Menu

Mode Gelap

Nasional · 24 Agu 2025 13:16 WITA

Olly Dondokambey Dicopot dari Ketua DPD PDI-P Sulut


 Olly Dondokambey Dicopot dari Ketua DPD PDI-P Sulut Perbesar

SOALINDONESIA – JAKARTA – Politisi senior PDI Perjuangan, Olly Dondokambey, resmi dicopot dari jabatannya sebagai Ketua DPD PDI-P Sulawesi Utara. Pencopotan ini merupakan bagian dari langkah konsolidasi internal partai untuk mencegah rangkap jabatan antara pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD).

Dikutip dari Kompas.com, keputusan ini diambil untuk memperkuat struktur organisasi dan memastikan fokus kerja setiap kader sesuai posisinya.

Olly, yang saat ini menjabat sebagai Bendahara Umum PDI-P, termasuk dalam daftar nama-nama penting yang dicopot karena merangkap jabatan. Kebijakan serupa juga diterapkan kepada Said Abdullah (eks Ketua DPD Jawa Timur), MY Esti Wijayanti (eks Ketua DPD Bengkulu), serta Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul (eks Ketua DPD Jawa Tengah).

READ  RIncian Gaji dan Tunjangan DPR Terbaru 2025: Bensin Rp7 Juta, Rumah Rp50 Juta

Ketua DPP PDI-P, Komarudin Watubun, menyampaikan bahwa aturan tersebut sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) hasil Kongres VI partai. Ia menegaskan bahwa kebijakan ini berlaku untuk semua kader, tanpa terkecuali.

“Itu konsolidasi biasa saja, jadi jangan diputar-putar,” ujar Komarudin, Sabtu (23/8/2025).

Lebih lanjut, Komarudin menjelaskan bahwa pengurus DPP harus fokus membina struktur organisasi dari tingkat nasional hingga ranting di seluruh Indonesia. Dengan demikian, tidak diperkenankan lagi merangkap jabatan di tingkat DPD.

Siapa Olly Dondokambey?

Lahir di Manado, Sulawesi Utara pada 18 November 1961, Olly Dondokambey merupakan salah satu tokoh senior di PDI Perjuangan. Selain menjabat sebagai Bendahara Umum, ia juga pernah menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Utara selama dua periode (2016–2025).

READ  Mensesneg: Erick Thohir Pikul Beban Berat Sebagai Menpora, Tak Hanya Sepak Bola Menuju Kelas Dunia

Jejak pendidikan Olly dimulai dari SMA Negeri Manado, kemudian menempuh pendidikan tinggi di Akademi Akuntansi Jayabaya dan STIE Tri Dharma Widya. Ia juga menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Sam Ratulangi dan Profesor HC dari Wuhu Institute of Technology, China.

Sebelum terjun ke politik, Olly sempat berkecimpung di dunia bisnis dan ekonomi. Karier politiknya mulai menanjak sejak bergabung dengan PDI-P pada 2001, hingga menjabat berbagai posisi strategis di DPR RI, seperti Ketua Komisi XI dan Wakil Ketua Banggar.

Dengan kebijakan baru ini, Olly akan fokus menjalankan tugasnya sebagai pengurus pusat partai, khususnya dalam konsolidasi dan strategi keuangan PDI Perjuangan menjelang tahun-tahun politik mendatang.

READ  Pemerintah Revisi Target, 20.000 Koperasi Desa Merah Putih Akan Terima Pembiayaan Rp3 Miliar
Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Sinkhole di Limapuluh Kota Keluarkan Air Jernih Kebiruan, Ahli Ungkap Penyebabnya

10 Januari 2026 - 11:59 WITA

BREAKING NEWS: KPK OTT Pegawai Pajak Kantor Pajak Jakarta Utara

10 Januari 2026 - 11:31 WITA

Kematian Arya Daru Dihentikan Polisi, Keluarga Pertanyakan Transparansi Penyelidikan

10 Januari 2026 - 11:19 WITA

Kejati Sulsel Tangkap Jaksa Gadungan dan Oknum PPPK BPBPK dalam OTT

10 Januari 2026 - 11:10 WITA

Mantan Kajari Bekasi Eddy Sumarman Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Ade Kuswara

9 Januari 2026 - 23:41 WITA

Menaker Yassierli Tekankan Pentingnya K3 untuk Lingkungan Kerja Aman dan Produktif

9 Januari 2026 - 23:24 WITA

Trending di Nasional