag

Dalam kesempatan itu, Menag berpesan kepada aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Agama agar selalu menjaga integritas. Ia menegaskan ASN Kemenag tidak boleh mencoreng kehidupan berbangsa, melainkan harus mengharumkan nama negara dan menjadi teladan persatuan.

Selain memberi sambutan, Menag juga menanam pohon dan melepas ikan di sungai sebagai simbol komitmen menjaga kelestarian lingkungan. “Dari alam kita hidup, maka alam pun harus kita rawat,” ucapnya.

READ  Menag Nasaruddin Umar Ajak Bangsa Jaga Kerukunan di HUT ke-31 KCBI

Lampung sebagai Miniatur Indonesia

Perkemahan Penyuluh Lintas Agama kali ini turut diikuti Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Provinsi Lampung. Seluruh peserta tampil mengenakan baju adat Nusantara, menegaskan semangat persatuan dalam keberagaman.

Menag menilai Lampung dapat menjadi teladan toleransi dengan keberagaman masyarakatnya.

“Lampung harus kita jadikan contoh bagi daerah lain. Keberagaman di sini jangan hanya dipandang sebagai perbedaan, tetapi harus disyukuri dan dirayakan sebagai anugerah Tuhan. Inilah wajah sejati Indonesia,” ujarnya.

Plt. Kepala Kanwil Kemenag Lampung, Erwinto, menambahkan Lampung layak disebut miniatur Indonesia karena masyarakat lintas agama dapat hidup berdampingan dengan damai.

READ  Maruarar Sirait Laporkan ke Presiden Prabowo: Serapan Anggaran 70%, Fokus Rumah Rakyat dan Renovasi Hunian Tak Layak

“Kehidupan masyarakat di sini mencerminkan wajah kebhinekaan bangsa dalam skala kecil,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Menaker Yassierli Tekankan Pentingnya K3 untuk Lingkungan Kerja Aman dan Produktif

9 Januari 2026 - 23:24 WITA

Menkum Supratman Minta Publik Cermati KUHP dan KUHAP Baru Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

9 Januari 2026 - 23:15 WITA

Kemensos Mulai Seleksi Siswa Baru Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027, Pembangunan Gedung Permanen Dimulai

9 Januari 2026 - 23:07 WITA

Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Peran Kemenag Jaga Persatuan Bangsa di Rakerwil Sultra 2026

9 Januari 2026 - 23:00 WITA

Tak Hanya Gus Yaqut, Mantan Stafsus Menteri Agama Ikut Ditahan KPK

9 Januari 2026 - 17:26 WITA

KPK Tetapkan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

9 Januari 2026 - 17:17 WITA

Trending di Nasional