SOALINDONESIA–JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan dirinya telah berkomunikasi langsung dengan Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, terkait pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah yang terdampak banjir bandang dan longsor.
“Sekarang untuk minyak, BBM, tadi saya telepon Pak Bupatinya, Pak Masinton, itu sudah 60% normal. Saya kan tadi malam baru pulang dari sana,” kata Bahlil kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (4/12).
Bahlil menjelaskan, stok BBM di Tapanuli Tengah aman untuk 7–8 hari ke depan, meski terdapat kendala dalam jalur distribusi akibat kondisi pasca-bencana. Beberapa pompa bensin telah beroperasi 24 jam, sementara distribusi sebagian menggunakan genset dan tangki.
Untuk LPG, Bahlil menyebut distribusi sudah berjalan meskipun belum maksimal. Sebelumnya, Tapanuli Tengah, Nias, dan Sibolga dipasok dari Dumai, namun kini Sumatera Barat menjadi hub distribusi agar suplai lebih lancar.
“Insyaallah kalau cuacanya baik, Jumat-Sabtu semua sudah bisa lebih membaik,” pungkas Bahlil.
Prajurit TNI dari Satgas Yonif 122/Tombak Sakti Kodam I/BB terus menyalurkan bantuan logistik di wilayah terdampak, termasuk Kecamatan Sitahuis, Tapanuli Tengah.











