Menu

Mode Gelap

Nasional · 26 Nov 2025 21:37 WITA

Menkop Ferry Juliantono Dorong Swasta dan BUMN Jadi “Kakak Asuh” Koperasi Desa Merah Putih


 Menkop Ferry Juliantono Dorong Swasta dan BUMN Jadi “Kakak Asuh” Koperasi Desa Merah Putih Perbesar

SOALINDONESIA–TANGERANG–SELATAN Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menekankan pentingnya peran perusahaan swasta dan BUMN sebagai “kakak asuh” bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes/Kel). Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan inklusif di seluruh lapisan masyarakat.

Menurut Menkop Ferry, koperasi bukan sekadar lembaga ekonomi, melainkan amanat konstitusi Pasal 33 UUD 1945 yang berfungsi memastikan kemakmuran seluruh rakyat.

“Swasta, BUMN, dan koperasi harus sama. Pertumbuhan tidak boleh hanya dinikmati segelintir orang saja, maka perlu ke depan agar BUMN dan swasta ini bisa berperan sebagai kakak asuh bagi koperasi sehingga operasionalisasi Koperasi Desa ini bisa berjalan dengan baik,” ujar Ferry dalam PLN CEO Forum, ICE BSD, Tangerang Selatan, Rabu (26/11/2025).

READ  Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4% Dinilai Ambisius di Tengah Tekanan Global

Perputaran Ekonomi Hingga Desa

Menkop Ferry menjelaskan, peran swasta dan BUMN sebagai kakak asuh akan memperkuat monetisasi ekonomi di desa. Dengan perputaran uang yang lancar di tingkat desa, pertumbuhan ekonomi agregat bisa dipercepat hingga target 8 persen, sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat.

Selain itu, keberadaan Kopdes/Kel Merah Putih diharapkan membantu penyerapan tenaga kerja lokal, terutama mengurangi pengangguran di desa akibat lemahnya pembangunan ekonomi lokal.

“Harapannya Kopdes bisa menampung angkatan kerja dari desa,” kata Ferry. Ia menambahkan bahwa para CEO justru akan diuntungkan jika produk dan jasa mereka dibeli oleh puluhan juta orang, bukan hanya dikuasai oleh segelintir konglomerat.

READ  Ignasius Jonan Dipanggil ke Istana, Bahas Program Kerakyatan Bukan Utang Whoosh

Kopdes/Kel Merah Putih sebagai Agen Ekonomi Desa

Ferry mendorong para CEO untuk bermitra dengan Kopdes/Kel Merah Putih, yang nantinya akan berperan sebagai agen penyalur barang kebutuhan pokok, sekaligus menjadi offtaker hasil produksi masyarakat desa.

“Fungsi lainnya adalah menjadi instrumen terbawah yang mampu mengefektifkan bantuan pemerintah pusat ke masyarakat paling bawah yang selama ini sering salah sasaran,” pungkas Menkop Ferry.

Kolaborasi ini diharapkan mewujudkan ekosistem ekonomi berbasis gotong royong, sehingga pertumbuhan ekonomi lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

Baca Lainnya

Puspenma Siapkan 1.900 Beasiswa 2026, Dorong Dosen PTK Tempuh Studi Doktor dan Perkuat Riset

28 Februari 2026 - 21:43 WITA

Satgas PRR Targetkan Seluruh Pengungsi Pascabencana Sumatera Direlokasi Sebelum Idulfitri 2026

28 Februari 2026 - 21:28 WITA

AS dan Israel Serang Iran, Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog

28 Februari 2026 - 21:02 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kepala BGN: 93 Persen Anggaran Rp268 Triliun Dialokasikan untuk Program Makan Bergizi

28 Februari 2026 - 20:29 WITA

Bupati Tolikara Serahkan DPA 2026, Tandai Dimulainya Pelaksanaan APBD Rp1,64 Triliun

28 Februari 2026 - 15:22 WITA

Trending di Nasional