Menu

Mode Gelap

News · 13 Agu 2025 20:57 WITA

Presiden Prabowo Tunjuk AHY Kawal Proyek Kereta Cepat Jakarta–Surabaya


 Presiden Prabowo Tunjuk AHY Kawal Proyek Kereta Cepat Jakarta–Surabaya Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendapat tugas khusus dari Presiden Prabowo Subianto untuk mengawal pembangunan proyek strategis nasional Kereta Cepat Jakarta–Surabaya.

AHY menyebut, proyek ini diharapkan menjadi pendorong peningkatan mobilitas masyarakat, khususnya di Pulau Jawa, sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah-daerah yang dilintasi.

“Tugas khusus dari Bapak Presiden kepada kami di Kemenko Infra adalah mengawal pengembangan konsep keberlanjutan kereta cepat.

Jadi, bukan hanya Jakarta–Bandung, diharapkan sampai ke Surabaya,” ujarnya saat membuka Rapat Koordinasi Evaluasi Progres dan Capaian Isu Strategis Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Tahun 2025 di Kantor Kemenko IPK, Rabu (13/8/2025).

READ  DPR RI Sahkan RUU Haji dan Umrah, Lahir Kementerian Haji dan Umrah

Menurut AHY, keberadaan kereta cepat Jakarta–Surabaya akan menciptakan hub-hub perekonomian baru, terutama di wilayah yang menjadi lokasi stasiun. “Ini menjadi salah satu game changer untuk mobilitas manusia, barang, dan jasa yang jauh lebih cepat terhubung melalui sebuah sistem, dan ekosistem high speed rail ini termasuk juga untuk pengembangan hub baru,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Allan Tandiono mengungkapkan pihaknya tengah mengkaji studi kelayakan proyek ini, mulai dari pemilihan teknologi yang akan digunakan — apakah high speed seperti Whoosh atau mid speed — hingga rute jalur yang paling efisien.

READ  Demo Pati Ricuh! Kaca Kantor Bupati Pecah, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Kajian ini juga melibatkan para calon investor sebagai pemrakarsa proyek, dengan target pembiayaan dari APBN dibuat seminimal mungkin.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Willy Aditya Guyon Soal “Merger” NasDem–Gerindra di Rapat DPR

13 April 2026 - 14:47 WITA

Wacana Pengambilalihan PNM dan Whoosh oleh Kemenkeu Dikritik Ekonom

13 April 2026 - 14:37 WITA

Rupiah Melemah ke Rp17.135 per Dolar AS, Imbas Ketegangan Iran–AS Meningkat

13 April 2026 - 14:20 WITA

Jokowi Bantah Isu Caplok Partai NasDem: “Tidak Ada Sama Sekali”

13 April 2026 - 14:13 WITA

Ceramah JK di UGM Berujung Laporan Polisi, Ini Isi dan Penjelasannya

13 April 2026 - 14:08 WITA

Kaesang Pangarep: PSI Kebut Mesin Politik, Target Siap “Perang” di Pemilu 2029

12 April 2026 - 19:24 WITA

Trending di News