Menu

Mode Gelap

Nasional · 22 Okt 2025 22:12 WITA

Menag Nasaruddin Umar Apresiasi Romo Muhammad Syafi’i, Ungkap Kabar Baik Soal Pembentukan Ditjen Pesantren


 Menag Nasaruddin Umar Apresiasi Romo Muhammad Syafi’i, Ungkap Kabar Baik Soal Pembentukan Ditjen Pesantren Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi tinggi kepada Romo Muhammad Syafi’i atas kerja keras dan dedikasinya dalam mengakselerasi proses pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag).

Apresiasi itu disampaikan Menag secara khusus saat memberikan sambutan sebagai Pembina Apel Hari Santri 2025 yang digelar di halaman kantor pusat Kemenag, Jakarta, Rabu (22/10/2025).

Apel kali ini berlangsung istimewa karena seluruh petugasnya merupakan pejabat Eselon I Kemenag. Dirjen Bimas Katolik Suparman bertindak sebagai Komandan Apel. Dirjen Bimas Hindu I Nengah Duija memimpin pembacaan teks Pancasila, sementara Dirjen Bimas Buddha Supriyadi membacakan Naskah Pembukaan UUD 1945.

Dirjen Pendidikan Islam Amien Suyitno bersama Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM, M. Ali Ramdhani, bertugas membacakan Resolusi Jihad dan Ikrar Santri. Sementara doa penutup dipimpin oleh Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad.

READ  PANRB Pastikan Tata Kelola Akuntabel dalam Pembentukan Kementerian Haji dan Umrah

Sebagai pembawa acara, tampil Dirjen Bimas Kristen Jeane Marie Tulung dengan iringan paduan suara dari Ditjen Bimas Kristen. Apel juga dihadiri oleh para pejabat Eselon II, ASN Kemenag, serta ratusan santri dari berbagai pondok pesantren.

Izin Prakarsa Ditjen Pesantren Segera Terbit

Dalam sambutannya, Menag Nasaruddin Umar menyampaikan kabar gembira bagi kalangan pesantren. Ia mengungkapkan bahwa izin prakarsa pembentukan Ditjen Pesantren kini berada pada tahap akhir dan segera akan diterbitkan.

“Wabil khusus, saya menyampaikan terima kasih kepada Wakil Menteri Agama yang telah memerjuangkannya sesegera mungkin,” ujar Menag.

READ  Istana Minta Maaf Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis Terjadi di Sejumlah Daerah

“Semoga Presiden segera memberikan hadiah dengan menandatangani Keputusan Presiden (Keppres). Ini tentu akan membahagiakan kita semua,” tambahnya.

Usulan pembentukan Ditjen Pesantren sebenarnya sudah digagas sejak 2019 pada masa Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Prosesnya kemudian dilanjutkan di era Menag Yaqut Cholil Qoumas pada 2021 dan 2023. Terakhir, usulan tersebut kembali diajukan ke Kementerian PANRB pada 2024 di masa kepemimpinan Menag Nasaruddin Umar.

Kini, proses pembentukan Ditjen Pesantren tinggal menunggu izin prakarsa dari Presiden Prabowo Subianto. Jika izin tersebut terbit dalam waktu dekat, hal itu akan menjadi hadiah istimewa bagi para santri di peringatan Hari Santri 2025.

READ  IAIN Ponorogo Resmi Beralih Status Jadi UIN Kiai Ageng Muhammad Besari, Menag Nasaruddin Umar: Bukan Hanya Akademik, Tapi Juga Dakwah

Pesantren Sebagai Pilar Peradaban Bangsa

Dalam kesempatan yang sama, Menag Nasaruddin Umar menegaskan kembali pentingnya pesantren sebagai pusat pendidikan karakter dan pembentukan moral bangsa. Menurutnya, nilai-nilai luhur seperti kesantunan dan keramahan masyarakat Indonesia lahir dari tradisi pesantren yang diwariskan para kiai dan ulama.

“Pesantren bukan hanya lembaga pendidikan agama, tetapi juga benteng moral bangsa. Kehadiran Ditjen Pesantren akan memperkuat peran ini secara kelembagaan,” kata Menag.

Menutup sambutannya, Menag mengajak seluruh santri untuk terus berkontribusi dalam menjaga semangat kebangsaan, moderasi beragama, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Puspenma Siapkan 1.900 Beasiswa 2026, Dorong Dosen PTK Tempuh Studi Doktor dan Perkuat Riset

28 Februari 2026 - 21:43 WITA

Satgas PRR Targetkan Seluruh Pengungsi Pascabencana Sumatera Direlokasi Sebelum Idulfitri 2026

28 Februari 2026 - 21:28 WITA

AS dan Israel Serang Iran, Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog

28 Februari 2026 - 21:02 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kepala BGN: 93 Persen Anggaran Rp268 Triliun Dialokasikan untuk Program Makan Bergizi

28 Februari 2026 - 20:29 WITA

Bupati Tolikara Serahkan DPA 2026, Tandai Dimulainya Pelaksanaan APBD Rp1,64 Triliun

28 Februari 2026 - 15:22 WITA

Trending di Nasional