Menu

Mode Gelap

Nasional · 8 Sep 2025 17:41 WITA

Politikus Golkar Mukhtarudin Resmi Dilantik Jadi Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia


 Politikus Golkar Mukhtarudin Resmi Dilantik Jadi Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Politikus Partai Golkar, Mukhtarudin, resmi dilantik sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI). Ia menggantikan Abdul Kadir Karding yang sebelumnya menjabat di posisi tersebut.

Dikutip dari berbagai sumber, Mukhtarudin merupakan tokoh asli Kalimantan Tengah. Ia lahir di Pangkalan Bun pada 6 September 1964.

Latar Belakang Pendidikan dan Karier Awal

Sebelum menapaki karier politik, Mukhtarudin dikenal aktif di bidang pendidikan. Ia pernah menjadi staf pengajar (dosen) di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Nusantara, yang kini telah berkembang menjadi Universitas Antakusuma Pangkalan Bun.

Mukhtarudin juga merupakan salah seorang inisiator dan pendiri Universitas Antakusuma, sekaligus anggota Yayasan Kotawaringin, hasil merger Yayasan Pembinaan Pendidikan Beringin (STIE) dan Yayasan Pendidikan Kotawaringin (STIH).

READ  Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Yakini Tak Ada Perang Bunga di Bank BUMN Usai Guyuran Dana Rp 200 Triliun

Selain itu, ia mengawali karier sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) sejak tahun 1990 dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Bidang Promosi pada Badan Penanaman Modal Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat. Namun, pada 2002 ia memilih mengundurkan diri dari ASN untuk terjun ke dunia politik bersama Partai Golkar.

Karier Politik di Golkar

Mukhtarudin kemudian maju sebagai Anggota DPR RI periode 2004–2009. Sejak itu, karier politiknya terus menanjak di Partai Golkar. Ia pernah menduduki berbagai posisi strategis, di antaranya:

Wakil Ketua DPD II Golkar Kotawaringin Barat

READ  Ledakan Guncang SMAN 72 Kelapa Gading Saat Salat Jumat, TNI AL dan Brimob Sterilkan TKP

Wakil Ketua Sub Divisi Evakuasi dan Perencanaan Bappilu DPP Partai Golkar (2008)

Wakil Koordinator Provinsi Kalimantan Tengah Bappilu DPP Partai Golkar (2008)

Wakil Sekretaris LPK DPP Partai Golkar

Wakil Ketua POKJA Kehutanan dan LH DPP Partai Golkar

Anggota Dep. PP Wilayah Kalimantan (2009–2014)

Wakil Ketua KORBID Pemenangan Pemilu Jawa dan Kalimantan (hingga 2018)

Pada Pemilu Legislatif 2019, Mukhtarudin kembali terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2019–2024. Saat itu ia duduk di Komisi VI yang membidangi perdagangan, koperasi, UKM, BUMN, investasi, dan standarisasi nasional. Selanjutnya, ia berpindah ke Komisi VII yang membidangi energi, riset dan teknologi, serta perindustrian, sekaligus menjadi anggota Badan Anggaran DPR.

READ  Mendikdasmen Abdul Mu’ti Imbau Sekolah Perketat Pengawasan Antar-Jemput Siswa, Cegah Kasus Penculikan Anak

Sekretaris Fraksi Golkar

Selain di DPR, Mukhtarudin juga aktif di Fraksi Partai Golkar. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Perindustrian dan Pembangunan (INBANG). Di lingkup DPP Golkar, ia pernah dipercaya sebagai Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Alam dan Sosial, serta Koordinator Wilayah Kalimantan Tengah di Badan Pengendalian dan Pemenangan Pemilu Golkar.

Pada Pemilu 2024, Mukhtarudin kembali terpilih sebagai anggota DPR RI. Saat ini ia menduduki jabatan strategis sebagai Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR RI sebelum akhirnya dipercaya Presiden untuk memimpin Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

Artikel ini telah dibaca 31 kali

Baca Lainnya

Puspenma Siapkan 1.900 Beasiswa 2026, Dorong Dosen PTK Tempuh Studi Doktor dan Perkuat Riset

28 Februari 2026 - 21:43 WITA

Satgas PRR Targetkan Seluruh Pengungsi Pascabencana Sumatera Direlokasi Sebelum Idulfitri 2026

28 Februari 2026 - 21:28 WITA

AS dan Israel Serang Iran, Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog

28 Februari 2026 - 21:02 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kepala BGN: 93 Persen Anggaran Rp268 Triliun Dialokasikan untuk Program Makan Bergizi

28 Februari 2026 - 20:29 WITA

Bupati Tolikara Serahkan DPA 2026, Tandai Dimulainya Pelaksanaan APBD Rp1,64 Triliun

28 Februari 2026 - 15:22 WITA

Trending di Nasional