Menu

Mode Gelap

Nasional · 3 Sep 2025 14:54 WITA

Peserta PPG Guru Madrasah dan Pendidikan Agama Melonjak 700%, Menag: Bukti Komitmen Negara


 Peserta PPG Guru Madrasah dan Pendidikan Agama Melonjak 700%, Menag: Bukti Komitmen Negara Perbesar

SOALINDONESIA–CIPUTAT Afirmasi Kementerian Agama (Kemenag) terhadap guru madrasah dan pendidikan agama berbuah manis. Tahun ini, jumlah guru yang mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam Jabatan meningkat drastis hingga 700% dibanding tahun lalu.

Data Kemenag mencatat, pada 2024 terdapat 29.933 guru yang ikut PPG. Sementara tahun ini, jumlahnya melonjak menjadi 206.411 guru madrasah dan guru pendidikan agama.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut lonjakan tersebut sebagai capaian monumental.

“Ini bukan sekadar angka, tetapi bukti keseriusan Kementerian Agama dalam menghadirkan guru yang profesional, berintegritas, dan siap menjadi teladan generasi bangsa,” tegas Menag saat membuka perkuliahan perdana PPG Angkatan III tahun 2025 di Ciputat, Rabu (3/9/2025).

READ  Menkes Pastikan Sistem Rujukan Berbasis Kompetensi Berlaku 2026, Gantikan Sistem Berjenjang JKN

Dana Rp165 Miliar untuk PPG

Nasaruddin menjelaskan, pemerintah mengalokasikan Rp165 miliar untuk pelaksanaan PPG 2025. Menurutnya, ini merupakan investasi strategis karena kunci pembangunan bangsa ada pada pendidikan, dan pendidikan ada pada guru.

Menag menekankan empat kriteria penting bagi guru profesional:

1. Belajar bagaimana belajar (learning how to learn)

2. Belajar bagaimana mengajar (learning how to teach)

3. Mengajar bagaimana belajar (teaching how to learn)

4. Mengajar bagaimana mengajar (teaching how to teach)

“Empat hal ini adalah fondasi profesionalisme guru,” ujarnya.

PPG Guru PAI Tuntas Tahun Ini

Tahun 2025 juga menjadi tonggak bersejarah karena PPG bagi 91.028 Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam jabatan berhasil dituntaskan. Selain itu, sertifikasi juga diberikan kepada:

READ  Empat UIN Kolaborasi Rumuskan Policy Brief Dukung Diplomasi Perdamaian Presiden Prabowo

10.848 guru Pendidikan Agama Kristen

5.558 guru Pendidikan Agama Katolik

3.771 guru Pendidikan Agama Hindu

530 guru Pendidikan Agama Buddha

94.736 guru madrasah

Menag menegaskan, pencapaian ini sejalan dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden dalam pembangunan SDM unggul serta Asta Protas Kemenag untuk mewujudkan pendidikan ramah, unggul, dan terintegrasi.

Fleksibilitas Belajar dan Kurikulum Berbasis Cinta

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menambahkan bahwa PPG 2025 dirancang fleksibel melalui Learning Management System (LMS) yang bisa diakses secara daring maupun luring, dengan tetap mendapat bimbingan dari dosen LPTK/PTKIN.

“Lulusan PPG tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki pemahaman keagamaan yang selaras dengan visi Kemenag, yaitu Kurikulum Berbasis Cinta,” jelas Amien.

READ  Presiden Prabowo Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Termasuk Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala LKPP

Ia menegaskan bahwa esensi guru bukan hanya pada konten dan metodologi, melainkan juga pada jiwa yang mengajar.

“Metodologi lebih penting daripada materi, guru lebih penting daripada metodologi, dan jiwa guru lebih penting daripada guru itu sendiri,” kata Amien.

Doa Lintas Agama Simbol Persatuan

Acara pembukaan PPG 2025 diawali dengan doa lintas agama yang dipimpin para guru dari Islam, Katolik, Kristen, Hindu, dan Buddha. Momen ini menjadi simbol harmoni dan penegasan bahwa guru agama dari berbagai keyakinan memiliki peran penting dalam menjaga persatuan bangsa.

Artikel ini telah dibaca 55 kali

Baca Lainnya

Puspenma Siapkan 1.900 Beasiswa 2026, Dorong Dosen PTK Tempuh Studi Doktor dan Perkuat Riset

28 Februari 2026 - 21:43 WITA

Satgas PRR Targetkan Seluruh Pengungsi Pascabencana Sumatera Direlokasi Sebelum Idulfitri 2026

28 Februari 2026 - 21:28 WITA

AS dan Israel Serang Iran, Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog

28 Februari 2026 - 21:02 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kepala BGN: 93 Persen Anggaran Rp268 Triliun Dialokasikan untuk Program Makan Bergizi

28 Februari 2026 - 20:29 WITA

Bupati Tolikara Serahkan DPA 2026, Tandai Dimulainya Pelaksanaan APBD Rp1,64 Triliun

28 Februari 2026 - 15:22 WITA

Trending di Nasional