Menu

Mode Gelap

Nasional · 19 Sep 2025 00:09 WITA

Menag Nasaruddin Umar: Ekoteologi Jadi Paradigma Baru Pendidikan Keagamaan


 Menag Nasaruddin Umar: Ekoteologi Jadi Paradigma Baru Pendidikan Keagamaan Perbesar

SOALINDONESIA–PEKANBARU Ekoteologi ditetapkan sebagai salah satu program prioritas Kementerian Agama (Kemenag) di bawah kepemimpinan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar. Konsep ini mengintegrasikan prinsip-prinsip ekologi dengan spiritualitas, menekankan bahwa pelestarian lingkungan hidup merupakan bagian dari ibadah sekaligus tanggung jawab umat beragama.

Pesan tersebut disampaikan Menag saat memberikan pembinaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Universitas Islam Negeri (UIN) Sutan Syarif Kasim (Suska) Riau, Kamis (18/9/2025). Acara itu dihadiri Rektor UIN Suska Riau Leny Nofianti, Anggota Komisi VIII DPR RI Achmad, serta Gubernur Riau Abdul Wahid.

READ  Mengenal Fuad Hasan Masyhur, Bos Travel Maktour yang Terbelit Kasus Korupsi Kuota Haji

“Ekoteologi harus menjadi paradagma baru di Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kesadaran spiritual dan ekologis,” ujar Nasaruddin.

Transformasi Pendidik dan ASN

Menag menegaskan, transformasi pendidikan tidak hanya berlaku bagi mahasiswa, melainkan juga harus dijalankan oleh para dosen dan aparatur kampus. ASN di lingkungan PTKIN, kata dia, memiliki peran strategis dalam menentukan arah pendidikan Islam di Indonesia.

“Transformasi bukan hanya untuk mahasiswa, tetapi juga untuk para pendidik dan aparatur. UIN harus menjadi pusat keilmuan agama Islam di Indonesia, mencetak generasi penerus yang tersohor, serta mampu melakukan riset mendalam tentang bagaimana mahasiswa belajar dan berkembang,” ungkapnya.

READ  Menag Syukuri Program MBG dan CKG dari Presiden Prabowo, Santri Rasakan Manfaat Langsung

Ia mengibaratkan UIN sebagai lautan yang menumbuhkan calon generasi penerus bangsa. “UIN ini adalah lautan yang di dalamnya tumbuh bakal calon generasi penerus. Maka, mari kita didik mereka agar jauh dari dosa dan terhindar dari maksiat, karena orang arif tercipta dari ilmu yang masuk melalui kesucian hati,” tegas Nasaruddin.

Dukungan Kampus dan Pemerintah Daerah

Rektor UIN Suska Riau, Leny Nofianti, menyebut kampusnya sudah mulai mengintegrasikan konsep ekoteologi dalam berbagai aspek pendidikan dan layanan.

“Kami sudah mengimplementasikan ekoteologi dalam layanan keagamaan, integrasi dalam pendidikan agama, serta menjadikannya dasar dalam inovasi kampus,” jelas Leny.

READ  Presiden Prabowo Dijadwalkan Resmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Simbol Modernisasi

Sementara itu, Gubernur Riau Abdul Wahid menyatakan dukungan penuh terhadap program Kemenag, khususnya yang dikembangkan di UIN Suska Riau.

“Pendidikan adalah prioritas kami. Karena itu, kami mendukung sepenuhnya langkah UIN Suska Riau dalam mengembangkan konsep ekoteologi, serta program Kemenag dalam memperkuat madrasah sebagai lokus pembangunan ilmu agama Islam di Riau,” ujar Abdul Wahid.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Menaker Yassierli Tekankan Pentingnya K3 untuk Lingkungan Kerja Aman dan Produktif

9 Januari 2026 - 23:24 WITA

Menkum Supratman Minta Publik Cermati KUHP dan KUHAP Baru Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

9 Januari 2026 - 23:15 WITA

Kemensos Mulai Seleksi Siswa Baru Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027, Pembangunan Gedung Permanen Dimulai

9 Januari 2026 - 23:07 WITA

Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Peran Kemenag Jaga Persatuan Bangsa di Rakerwil Sultra 2026

9 Januari 2026 - 23:00 WITA

Tak Hanya Gus Yaqut, Mantan Stafsus Menteri Agama Ikut Ditahan KPK

9 Januari 2026 - 17:26 WITA

KPK Tetapkan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

9 Januari 2026 - 17:17 WITA

Trending di Nasional