Menu

Mode Gelap

Nasional · 6 Des 2025 18:38 WITA

Menteri Pertahanan Apresiasi Penangkapan WNA Penyelundup Nikel di Bandara IWIP Maluku Utara


 Menteri Pertahanan Apresiasi Penangkapan WNA Penyelundup Nikel di Bandara IWIP Maluku Utara Perbesar

Soalindonesia–MALUKU–UTARA Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, memberikan apresiasi kepada personel Satgas Terpadu yang berhasil menangkap seorang warga negara asing (WNA) berinisial MY, penyelundup nikel di Bandara Khusus PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Weda Bay, Maluku Utara. Penangkapan itu dilakukan pada Jumat (5/12/2025).

Sjafrie menegaskan bahwa tindakan tegas ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam melindungi sumber daya alam dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Negara hadir untuk menegakkan hukum, menegakkan regulasi, dan kita perbaiki semua hal-hal yang sudah terjadi. Tidak boleh ada republik di dalam republik,” tegas Sjafrie, Sabtu (6/12/2025), dilansir Antara.

READ  Satu Keluarga Hilang Terseret Banjir di Badung, Bali, Pencarian Masih Berlangsung

Detil Penangkapan oleh Satgas Terpadu

MY ditangkap petugas saat hendak menumpang pesawat Super Air Jet rute Weda Bay–Manado. Dari barang bawaannya, ditemukan lima pack serbuk nikel campuran dan empat pack serbuk nikel murni. Hingga kini, MY masih diperiksa untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait motif dan kronologi penyelundupan.

Penangkapan ini merupakan bagian dari pengetatan pengawasan bandara IWIP oleh pemerintah sejak 29 November 2025. Bandara IWIP, yang telah beroperasi sejak 2019, sebelumnya minim pengawasan aparat negara sehingga rawan disalahgunakan untuk aktivitas ilegal, termasuk penyelundupan sumber daya alam.

READ  Raja Yordania Abdullah II Kunjungi Indonesia, Polisi Rekayasa Lalu Lintas di 8 Ruas Jalan Utama Jakarta Hari Ini

Satgas Terpadu Perkuat Pengamanan Bandara

Pemerintah menempatkan Satgas Terpadu yang terdiri dari berbagai unsur, antara lain:

Satgas PAM TNI

Bea Cukai

Imigrasi

Polri

Karantina Ikan, Hewan, dan Tumbuhan

Karantina Kesehatan

BMKG

AirNav Indonesia

Avsec

Tujuan penempatan satgas ini adalah memastikan bandara IWIP tidak menjadi jalur keluar-masuk kegiatan ilegal, serta memperkuat pengawasan terhadap sumber daya alam strategis Indonesia.

Sjafrie menegaskan bahwa seluruh bandara swasta maupun bandara khusus lain yang sebelumnya minim pengawasan akan dijaga dengan ketat agar aktivitas ilegal serupa dapat dicegah di masa mendatang.

READ  KPK Dalami Aliran Dana Kasus Korupsi Bank BJB Diduga Mengalir ke Ridwan Kamil
Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

Puspenma Siapkan 1.900 Beasiswa 2026, Dorong Dosen PTK Tempuh Studi Doktor dan Perkuat Riset

28 Februari 2026 - 21:43 WITA

Satgas PRR Targetkan Seluruh Pengungsi Pascabencana Sumatera Direlokasi Sebelum Idulfitri 2026

28 Februari 2026 - 21:28 WITA

AS dan Israel Serang Iran, Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog

28 Februari 2026 - 21:02 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kepala BGN: 93 Persen Anggaran Rp268 Triliun Dialokasikan untuk Program Makan Bergizi

28 Februari 2026 - 20:29 WITA

Bupati Tolikara Serahkan DPA 2026, Tandai Dimulainya Pelaksanaan APBD Rp1,64 Triliun

28 Februari 2026 - 15:22 WITA

Trending di Nasional