Menu

Mode Gelap

Nasional · 3 Okt 2025 21:22 WITA

Menteri Agama Nasaruddin Umar Terima Gelar Adat dari Kedatuan Luwu di Istana Kedatuan Palopo


 Menteri Agama Nasaruddin Umar Terima Gelar Adat dari Kedatuan Luwu di Istana Kedatuan Palopo Perbesar

SOALINDONESIA–PALOPO Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA, resmi menerima gelar adat dari Kedatuan Luwu dalam sebuah prosesi khidmat yang digelar di Istana Kedatuan Luwu, Kelurahan Amassangan, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, pada Jumat (3/10/2025).

Dalam prosesi yang berlangsung penuh makna budaya tersebut, Nasaruddin dianugerahi gelar “To Makkadangnge ri Labutikka”, yang secara harfiah berarti “orang yang teguh berpegang pada kiblat”. Gelar ini mencerminkan sosok Nasaruddin yang dinilai konsisten dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan arah moral bangsa.

Didampingi 17 Rektor PTKIN se-Indonesia

Mengenakan pakaian adat berwarna hijau, Nasaruddin Umar tiba di lokasi bersama rombongan yang terdiri dari 17 rektor universitas Islam negeri (PTKIN) dari seluruh Indonesia, termasuk Rektor UIN Palopo, Abbas Langaji. Turut hadir pula Wali Kota Palopo, Naili, dan Bupati Luwu, Patahudding, yang menyambut langsung kedatangan Menteri Agama di gerbang istana.

READ  SBY Lukis Kapal “Only The Strong”, Simbol Demokrat Hadapi Badai Politik

Prosesi penyematan gelar dipimpin oleh Maddika Bua, Andi Syaifuddin Kaddiraja, yang menjelaskan makna gelar tersebut kepada publik.

“’To Makkadangnge ri Labutikka’ artinya orang yang teguh berpegang pada kiblat,” jelas Andi Syaifuddin kepada media usai acara.

Ia juga menyebut bahwa Kedatuan Luwu sebelumnya telah beberapa kali memberikan gelar adat kepada tokoh nasional, di antaranya Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.

Simbol Kehormatan: Keris dan Pin Kedatuan

Selain gelar adat, Nasaruddin Umar juga menerima keris dan pin Kedatuan sebagai simbol kehormatan dan penghormatan dari masyarakat adat Luwu. Pihak kedatuan berharap agar kehadiran Nasaruddin sebagai tokoh nasional dapat turut mendukung inisiatif perubahan nama Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo menjadi UIN La Pattiware, merujuk pada sosok ulama penyebar Islam pertama di Tana Luwu.

READ  Menag Nasaruddin Umar: Indonesia Perlu Pendekatan Salad Bowl untuk Rawat Keragaman

Apresiasi Menteri Agama: “Gelar Ini Pengingat Moral”

Dalam sambutannya, Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi mendalam atas penghargaan yang diberikan oleh Kedatuan Luwu.

“Izinkan saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas penganugerahan gelar ini,” ucapnya di hadapan para tamu undangan.

Ia mengibaratkan gelar adat tersebut sebagai pengingat untuk tetap berjalan sesuai arah yang diharapkan masyarakat dan tidak menyimpang dari nilai-nilai kebenaran.

“Mudah-mudahan gelar ini bisa berfungsi seperti weser, agar tidak menyalip kanan-kiri, dan menjadi lampu agar tidak jatuh ke jurang,” tambahnya, disambut tepuk tangan hadirin.

READ  Hidayat Nur Wahid Dukung KPK Usut Korupsi Kuota Haji Sampai Tuntas

Warisan Budaya dan Nilai Islam yang Terjaga

Nasaruddin juga menyoroti kekayaan budaya dan sejarah Luwu yang menurutnya masih terjaga dengan baik hingga kini. Ia menyebut penganugerahan gelar adat sebagai bentuk nyata penghormatan terhadap nilai-nilai Islam Nusantara yang berpadu harmonis dengan kearifan lokal.

“Luwu adalah salah satu contoh terbaik di Indonesia dalam menjaga harmoni antara budaya lokal dan nilai Islam. Ini warisan luar biasa,” tuturnya.

Acara ditutup dengan sesi ramah tamah dan doa bersama, menandai hubungan erat antara tokoh nasional, institusi keagamaan, dan masyarakat adat di wilayah Sulawesi Selatan.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Menaker Yassierli Tekankan Pentingnya K3 untuk Lingkungan Kerja Aman dan Produktif

9 Januari 2026 - 23:24 WITA

Menkum Supratman Minta Publik Cermati KUHP dan KUHAP Baru Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

9 Januari 2026 - 23:15 WITA

Kemensos Mulai Seleksi Siswa Baru Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027, Pembangunan Gedung Permanen Dimulai

9 Januari 2026 - 23:07 WITA

Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Peran Kemenag Jaga Persatuan Bangsa di Rakerwil Sultra 2026

9 Januari 2026 - 23:00 WITA

Tak Hanya Gus Yaqut, Mantan Stafsus Menteri Agama Ikut Ditahan KPK

9 Januari 2026 - 17:26 WITA

KPK Tetapkan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

9 Januari 2026 - 17:17 WITA

Trending di Nasional