Menu

Mode Gelap

Nasional · 1 Okt 2025 23:46 WITA

Menkeu Purbaya Kawal Proyek Prioritas Prabowo dan Tagih Janji Kilang dari Pertamina


 Menkeu Purbaya Kawal Proyek Prioritas Prabowo dan Tagih Janji Kilang dari Pertamina Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melakukan kunjungan ke kantor Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk memastikan sinkronisasi rencana kerja institusi tersebut dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menindaklanjuti arah kebijakan ekonomi nasional.

“Danantara itu, sinkronisasi kekerjaan-kekerjaan baru yang diarahkan oleh Presiden,” ujar Purbaya saat ditemui di Kantin Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Rabu (1/10/2025).

Purbaya menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau linimasa pelaksanaan berbagai program prioritas dan memperoleh kejelasan soal jadwal serta mekanisme pendanaannya. Menurutnya, pemetaan sudah mulai jelas, termasuk apa yang bisa dijalankan tahun ini dan tahun depan.

READ  KPK Tegaskan Penyelidikan Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Whoosh Tetap Berlanjut, Meski Presiden Prabowo Siap Tanggung Utang

“Itu sudah lebih jelas sekarang daripada sebelum-sebelumnya,” tuturnya.

Desak Pertamina Bangun Kilang, Demi Hemat Subsidi dan Tingkatkan Value-Added

Tak hanya mengawal proyek Danantara, Menkeu Purbaya juga menagih komitmen PT Pertamina (Persero) untuk mempercepat pembangunan kilang minyak baru di dalam negeri. Dalam pernyataannya, Purbaya menegaskan bahwa proyek kilang merupakan bagian penting dari strategi efisiensi subsidi dan penciptaan nilai tambah nasional.

“Kalau mereka mau… Pertamina punya rencana bangun kilang, dijalankan saja,” tegasnya, merujuk pada janji Pertamina untuk membangun 7 kilang dalam 5 tahun.

Menurut Purbaya, kilang baru dapat mengurangi ketergantungan impor BBM dan mengurangi tekanan pada APBN dari sisi subsidi energi. Hal ini juga dianggap dapat meningkatkan kemandirian energi dan menciptakan nilai tambah di dalam negeri.

READ  Menkeu Purbaya Tegaskan Belum Ada Kenaikan Cukai dan Harga Rokok di 2026

“Kita bisa menghemat subsidi. Value-added-nya juga akan sebagian diciptakan di sini, bukan di negara lain,” jelasnya.

Konsolidasi di Istana: Pastikan Rencana Berjalan Efektif

Sebelumnya, Purbaya juga bertemu langsung dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta (10/9/2025) untuk melaporkan progres dan konsolidasi berbagai kebijakan fiskal strategis. Fokus pembicaraan mencakup pelaksanaan stimulus ekonomi dan sinergi program antarkementerian dan lembaga.

Salah satu langkah yang akan dilakukan Purbaya adalah menggeser pos anggaran untuk mendukung pelaksanaan stimulus, sebagaimana disampaikan dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI. Hal ini sebagai bagian dari strategi adaptif terhadap tantangan ekonomi nasional.

READ  Dr. Thobib Al Asyhar Resmi Dilantik Menjadi Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag

“Saya bukan juru bayar. Kalau programnya sudah direncanakan, harus dijalankan dengan efisien dan terukur,” tegas Purbaya di depan DPR.

Dukungan Global dan Sinergi Domestik

Langkah tegas Menkeu Purbaya turut mendapat perhatian global. Tokoh dunia seperti miliarder Ray Dalio bahkan memuji kebijakan fiskal Indonesia yang dinilai adaptif, produktif, dan tetap prudent di tengah tekanan global.

Dengan fokus pada eksekusi program prioritas dan desakan terhadap realisasi investasi strategis seperti kilang minyak, Purbaya Yudhi Sadewa menunjukkan konsistensinya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan dan mandiri.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Puspenma Siapkan 1.900 Beasiswa 2026, Dorong Dosen PTK Tempuh Studi Doktor dan Perkuat Riset

28 Februari 2026 - 21:43 WITA

Satgas PRR Targetkan Seluruh Pengungsi Pascabencana Sumatera Direlokasi Sebelum Idulfitri 2026

28 Februari 2026 - 21:28 WITA

AS dan Israel Serang Iran, Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog

28 Februari 2026 - 21:02 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kepala BGN: 93 Persen Anggaran Rp268 Triliun Dialokasikan untuk Program Makan Bergizi

28 Februari 2026 - 20:29 WITA

Bupati Tolikara Serahkan DPA 2026, Tandai Dimulainya Pelaksanaan APBD Rp1,64 Triliun

28 Februari 2026 - 15:22 WITA

Trending di Nasional